“Maaf, Ma, aku salah! Aku kira kali ini pasti lancar semua, nggak tahunya ada saja yang kacau. Aku sendiri nggak nyangka Valerie bakal sebodoh itu sampai menculik Yuna. Aku benar-benar nggak tahu dia bakal berbuat kayak begitu! Lagian … aku juga nggak tahu kalau ternyata Lawson yang Mama kenalin itu ternyata pecandu narkoba. Cerita dia pakai obat-obatan sudah terkenal di mana-mana!”Logan baru tahu semua ini ketika dia memerintahkan anak buahnya untuk menyelidiki Lawson setelah dia tahu Valerie membuat rencana menculik Yuna. Tak heran Logan tidak bisa menghubungi Valerie lagi dan tidak menemukan informasi apa-apa soal Lawson. Ternyata mereka sudah ditahan oleh kepolisian Prancis.“Iya, iya, Mama juga ditipu sama dia!” seru Tania kesal ketika mengungkit nama Lawson.Saat itu memang Tania yang ceroboh. Dia hanya tahu kalau Lawson cukup ahli dalam peracikan parfum, dan penghargaan yang pernah dia menangan itu benar adanya, tapi siapa yang mengira ternyata dia mencuri karya orang lain dan
“Kamu lihat sendiri …? Brandon? Brandon dari Uniasia?”Tania tentu tahu siapa itu Brandon. Jangankan Suba, bahkan di satu Indonesia pun, nama keluarga Setiawan sudah menggema ke segala penjuru. Brandon adalah penerus keluarga Setiawan yang paling dikagumi sepanjang sejarah, dan sudah pasti dia menjadi incaran para wanita.”Pria seperti itu mau hidup bersama dengan Yuna?Namun jika dipikir-pikir kembali, tidak ada yang mustahil. Jika Yuna hanya orang biasa, mungkin saja Brandon cuma main-main dengannya, tapi kenyataannya Yuna adalah bagian dari keluarga Tanoto. Kalau sampai kedua keluarga itu bersatu melalui pernikahan, entah akan sebesar apa mereka.“Ma, cowok yang ada di hati Yuna bukan aku lagi. Sekeras apa pun aku berusaha nggak ada gunanya. Gimana, nih?”“Gimana? Sekarang kamu masih nanya harus gimana?! Dari dulu kamu nggak pernah dengar apa yang Mama bilang. Waktu dia ada buat kamu, kamu nggak menghargai dia. Sekarang dia sudah pergi, baru kamu menyesal!”“Aku … waktu itu aku khil
“Kamu ini perwakilan perusahaan, sikap kamu dalam menghadapi ini penting banget! Kalau kamu bisa bilang dengan tegas hubungan kamu sama Valerie sudah berakhir, orang lain nggak bakal nuduh kamu yang macam-macam lagi. Paling-paling mereka cuma bilang kamu orang yang nggak punya perasaan, kabur di waktu rekan kerja kamu kesusahan.”“Er … kalau begitu bukannya sama saja, aku yang ujung-ujungnya kena hujat?”“Terus kamu maunya gimana?! Kamu sendiri yang cari gara-gara! Sekarang kamu cuma bisa beresin masalah ini diam-diam, nggak usah banyak omong. Makin kamu banyak omong, malah makin banyak celahnya nanti. Pokoknya selama beberapa hari ini kamu nggak usah terlalu banyak muncul di tempat umum. Jangan pikir malam ini kamu masih bisa pergi minum-minum di bar, ya! Apa kamu nggak takut cepat mati?!”“Iya … aku salah.”Logan hanya bisa menundukkan kepala dalam perasaan bersalah, tapi apa yang ibunya katakan itu memang ada benarnya, dan Logan cukup mendengar nasihatnya saja.“Kamu harus bisa biki
