Beranda / Romansa / Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku / Bab 228 - Keberuntungan yang Habis

Share

Bab 228 - Keberuntungan yang Habis

Penulis: Creative Words
last update Terakhir Diperbarui: 2024-11-17 23:59:27
"Lalu, Nona. Apakah Anda tahu soal perusahaan Luxgray?"

Verena yang sedari tadi tampak tenang dan tertata sepintas terlihat menegang, meski hanya sesaat juga. Wanita itu meluruskan punggungnya.

Beruntung, hanya Ashton yang menyadari perubahan adik sepupunya tersebut.

Sekali lagi, ia mencatat. Luxgray.

Tentunya Ashton Miller, tangan kanan Aster sang CEO Miller Group sekaligus pria dari kalangan atas, tahu dengan pasti apa dan siapa itu Luxgray. Ia pun sempat menyampaikan informasi itu kepada Verena, apalagi terkait fakta bahwa ahli waris yang dibanggakan keluarga Gray baru kembali ke Utopia beberapa waktu yang lalu dan berniat akan ditunangkan dengan adik sepupunya yang lain, Kimberly.

Miller Group memang menyasar kerja sama dengan Luxgray Corp., dalam segala bentuk.

Oleh karena itu, Ashton tidak terkejut. Karena ini masuk ke dalam prediksinya. Ia bahkan akan menyampaikan usulan terkait kerja sama itu nanti, di agenda selanjutnya, jika tidak disinggung oleh tuan Harry Wiston
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 229 - Profesional

    "Siapa?""Lebih baik Anda lihat sendiri, Nona."Verena mengernyit. Fokusnya yang tajam menatap resepsionis yang berjaga di lantai presdir, tempat di mana ruangan Verena sekarang berada.Ia memang sudah merasa bahwa wanita di depannya ini kurang ramah, tapi ia pikir itu memang kepribadiannya saja. Verena lupa bahwa ini adalah ranah profesional dan posisi wanita itu adalah di bagian resepsionis.Jika pada orang yang bekerja di sini saja wanita itu tidak ramah, bagaimana saat ia berhadapan dengan orang-orang dari luar? Relasi bisnis, partner kerjasama, tamu penting ... dan lain sebagainya."Apakah kamu tidak mengenali siapa tamu tersebut?" Verena masih bertanya secara baik-baik."Pria itu mengenakan masker, Nona.""Dan kamu juga tidak bertanya tentang identitasnya?"Karyawan bernama Helen itu mendongak menatap Verena yang masih saja berdiri di hadapannya, di balik meja lobi lantai CEO."Beliau mengatakan bahwa beliau datang untuk bertemu dengan Nona Verena. Sebagai perwakilan dari Luxgra

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-18
  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 230 - Verena Miller

    "Beliau sedang rapat. Mohon ditunggu."Itu adalah apa yang dikatakan asistennya tiga jam yang lalu, saat terakhir kali Eric Gray bertanya apakah pesannya sudah sampai pada Verena atau belum.Eric tampak tidak sabar, tapi juga sabar di saat yang sama. Setelah gagal memperoleh kontak untuk menghubungi Verena sebelumnya dari Kimberly, Eric langsung memutar otak dan menemukan cara untuk membuat Verena menghubunginya.Ia tahu Verena berhubungan dengan pria dari keluarga Miller tersebut dan fakta bahwa Verena berusaha masuk ke dalam perusahaan beserta lingkungan keluarga Miller. Oleh karenanya, Eric memanfaatkan Miller Corp.Terbukti, Verena benar bekerja di sana dan ia bisa meminta waktu untuk bertemu.Namun, karena pergi sendiri akan menimbulkan huru-hara yang tidak perlu, Eric kemudian mengutus asistennya untuk menemui wanita itu mewakili dirinya. Paling tidak, Eric bisa memaksa Verena untuk menemui Eric setelah ini.Dengan ancaman, Eric Gray bisa saja mengacaukan rutinitas kerja Verena

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-19
  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 231 - Ajakan Kencan

    Sepasang mata biru itu menatapnya tajam begitu pandangan mereka bertemu, sedetik setelah pria tersebut memasuki ruangan."Selamat malam, Tuan Gray."Verena berdiri, menyapa pria itu dengan sikap formal sementara Eric berjalan menghampiri mejanya.Keduanya kini ada di ruangan privat sebuah restoran pasta terkenal di Utopia.Jika harus jujur, sebenarnya Verena cukup kewalahan saat memilih tempat ini karena Eric begitu sulit menyetujui semua usul Verena.Seakan-akan pria itu sengaja mempermainkannya. Pun mempersulitnya.Sempat terlintas dalam otak Verena bahwa Eric Gray sedang membalas dendam atas apa yang kemarin ia lakukan pada pria itu.Sial. Verena nyaris saja menyerah dan membatalkan rencana "baik"-nya ketika akhirnya Eric menyetujui usulan lokasi yang terakhir."Malam, Verena." Eric tersenyum samar melihat wanita di hadapannya. "Kamu tampak kaku, seperti biasanya."Verena tidak menanggapi komentar Eric tersebut. Ia duduk kemudian setelah Eric menarik kursi dan duduk di depannya."A

