Share

Bab 431

Author: Awan
Menyadari adanya perubahan emosi dari Yuna, Brandon pikir mungkin Yuna tidak ingin membicarakannya, jadi dia pun berkata, “Kalau kamu nggak mau ngomong, nggak apa-apa.”

Yuna sungguh tersentuh dengan perhatian yang ditunjukkan oleh Brandon. Selama beberapa hari terakhir mereka tinggal bersama, perhatian dan kasih sayang yang Brandon berikan padanya begitu melimpah dan merasuk ke setiap bagian hidup Yuna. Oleh karena itulah perlahan Yuna mulai membuka hatinya kepada Brandon.

Logan tidak pernah bercerita tentang latar belakang kehidupan pribadinya, tapi … bukankah Yuna juga seperti itu? Selama bertahun-tahun Yuna hidup bersama dengan Logan, mereka tidak pernah berinteraksi selayaknya pasangan yang intim dan menyimpan rahasia masing-masing. Jadi tidak aneh jika pada akhirnya mereka harus berpisah seperti sekarang ini.

“Aku nggak pernah cerita soal keluargaku,” ujar Yuna seraya menarik Brandon duduk di sofa. Nada bicaranya yang lembut membuat Brandon merasa tenang.

“Sebenarnya, aku dari kel
Locked Chapter
Continue Reading on GoodNovel
Scan code to download App

Related chapters

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 432

    “Aku nggak ada ngomong apa-apa!” bantah Brandon.“Sekarang sih hadiahnya sudah siap, tapi aku masih belum mikir gimana cara kirimnya,” ujar Yuna sembari mengusap keningnya.“Memangnya kamu nggak pulang ke rumah kakek amu?”“Aku masih belum tahu.”“Kenapa nggak mau pulang? Di sana ada orang yang bikin kamu nggak betah atau gimana? Papa mama kamu ….”Sepertinya Brandon tidak perna mendengar soal kedua orang tua Yuna, dan sewaktu dia mencari informasi tentang Yuna, dia juga tidak menemukan apa-apa soal itu.“Mereka berdua sudah nggak ada. Dua-duanya meninggal gara-gara kecelakaan pesawat.”Brandon, “….”Sikap Yuna yang begitu datar ketika membicarakan kedua orang tuanya justru membuat Brandon merasa sedih. Entah apa yang Yuna rasakan saat itu bisa mengatakan hal yang tragis dengan ekspresi datar.“Semuanya sudah berlalu, sekarang kamu punya aku,” kata Brandon sambil memeluknya.Hanya di dalam pelukan Brandon-lah Yuna merasaan rasa aman. Benar, dia masih punya Brandon! Terkadang Yuna berpi

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 433

    Hanya saja, mimpi indah ini hanya berlangsung untuk sesaat. Logan sungguh tidak mengira yang menantinya bukanlah keberuntungan, melainkan malapetaka.Pukul sembilan pagi, sebuah akun verified mengunggah tiga buah video. Video pertama sebenarnya sangat sederhana, yaitu sebuah wawancara yang pernah Logan lakukan dulu. Di depan awak media dia menyatakan optimismenya terhadap industri parfum di masa depan, dan juga menyatakan penyesalannya karena kurangnya peracik parfum papan atas di dalam negeri. Dia juga menyatakan bahwa dirinya sangat peduli dengan perkembangan produk baru dan menegaskan dia sangat mengawasi setiap proses pembuatan parfum baru.Video kedua menayangkan konferensi pers setelah Yuna angkat kaki dari VL. Di konferensi tersebut tampak Yuna yang menolak untuk minta maaf, interaksi diam-diam antara Logan dengan Valerie, serta dampak memalukan yang diakibatkan oleh keributan itu. Entah kapan video itu diambil, tapi semua detail kecil terekam dengan jelas.Video ketiga memperli

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 434

    Yuna sudah meraih kemenangan dan diakui oleh semua orang tanpa perlu mengucapkan satu patah kata pun kepada publik. Orang-orang yang dulu meragukan Yuna satu per satu meminta maaf, dan fenomena itu menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan.Pagi ini bagaikan mimpi buruk bagi Logan. Tadinya dia berpikir semua ini sudah selesai, tapi ternyata itu baru permulaan saja. Ketika sudah jam pulang kantor sore harinya, lagi-lagi muncul sebuah berita yang masih membahas hal serupa. Berita ini mempertanyakan apakah dulu Logan dan Yuna benar-benar berpacaran, ataukah hanya cinta yang bertepuk sebelah tangan.Berita ini juga didukung oleh testimoni teman-teman Logan, Yuna, dan Valerie semasa mereka kuliah. Responden ini ada yang merupakan teman baik mereka. Ada juga beberapa yang tidak tahu tentang hubungan mereka, tapi mereka tidak suka dengan sifat Yuna yang penyendiri. Saat itu mereka semua mengaku tidak tahu Logan berpacaran dengan Yuna. Mereka semua sepakat bahwa Logan dan Valerie adalah pasa