Reaksi yang Logan berikan ternyata cukup cepat. Di hari kedua, dia sudah meminta tim humas perusahaan untuk menyampaikan surat pernyataan dan meminta maaf secara pribadi kepada para pemegang saham. Pertama-tama, dia mengaku bahwa semua ini adalah akibat dari kelalaiannya sendiri, lalu dia juga menjelaskan jika kedua parfum tidak segera ditarik dari penjualan, kerugian yang mereka alami akan jauh lebih besar dari perkiraan. Dan yang terakhir, Logan juga berjanji akan secepat mungkin mengeluarkan parfum baru sebagai pengganti guna menutup kerugian yang saat ini mereka alami.Para pemegang saham tentu tidak senang dengan kondisi mereka sekarang ini, tapi semuanya sudah terjadi. Mereka juga tidak punya ide lain yang lebih bagus, dan cara Logan meminta maaf juga terlihat sangat tulus. Siapa pun tidak ingin uang mereka hanyut begitu saja, makanya mereka setuju saja dengan usul Logan dan memberikan kesempatan baginya sekali lagi untuk memperbaiki situasi.Dengan mendapatkan pengertian dari pa
“Dianya keren, tapi aku yang kena fitnah!” tukas Yuna.Ada orang yang membela Yuna, tapi ada pula beberapa yang bersikeras membantah kalau kejadiannya tidak demikian. Ada juga yang melakukan analisis mendetail tentang retaknya hubungan Yuna dengan VL dulu. Entah siapa orang itu, tapi yang pasti, apa yang dia bilang memang benar terjadi. Namun sayangnya, artikel kecil yang mengandung fakta itu tenggelam oleh derasnya komentar berisi makian dari netizen. Penulis artikel tersebut bahkan dituduh sebagai fans pembela Yuna.“Mau balas dendam?” tanya Brandon seraya menaruh tabletnya kembali di atas meja.“Jelas mau! Dia mau berlagak jadi korban nggak ada urusannya sama aku, tapi kalau sampai aku ikut keseret, aku nggak terima! Lagian, aku juga harus ngebalas dia demi netizen yang sudah berbaik hati belain aku!”“Sepele!” kata Brandon santai.“Nggak perlu kamu yang turun tangan! Biar aku sendiri!”“Kamu begini malah bikin aku jadi nggak berguna rasanya. Semuanya selalu kamu yang kerjain sendir
Namun, ketika Logan berpikir dia sudah mengarah ke jalan yang benar dan berhasil membalikkan keadaan, di internet beredar sebuah video yang menarik perhatian banyak orang. Video tersebut diunggah oleh sebuah akun tak dikenal, dan di video itu tertulis, “Kalau bukan karena kendala waktu, aku hampir saja percaya kalau ini adalah cinta.”Lantas, apa yang ditayangkan di video tersebut. Video itu memperlihatkan Logan sedang melepaskan balon di depan kantor New Life sambil membawa 99 tangkai bunga mawar. Sebenarnya video itu mudah saja dicari. Saat Logan melakukan itu, pasti banyak orang lewat yang mengabadikan momen itu dengan ponsel mereka, bahkan rekaman dari kamera pengawas kantor juga masih bisa dicari. Sudah pasti Yuna yang menemukan video itu, lalu dia meminta seseorang untuk mengunggahnya di internet. Tujuan awal Logan membuat pernyataan itu memang untuk menggiring opini publik, bukan? Yuna juga bisa menggunakan trik kotor seperti itu, hanya saja dia kurang suka melakukannya. Namun k
Orang lain sibuk berdebat sedangkan Yuna sendiri tidak mengutarakan apa-apa. Akan tetapi argumen ini tidak solid, dan tak lama banyak orang mengirimkan video yang mereka ambil sendiri untuk membuktikan bahwa video tersebut asli, bukan diedit. Mereka juga menyarankan orang-orang yang tertarik untuk mencari tahu kejadian itu untuk pergi secara langsung ke lokasi terkait. Mereka bisa bertanya langsung karena pasti ada banyak orang yang menyaksikan di hari itu. Bahkan mereka juga meledek Logan yang waktu itu langsung diamankan oleh aktivis lingkungan.Logan cukup kesal melihat Yuna tidak memberikan reaksi apa pun, dan itu membuatnya merasa ini ulah seseorang kurang kerjaan yang memang berniat membuat Logan malu, makanya orang itu sengaja menyematkan kata-kata itu dengan gamblang di video. Orang itu pasti sudah menyusun kata-katanya dengan matang untuk menyusun kalimat tersebut dan merasa bahwa dirinya hebat.Hebat apanya?! Logan sudah putus dengan Valerie bahkan sebelum video itu diambil,