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-20
  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 232 - Kerjasama

    "Akan kupertimbangkan kalau kamu mau berkencan denganku, Verena.""Sudah gila." Tanpa sadar, Verena meloloskan apa yang terlintas di otaknya. Sikap profesionalnya sirna sepenuhnya. Namun, Eric justru tampak puas. "Kamu lebih terdengar seperti dirimu sendiri.""Ck." Verena berdecak. Ia akhirnya menyesap air putih yang tersaji di atas mejanya untuk menenangkan diri. "Jangan bersikap seakan-akan kita dekat sebelumnya.""Tapi kenyataannya memang demikian. Kita berhubungan cukup baik saat kamu di Evermore," ungkap Eric Gray. "Apalagi malam itu--""Saat kamu memaksaku?" Verena menyela, lelah karena Eric selalu menggunakan malam itu untuk memancing reaksi darinya.Namun, ucapannya membuat satu ruangan privat itu menjadi hening. Ekspresi Eric pun berubah menjadi lebih dingin saat Verena akhirnya menggambarkan malam itu dengan pernyataan demikian. Tidak ada yang salah, tapi Eric tidak menyukainya."Kamu menolak pertanggungjawabanku, Verena.""Kamu mengingatnya? Kukira lupa, karena kamu terus

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-21
  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 233 - Membutuhkan Eric Gray

    "Baiklah, Nona. Coba kudengar dulu kerjasama seperti apa itu."Verena dengan sigap mengeluarkan tablet dari dalam tasnya, mengabaikan ekspresi tenang yang terpampang nyata di wajah Eric Gray. Apalagi sorot mata terhibur di sepasang mata birunya itu sungguh mengganggu Verena.Namun, wanita itu berusaha keras dan mengabaikannya. Verena fokus membicarakan keuntungan dan hubungan timbal balik antara Miller Group dan Luxgray Corp."Tapi, ini berbeda dengan hubunganmu dan Kimberly."Sejak tadi, Eric mendengarkan penjelasan Verena dengan saksama. Sekalipun ini bukan tujuan utamanya terlibat dengan wanita ini, nyatanya mendengarkan Verena bicara serius soal bisnis membuat hati Eric berdebar.Ah, dia pasti sudah gila. Wanita ini begitu menawan!Akan tetapi, saat Verena membawa nama wanita lain ke dalam topik ini, Eric bingung. Tidak mengerti."Jelas saja. Bagaimana ini bisa disamakan?" tanggap Eric.Ia dan Kimberly tidak ada hubungan apa-apa. Eric bahkan baru bertemu dengan Kimberly beberapa h

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-22
  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 234 - Makan Malam Romantis

    "Kegilaanku karena wanita. Kamu mau melihatnya?" Eric tampak serius. Aura penuh dominasi menguar dari dirinya, membuat jantung Verena berdebar lebih keras, mau tidak mau. "Apakah selama ini masih belum jelas?" Pria itu menarik Verena lebih dekat ke arahnya, hingga wajah keduanya hanya berjarak beberapa senti saja. Verena bahkan bisa melihat detail kecil pada manik mata biru di hadapannya, sementara telinganya bisa mendengar napas Eric yang sedikit lebih berat. Apakah itu berarti pria itu juga bisa mendengar detak jantungnya yang menggila? Oh, tidak. Jangan sampai. "Eric." Verena menarik diri berserta tangannya kembali, tapi tetap tertahan oleh pria itu. "Lepas." "Jawab dulu pertanyaanku." Keduanya kembali saling tatap selama beberapa saat, sebelum Eric kembali berkata. "Sejauh ini, satu-satunya wanita yang berhasil membuatku nyaris gila ... kamu tahu siapa, bukan, Verena?" Verena membuang napas perlahan dan mengalihkan pandangan. "Ya, aku bisa melihatnya." Verena k

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-24
  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 235 - Perjodohan

