Share

Pengakuan Angel

"Uhm ... Papa belum bisa janji untuk saat ini, Nak. Doain aja urusan papa cepet selesai dan kita cepet bisa tinggal bareng, ya?"

William mencoba menjawab dengan bijak. Sambil sesekali melirik Navisha yang masih terlihat acuh. Meski begitu, dari gerak tangannya yang melambat, ia tahu Navisha sebenarnya tak sepenuhnya abai pada ucapan sang anak. William berharap, Navisha tidak keras kepala lagi.

"Iya, Pa. Angle doang semoga urusan Papa cepet selesai. Biar Papa bisa sama Angel dan mama terus. Angel gak mau jauh dari Papa lagi. Mama juga pastinya, iya kan, Mah? Nanti gak usah diem-diem nangis karena kangen Papa lagi."

Uhuk!

Sejurus kemudian, Navisha pun tersedak makannya sendiri. Ucapan Angel barusan berhasil membuatnya luar biasa malu. Dia tercyduk, Gaes!

Sementara itu, William yang juga sempat terkejut barusan dengan informasi yang di berikan Angel, kini sudah menaikan sebelah alisnya sambil mengulum senyum menatap Navisha. Meski begitu, tangannya sudah cekatan menyodorkan segelas air
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (3)
goodnovel comment avatar
ararya elora
Angel msh kcl tp dh pntr bgtt..peluk online anak cantikk...
goodnovel comment avatar
Sindy Septi
amih kenapa naro bawang disini ...anak sekecil angel udah bisa ngerti apa yg dirasain sama mamanya ...
goodnovel comment avatar
Miss Ziza Ziza S
sedihhh.. bijak nya angel
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status