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 435

    Sejak terakhir kali Yuna terlalu banyak minum, Brandon tidak mengizinkannya untuk minum minuman keras lagi.“Hari ini hari spesial buat kita, jadi nggak ada salahnya minum sedikit!” kata Stella, “Ayo minum, mabuk tinggal aku antar pulang.”“Nggak usah, aku pulang sendiri saja.”Mereka hampir tidak dikasih masuk oleh satpam terakhir kali Stella mengantar Yuna pulang, untung saja di tengah jalan mereka berpapasan dengan Brandon.“Yang terakhir kali itu beda. Kali ini kalau aku nggak dikasih masuk, aku tinggal minta kamu bukain pintunya saja.”“Sudah, nggak bagus minum terlalu banyak,” kata Edith, “By the way, Yuna, aku penasaran apa yang kamu tunggu dari kemarin. Harusnya kamu sudah punya bukti-bukti itu dari awal, ‘kan? Kenapa harus nunggu sampai hari ini baru diumumin?”Yuna sengaja membiarkan Logan merasa dirinya di atas angin selama beberapa hari terakhir, agar dia tahu seperti apa rasanya jatuh dari tempat tinggi.“Videonya sih memang sudah ada, tapi penghargaan sama sertifikatnya b

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 436

    Di tengah kepanikannya itu Logan mengambil ponsel untuk menghubungi ibunya, tapi ketika dia tinggal menekan panggilan, dia teringat dengan peringatan keras untuk tidak menghubunginya.Benar juga. Ibunya pasti sibuk dan tidak punya waktu untuk meladeni rengekan Logan. Kalaupun Tania mengangkat teleponnya, apa yang bisa dia lakukan untuk membantu?Logan langsung mengurungkan niatnya dan beralih ke pesan chat yang bertuliskan, “Maaf, aku sudah nggak bisa apa-apa lagi. Sampai jumpa.”“Pak Logan ….”Sekretarisnya yang sedang berdiri di depan pintu hanya bisa menatap bosnya keheranan. Logan pun melambaikan tangannya yang tak bertenaga itu menyuruh sekretarisnya untuk pergi.“Pergi, pergi semua!” kata Logan sambil berdiri dari kursinya dan berjalan ke arah jendela.Kota ini masih ramai dengan mobil yang lalu lalang di jalanan, tapi sayangnya itu semua bukan miliknya.Seketika itu Logan teringat dengan saat dia baru pertama kali pindah ke kantor ini. Saat itu VL belum lama baru berdiri, tapi p

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 437

    Cuaca semakin dingin dan turun hujan.“Padahal jarak dari Suba ke Johar nggak jauh, tapi perbedaan cuacanya jauh banget.”“Sebentar lagi kita sudah sampai. Kamu sudah lama nggak pulang, ya?” tanya Brandon sambil memberikan segelas cokelat hangat untuk Yuna.Kebetulan di mobil ada termos yang bisa mereka gunakan untuk menyeduh minuman. Walau tidak secanggih yang mereka punya di rumah, setidaknya itu sudah cukup untuk mereka gunakan di luar.“Kayaknya … sudah enam atau tujuh tahun.”Yuna tidak pernah pulang ke rumah keluarga besarnya semenjak dia kuliah. Toh Yuna juga sibuk dengan kegiatan di kampus seperti melakukan eksperimen di lab, mencari-cari informasi tentang risetnya, melakukan wawancara ke berbagai tempat, dan lain-lain. Pokoknya Yuna terus mencari kegiatan agar dia tidak harus pulang.Kakeknya Yuna juga tidak mau repot-repot memaksa Yuna pulang. Kalau memang Yuna tidak mau pulang, terserah saja. Untuk apa dia harus membujuk Yuna pulang ke rumah? Yuna juga merasa kakeknya tidak