    "Apa maksud Bibi, perjodohan dengan keluarga Miller?"Kening Eric mengernyit mendengar ucapan sang bibi di seberang saluran telepon. Sejak tadi, Bibi Bea memang menghubunginya, mulai dari pesan-pesan yang belum Eric balas karena ia ada makan malam dengan Verena.Hingga akhirnya wanita paruh baya itu mulai menelepon.Salah Eric juga yang lupa mengatur ponselnya dalam posisi senyap, sampai-sampai telepon sang bibi mengusik makan malamnya.Meski sebenarnya menyenangkan juga melihat Verena menyindirnya. Walaupun mungkin kesimpulan Eric jauh dari kenyataan."Iya. Kan Bibi sudah pernah singgung sebelumnya. Ada Mia juga," balas Bibi Bea, menyebutkan nama ibu Eric. "Masa kamu lupa? Yang benar saja, Eric. Ini bukan hal kecil yang bisa kamu lupakan."Kening Eric masih mengernyit. Dalam ingatannya, ia sama sekali tidak familier dengan informasi yang disampaikan oleh sang bibi. Frasa perjodohan dengan keluarga Miller sama sekali tidak pernah masuk ke dalam otak Eric.Dan lagi, tidak mungkin ibun

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-26
  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 236 - Kecelakaan

    "Sebaiknya kalau kamu sudah memiliki tunangan, kamu tidak bermain-main dengan wanita lain, Eric Gray."Kalimat itu terngiang di kepala Eric selama beberapa waktu.Sepanjang sisa malam, hingga pagi ketika ia bersiap menghadiri rapat bisnis di kantor. Bahkan Eric tidak bisa fokus seharian karena memikirkan ucapan Verena itu.Ditambah lagi, wanita dingin itu tidak membalas pesannya."Sial. Apakah dia salah paham soal telepon dari Bibi kemarin?" Eric berpikir ulang. Ia tidak memiliki tunangan. Dan tidak berniat bertunangan dalam waktu dekat.Kecuali Eric bisa mendapatkan wanita itu di tangannya.Tanpa mau ia akui terang-terangan, penolakan Verena waktu itu masih menyakiti hatinya.Ditambah lagi, sangkalan serta penolakan-penolakan lain dari wanita yang sama setelahnya. Membuat Eric harus berusaha lebih keras. Jelas saja, egonya tergores."Ronald."Seorang pria yang tampaknya masih berada di awal usia tiga puluh menoleh dari tempat duduknya di kursi penumpang depan, tempat asisten pribadi

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-27

Bab terbaru

  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 262 - Foto Mesra

    "Wah ... sepertinya ada perubahan rencana." "Bukan bisnis kan, Ve? Maafkan aku." "Tunggu, ini depan rumahku? Kapan?" Pertanyaan Ashton yang beruntun itu membuat Verena sakit kepala hingga ia harus menutup matanya. Foto apa ini? Jelas-jelas Verena tidak berciuman dengan siapa pun, apalagi dengan Eric Gray. Di depan rumah kakak sepupunya. Di malam hari, begitu turun dari mobil seperti yang tertulis dalam teks berita. Mereka ini sedang menulis fiksi ya? Kenapa sangat mengada-ada? Verena membuka matanya dan melihat layar tablet sekali lagi. Iya tidak berciuman, tapi memang sudut pengambilan gambar menunjukkan seakan-akan Verena sedang mendapatkan kecupan selamat malam dari Eric Gray. Ck, kenapa juga waktu itu Eric harus mengimpitnya di samping mobil!? "--Ve!" "Apa?" Verena menjawab ketus ketika panggilan Ashton terdengar beberapa kali. Pria itu langsung menciut. "Ponselmu berbunyi." Meski begitu, Ashton kembali melanjutkan. "Jangan marah-marah. Aku tidak akan menggoda

  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 261 - Hubungan Bisnis

    Seperti sudah kebiasaan Eric Gray, usai melakukan gebrakan, pria itu kembali tidak menemui Verena selama beberapa hari."Apakah pria itu sedang bermain tarik ulur denganku?" batin Verena. Ia kesal karena dirinya tidak bisa memprediksi tingkah Eric selama ini.Apakah pria itu akan tiba-tiba muncul di kantornya sekali lagi? Atau mungkin mereka akan berpapasan di mansion keluarga Miller?Bagaimana dengan ajakan makan malam yang kerap kali dilontarkan oleh Eric?Ah, apa kali ini, Eric kemungkinan muncul dengan Kimberly di hadapan Verena?Tidak ada yang tidak mungkin."Kamu tampak tidak fokus," komentar Ashton. Pria itu sudah mulai masuk lagi, meski masih mengenakan perban di tangannya. Akan tetapi, asisten sementara Verena tetap bekerja agar Ashton tidak terlalu memforsir dirinya."Aku baik-baik saja," balas Verena. Ia mengambil berkas dari tumpukan di depannya dan mulai mengecek. "Cuma butuh kopi, sepertinya.""Kamu sudah minum dua gelas kopi hitam hari ini."Verena mendesah pelan. "Aku

  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 260 - Membuatmu Jatuh Padaku

    "Bukankah Nona Verena Miller menyukai pria lembut yang penuh perhatian?"Kalimat itu membuat Verena berpikir keras untuk memahami maksud di balik kalimat yang diucapkan oleh Eric. Sampai akhirnya, ketika mata Verena bertemu dengan sepasang manik biru itu, Verena tahu apa yang sedang Eric bicarakan."Kamu--!"Verena tidak tahu dari mana Eric Gray mendapatkan informasi tersebut, tapi Verena bisa merasakan wajahnya memerah karena malu dan marah.Namun, Verena tidak akan dengan mudah mengakui bahwa, ya, ia pernah jatuh pada pesona kakak sepupunya. Wanita itu berusaha memasang wajah minim ekspresi, sekalipun pipinya sudah memerah.Eric kembali melirik pada sosok di sebelahnya, sembari menyeringai tipis.Perasaannya agak campur aduk.Di sisi lain, ia terhibur melihat bagaimana pipi Verena bersemu seperti itu. Tapi Eric membenci alasan di baliknya.Karena jika sudah begini, jelas bahwa Verena memang punya perasaan lebih pada Ashton Miller.Sial. Padahal Eric cuma menebak saja. Melihat bagaim

  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 259 - Eric yang Perhatian

    "Aku agak lapar. Tadi tidak makan banyak. Suapi calon suamimu ini. Verena.""Lebih baik kamu turunkan aku di sini." Verena langsung menukas. Dalam hati, ia sudah berkali-kali merutuk.Sepertinya pikiran orang ini memang kurang sehat. Apa memang semua orang kaya senang seenaknya begini? Ayah Verena pun demikian. Apakah--"Tidak perlu marah. Katakan saja kalau memang kamu mau menolak." Eric berkata ringan sembari kembali menjalankan mobilnya. Pria itu tampak terhibur, terlihat dari bagaimana ia merapatkan bibirnya agar tidak tersenyum lebih lebar. "Tidak perlu sekeras itu.""Hanya saja, kan tanganku sibuk menyetir. Kalau kamu berkenan, mungkin kamu bisa membantuku."Tangan Verena terkepal. Apa rencana pria ini sekarang? Strategi ini berbeda dari yang biasanya. Verena terbiasa dengan Eric yang mendebat dan memaksanya. Kalau begitu, Verena sudah menguasai cara meresponsnya.Tapi Eric Gray yang tenang dan sama sekali tidak memojokkannya begini terasa aneh. Verena harus mengatur ulang car

  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 258 - Calon Istri

    "Bekalmu. Biar ada makanan masuk ke perut. Nanti."Hal itu membuat Verena makin bingung. Apalagi saat Eric mengangsurkan satu kantong makanan berisi burger dan kentang goreng di pangkuannya.Tak lupa, pria itu juga memberikan sebotol air mineral untuk Verena."... Sikapmu agak mengkhawatirkan," ucap Verena."Ini akan tampak normal jika kamu berhenti memandangku sebagai lawan atau karakter jahat, sebenarnya."Verena mendengus. "Kapan aku melakukan itu?" balasnya. Tangannya menyentuh kantong di pangkuannya untuk mengecek isinya, tapi sama sekali tidak tergerak untuk makan. Perutnya masih terasa tidak nyaman. "Statusmu adalah partner bisnis sekarang.""Tapi itu tidak membuatmu berhenti bersikap waspada, bukan?" Eric berkata sembari menjalankan mobilnya. "Kamu bahkan tidak memberitahuku di mana alamat rumahmu.""Itu informasi personal.""Dan itu membuktikan kalau kamu masih mewaspadaiku." Eric melirik pada wanita di sampingnya. Verena masih belum menyentuh makanan yang ia belikan, tapi E

  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 257 - Tuntutan Aster Miller