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 438

    Kediaman keluarga Tanoto tidak terletak di pusat kota, melainkan di pinggiran. Luas lahan rumah mereka sangat besar dan dilengkapi dengan pemandangan alam, yang dalam ilmu fengsui dikatakan dapat mendatangkan keberuntungan.Tidak jelas sudah berapa lama keluarga Tanoto menempati tanah ini, dan rumor terkait mereka yang katanya menguasai ilmu bela diri kuno secara turun temurun juga masih sekadar mitos. Apakah mereka benar-benar biasa atau cuma dongeng belaka, belum pernah ada orang yang menyaksikannya langsung.Di zaman sekarang ini keluarga Tanoto berkecimpung dalam dunia bisnis, tapi tidak hanya itu saja tentunya. Ada pula beberapa anggota keluarga mereka yang bekerja sebagai dosen dan dokter. Keluarga Tanoto sangat besar dan memiliki banyak keturunan, tapi tidak jelas keluarga mana yang merupakan keturunan inti. Akan tetapi, misteri ini justru membuat keluarga Tanoto semakin misterius.Mobil yang datang ke kediaman keluarga Tanoto cukup banyak karena mungkin mereka juga datang untuk

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 439

    Ketika baru saja turun dari mobil setelah Brandon masuk ke dalam, Yuna langsung disambut oleh Clinton yang seakan dari tadi sudah menunggunya. Di saat itu Yuna baru menyadar ada sesuatu yang janggal. Kabar yang disampaikan oleh pelayan tentang kedatangannya pasti sudah sampai ke telinga para penghuni rumah, tapi kenapa tidak ada satu pun pelayan yang datang menyambut? Apa mungkin ini semua sudah diatur sedemikian rupa oleh Clinton agar tidak terlalu menarik perhatian orang lain?“Akhirnya kamu pulang juga ke rumah,” kata Clinton seraya menatap adik sepupunya yang sudah berada di depan mata.“Sudah kubilang aku pasti pulang.”“Kakek sudah nunggu kamu di dalam.”Ada Clinton yang mengantar tentu saja akan lebih baik, setidaknya Yuna bisa menghindar dari berbagai macam kerepotan yang tidak penting.“Oh ya, makasih ya buat berkas yang kamu kasih waktu itu.”“Buat apa terima kasih segala. Lagian nggak kepakai juga.”Berkasnya memang sudah Clinton berikan kepada Yuna, tapi Yuna memutuskan unt

Latest chapter

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2389

    “Karena kamu begitu setia padaku, aku kasih kamu satu kesempatan lagi,” kata sang Ratu mendesah ringan.“Mau aku jadi bahan percobaanmu? Nggak masalah!” kata Fred dengan alis terangkat. “Toh sekarang aku juga nggak bisa menolak, bukan?”“Apa kamu ada permintaan lain?”Bagaimanapun juga, mereka adalah tuan dan pelayan yang sudah bekerja bersama selama bertahun-tahun, yang sudah melewati suka dan duka bersama. Andaikan Fred memiliki niat untuk melakukan kudeta, dia sudah berkontribusi banyak dan layak untuk mendapatkan apa yang dia minta sebelum dieksekusi.“Yang Mulia tahu aku sudah nggak membutuhkan apa-apa lagi. Aku sudah lama bercerai dengan istriku dan anakku ikut dia ke luar negeri. Aku cuma sendiri mendedikasikan hidupku untukmu, Yang Mulia Ratu. Sekarang aku sudah nggak punya permintaan apa-apa lagi. Oh ya, kalau sampai ….”Fred berhenti sejenak, kemudian dia melanjutkan, “Kalau sampai eksperimen ini berhasil, aku bisa terus hidup lebih lama di dalam badan anak itu, aku berharap

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2388

    Di sebuah ruang bawah tanah yang lembap dan tidak terkena cahaya matahari, begitu masuk langsung tercium bau busuk yang menyengat hidung. Saat pintu dibuka, dan mendengar ada suara kursi roda yang mendekat, orang yang berada di dalam langsung mendongak menatap ke depan.“Ah, Yang Mulia datang untuk menemui aku juga.”Orang itu menyunggingkan senyum yang kaku. Dia yang dulu adalah seorang duta besar terhormat kini menjadi tak lebih dari seperti tawanan perang. Kursi roda berhenti, lalu sang Ratu menatapnya, orang yang sudah meneaninya selama puluhan tahun lebih.“Fred, apa kamu menyesal?” tanyanya.“Menyesal? Apa yang perlu disesali? Aku menyesal kenapa eksperimennya nggak aku lakukan lebih awal? Atau menyesal karena terlalu banyak berpikir? Ataukah menyesal karena aku nggak menyadari lebih awal kalau kamu mencurigaiku? Yang menang memakan yang kalah, itu sudah hukumnya. Nggak ada yang perlu aku sesali.”Sang Ratu sempat terdiam sesaat mendengar kata-kata Fred.“Jadi kamu nggak pernah m

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2387

    “Tapi sudah terlambat kalau terus menunggu sampai eksperimennya dimulai!” kata Shane seraya menggertakkan gigi.Dia tidak punya sisa waktu lagi untuk bertaruh. Kalau sampai ternyata eksperimennya keburu dimulai, betapa sakit hatinya Shane membayangkan tubuh Nathan yang masih kecil itu harus terbaring di atas meja operasi yang dingin dan dibedah seperti tikus percobaan. Dia tidak bisa menerima hal seperti itu terjadi. Dia tidak tega melihat anaknya yang masih kecil harus mengalami penderitaan yang sebegitu parahnya. Nathan tidak tahu apa-apa dan diculik begitu saja, terpisah dari ayahnya begitu lama. Dan sekarang, dia harus menghadapi semua ini. Bahkan … bahkan dia tidak tahu apa yang akan dia hadapi.“Tapi kalau kamu ke sana sekarang, memangnya kamu bisa menolong Nathan?” Brandon bertanya.“Aku nggak peduli. Kalaupun aku harus mati, aku bakal tetap berusaha!”“Ya sudah, terserah kamu. Pergi sana!” Brandon tak lagi membujuk Shane. Dia memukul meja yang ada di depannya dan berseru kepada

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2386

    Mau dipikir seperti apa pun, itu rasanya agak mustahil.“Aku juga berharap informasiku salah, tapi ….”Brandon tidak menyelesaikan kalimatnya, tetapi itu sudah menyiratkan intensi yang sangat jelas. Berhubung ini sudah menyangkut nasib Nathan, jika informasi yang dia dapat tidak bisa dipercaya, dia pun tidak akan memberitahukannya kepada Shane.“Jadi selama ini dia nggak mau membebaskan Nathan karena itu? Itu alasan kenapa selama ini aku nggak pernah berhasil menemukan dia. Jadi … mereka dari awal memang nggak ada niat untuk melepaskan Nathan, dan mereka menyandera dia dengan alasan membutuhkan investasi dana dariku, itu semua bohong?!”Rona wajah Shane di saat itu sudah pucat pasi. Suaranya pasti terdengar cukup datar, tetapi bisa terdengar bibirnya sedikit gemetar. Siapa pun yang menghadapi hal semacam ini pasti akan memberikan reaksi yang sama.Chermiko tidak tahu seperti apa rasanya memiliki seorang anak, tetpai dia dapat memahami perasaan Shane. Dia sendiri juga tidak keberatan di

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2385

    “Ratu mau Fred jadi bahan percobaannya?” Chermiko bertanya, tetapi dia langsung membantah pertanyaan itu. “Nggak, itu mustahil! Aku dulu pernah ada di sana dan banyak tahu tentang R10. eksperimen ini nggak pernah diuji coba karena syarat dari penerimanya terlalu ketat.”Syaratnya adalah mendapatkan dua tubuh yang cocok, dan itu jelas bukan hal yang mudah untuk dicari. Sama seperti melakukan donor organ, tubuh pendonor dan penerima donor harus cocok baru bisa dilaksanakan. Hanya dengan syarat itu terpenuhi barulah tidak terjadi reaksi penolakan. Makanya, kalaupun Ratu punya niat untuk itu, dia harus mencarikan tubuh yang cocok dengan Fred.“Kamu kira nggak ada?” Brandon bertanya balik dan seketika membuat Chermiko dan Shane kaget. Chermiko dan Shane sama-sama dibuat bertanya-tanya, siapa orang yang akan menjadi wadah baru bagi jiwa Fred.“Dan orang yang bakal menampung jiwa Fred itu bukan orang asing. Fred sendiri yang cari,” kata Brandon. “Kalau dia nggak ketemu orang yang cocok, mana