    "Verena, menikahlah dengan Eric Gray."Verena mencoba keras agar tidak bereaksi terlalu kuat akan perintah satu ini. Untungnya, Verena mampu mempertahankan wajahnya yang tenang agar ia tidak dinilai sebagai sosok yang mudah emosional oleh sang ayah.Ia harus tetap mengedepankan logika, meskipun hatinya sudah membelot ingin menolak.Lagipula, bagaimana bisa Eric Gray membuat ayahnya mencetuskan ide gila ini?"Apakah ini tentang hubungan Miller Group dan Luxgray Corp?" tanya Verena. "Jika memang demikian, aku sudah memperkuatnya dengan proyek ... aku sudah mengirimkan salinan kontraknya kemarin.""Sekarang, aku tanya padamu, Verena." Aster membalas. Beliau menatap putri sulungnya dengan sorot mata profesional dan penuh pertimbangan. "Tugas yang kuberikan padamu. Apakah ada perkembangannya?"Jeda sejenak."Sejauh ini, progresnya cukup lambat, tapi bukan berarti tidak ada.""Apakah kamu bisa menjamin kamu bisa menyelesaikannya sebelum ulang tahun perusahaan?"Ekspresi Verena mengeras. Se

  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 256 - Ayah dan Anak

    Eric Gray membawanya cukup jauh dari kantor Miller Group, nyaris ke pinggiran kota. Mobil yang mereka kendarai tiba-tiba berbelok ke sebuah gang kecil, sebelum kemudian mengikuti jalan yang ada dan berhenti di sebuah bangunan yang cukup besar. Dalam ingatannya, Verena tidak ingat kalau keluarga Miller mempunyai aset di area sini. Pun, setelah Verena berusaha menggali daftar aset keluarga yang pernah ia baca. Apakah ini punya keluarga Gray? Tapi jika seperti itu, ayahnya tidak mungkin di sini, kan? "Ayo." Eric berucap setelah membuka pintu di sisi Verena. Wanita itu kemudian keluar. "Ini vila keluargamu?" tanya Verena. "Bukan." "Lalu?" Eric tidak menjawab dan hanya menutup mobil, membuat Verena menghela napas pelan. Wanita itu mencatat dalam hati kalau saat Verena membutuhkan jawaban, Eric tidak memberikannya padahal setiap kali Eric selalu mengoceh untuk memancing reaksi atau sekadar menggodanya. Verena mengikuti langkah Eric. Pria itu membawa Verena ke dalam bangunan di san

  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 255 - Perintah Selanjutnya

    "... Apa yang sedang kamu pikirkan?"Suara Eric yang rendah menyusup masuk ke dalam indra pendengaran Verena, sekalipun lift ini diisi oleh bisik-bisik manusia yang saling tumpang tindih.Karena tidak menjawab hanya akan membuat Eric mengejar jawaban lebih lanjut, maka Verena menjawab, "Bahwa kamu terlalu dekat.""Tidak sedekat itu," balas Eric. "Masih ada jarak."Verena mendengus. "Bukan jarak yang pantas untuk dua perwakilan relasi bisnis.""Bagaimana kalau sebagai calon suami istri?""Berhentilah main-main," tegur Verena. Ia mendorong Eric agar sedikit menjauh sementara volume suaranya naik tanpa sadar, hingga wanita itu kemudian berdeham dan mengecilkan suara seperti sebelumnya. "Kalau kamu tidak mau menikahi Kimberly, ya sudah. Tidak perlu menyeretku dalam skenariomu.""Bukankah pernikahan adalah salah satu cara yang baik? Kita sudah pernah membahasnya.""Aku masih bisa mengusahakan kerja sama itu tanpa campur tangan pernikahan bisnis." Verena berkata tegas. Sepasang matanya mena

  • Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku   Bab 254 - Eric dan Verena

    Verena menghela napas panjang, lalu mengalihkan pandangan.Ia tidak pernah sedekat ini dengan lawan jenisnya. Yah, mungkin dengan Ashton--mengingat bagaimana sepupu sekaligus cinta pertamanya itu memeluk Verena saat ia nyaris tertabrak mobil.Atau ... yah. Eric Gray.Saat malam itu.Duk!Pandangan Verena kembali teralih pada Eric di hadapannya saat pria itu menumpukan tangannya di dinding lift di sisi Verena, menahan badannya agar tidak terlalu mengimpit wanita itu."Eric--""Hei! Liftnya sudah penuh. Pakai yang selanjutnya saja!"Ucapan Verena disela salah seorang penghuni lift yang lain, diikuti bisik-bisik yang menyatakan bahwa mereka setuju oleh ide tersebut.Verena tidak bersuara lagi, sekalipun ia sepakat.Karena tubuhnya tidak bisa sama sekali di antara impitan dinding lift di belakang dan Eric Gray! Bahkan, wanita itu tidak bisa sekadar balik badan tidak peduli betapa ia tidak nyaman ditatap oleh Eric seperti itu."Liftnya eror, tiba-tiba saja begitu." "Kenapa harus eror di s

DMCA.com Protection Status