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2384

    “Sudah nggak ada lagi, itu saja. Dia bilang yang kita butuhkan sekarang cuma waktu. Sebenarnya nggak ada yang penting, sih. Mungkin dia takut karena masih diawasi. Takutnya ada orang yang mendengar percakapan, makanya dia nggak berani bilang banyak.”“Bukan. Informasi pa yang mau diasampaikan sudah semuanya dia kasih tahu ke kamu,” ucap Brandon.Chermiko, “Eh?”Shane, “Hah? Jadi yang Pak Juan mau sampaikan itu apa?”“Pak Juan bilang kita nggak bisa tangani, tapi ada orang lain yang bisa. Orang yang bisa itu maksudnya siapa?” tanya Brandon kepada mereka berdua. Tetapi baik Shane dan Chermiko di saat itu hanya bertukar pandang dan menggelengkan kepala.“Dan juga kenapa kita nggak bisa? Sebelumnya kita sudah tahu mereka ada di dalam kedutaan, terus kenapa tiba-tiba Pak Juan bilang ini di luar batas kemampuan kita?” tanya Brandon lagi.Kali ini Shane dan Chermiko lebih kompak lagi. Mereka berdua sama-sama menggelengkan kepala serentak tanpa perlu menatap satu sama lain.“Karena Pak Juan me

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2383

    Chermiko datang dengan penuh tanda tanya dan pergi dengan penuh tanda tanya pula. Dia merasa belum mengatakan atau melakukan apa-apa selama dia bertemu dengan kakeknya tadi, dan langsung disuruh pulang begitu saja. Selama perjalanan, Chermiko berulang kali memikirkan apa yang tadi Juan katakan kepadanya, tetapi dia tidak mendapatkan jawabannya. Jadi apa maksud Juan sebenarnya?Begitu Chermiko sampai ke rumah, benar saja Brandon dan Shane sudah menunggunya. Mereka langsung datang menyambut dan bertanya, “Gimana? Mereka ngundang kamu ke sana untuk apa?”Bahkan mobil yang mengikuti Chermiko dari belakang juga sudah melakukan persiapan jaga-jaga apabila terjadi sesuatu yang buruk padanya. Namun mereka bisa tenang setelah mendapat kabar kalau Chermiko sudah dalam perjalanan pulang. Namun di saaat yang sama mereka pun terheran-heran mengapa hanya Chermiko sendiri yang keluar.“Mereka mengancam kamu? Apa saja yang mereka bilang di sana?” tanya Shane. “Pasti Rainie, ‘kan? Kali ini apa lagi yan

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2382

    “Kami semua panik setengah mati waktu dengar Kakek dibawa. Untung saja Kakek baik-baik saja!”“Omong kosong! Kalau kamu pani, kenapa baru sekarang kamu datang menolongku?” tanya Juan melotot.“Bukannya nggak mau nolong, tapi tempat ini nggak bisa main datang kapan pun aku mau. Lagi pula aku tahu sifat Kakek. Kalau Kakek sendiri yang mau ke sana, aku bujuk untuk pulang kayak apa juga Kakek nggak bakal mau pulang! Kakek sendiri yang mau datang ke sini untuk menolong Yuna, ‘kan?”Dengan tatapan mata setuju, Juan menatap Chermiko dan berkata padanya, “Iya, sih. Akhir-akhir ini kamu ada banyak kemajuan juga, ya. Kamu sudah bisa menganalisis keadaan dengan baik dan bisa mengerti sifatku seperti apa.”Chermiko terlihat tidak terlalu senang meski mendapat pujian dari kakeknya. Saat ini dia punya masalah yang lebih mendesak untuk dia sampaikan.“Kakek yang minta aku datang ke sini, ya?” tanyanya.“Ya, untung saja mereka kasih aku ketemu orang lain! Kalau Brandon, mereka pasti nggak akan setuju.

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2381

    Chermio sudah berada di ruang tamu kedutaan dan melihat sekelilingnya. Dia curiga apakah tempat ini menyimpan suatu konspirasi, karena di antara yang lain, hanya dia sendiri yang mendapatan undangan secara tiba-tiba.Mereka bertiga kaget saat mendapat undangan tersebut. Tidak ada yang menyangka ternyata undangan itu ditujukan kepada Chermiko, dan tidak ada yang tahu apa maksud dari undangannya. Apalagi Chermiko juga yang paling asing dengan kedutaan dibanding Shane atau Brandon. Setelah melalui proses perundingan yang cukup laa, akhirnya mereka bertiga mencapai kesepakatan bersama, Chermiko harus pergi!Jika tidak pergi, bagaimana mereka bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan undangan ini juga dibuat secara resmi, jadi seharusnya tidak akan ada keanehan yang terjadi, atau surat ini tidak akan sampai ke tangan mereka. Maka itu Chermiko datang sesuai dengan waktu dan tempat undangan. Saat masuk dia juga diperiksa karena untuk masuk ke kedutaan tidak diizinkan membawa barang-barang ya

Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status