“Aku … buat apa aku ngaku? Aku nggak pernah berbuat kayak begitu, apa yang perlu aku akui?! Stella, jangan pikir kamu kamu sudah aman cuma gara-gara ada Yuna. Aku nggak merasa ada salah, buat apa aku takut difitnah!” kata Logan dan langsung menutup panggilan.Untung saja Logan cukup cerdas dan segera mengakhiri pembicaraan. Kalau sampai ucapannya terekam dan dijadikan barang bukti, dia tidak akan bisa mengelak lagi. Di sisi lain, Stella yang gagal mendapatkan bukti atas semua perbuatan Logan hanya bisa mengumpat kesal. Tinggal sedikit lagi dia sudah mendapatkan bukti omongan Logan sendiri, setelah itu tinggal dia unggah ke internet sebagai barang bukti paling ampuh, tapi Logan malah mematikan telepon. Jika Logan tidak mengakui semua perbuatannya, Stella tidak punya bukti apa-apa sebagai senjata.“Sudah kubilang, dia nggak segampang itu dibegoin,” ujar Yuna. Sejak awal Yuna memang kurang setuju dengan cara Stella yang frontal. Jika Logan semudah itu dijebak, tidak mungkin Yuna tergoda o
“Karena kamu begitu setia padaku, aku kasih kamu satu kesempatan lagi,” kata sang Ratu mendesah ringan.“Mau aku jadi bahan percobaanmu? Nggak masalah!” kata Fred dengan alis terangkat. “Toh sekarang aku juga nggak bisa menolak, bukan?”“Apa kamu ada permintaan lain?”Bagaimanapun juga, mereka adalah tuan dan pelayan yang sudah bekerja bersama selama bertahun-tahun, yang sudah melewati suka dan duka bersama. Andaikan Fred memiliki niat untuk melakukan kudeta, dia sudah berkontribusi banyak dan layak untuk mendapatkan apa yang dia minta sebelum dieksekusi.“Yang Mulia tahu aku sudah nggak membutuhkan apa-apa lagi. Aku sudah lama bercerai dengan istriku dan anakku ikut dia ke luar negeri. Aku cuma sendiri mendedikasikan hidupku untukmu, Yang Mulia Ratu. Sekarang aku sudah nggak punya permintaan apa-apa lagi. Oh ya, kalau sampai ….”Fred berhenti sejenak, kemudian dia melanjutkan, “Kalau sampai eksperimen ini berhasil, aku bisa terus hidup lebih lama di dalam badan anak itu, aku berharap
Di sebuah ruang bawah tanah yang lembap dan tidak terkena cahaya matahari, begitu masuk langsung tercium bau busuk yang menyengat hidung. Saat pintu dibuka, dan mendengar ada suara kursi roda yang mendekat, orang yang berada di dalam langsung mendongak menatap ke depan.“Ah, Yang Mulia datang untuk menemui aku juga.”Orang itu menyunggingkan senyum yang kaku. Dia yang dulu adalah seorang duta besar terhormat kini menjadi tak lebih dari seperti tawanan perang. Kursi roda berhenti, lalu sang Ratu menatapnya, orang yang sudah meneaninya selama puluhan tahun lebih.“Fred, apa kamu menyesal?” tanyanya.“Menyesal? Apa yang perlu disesali? Aku menyesal kenapa eksperimennya nggak aku lakukan lebih awal? Atau menyesal karena terlalu banyak berpikir? Ataukah menyesal karena aku nggak menyadari lebih awal kalau kamu mencurigaiku? Yang menang memakan yang kalah, itu sudah hukumnya. Nggak ada yang perlu aku sesali.”Sang Ratu sempat terdiam sesaat mendengar kata-kata Fred.“Jadi kamu nggak pernah m
“Tapi sudah terlambat kalau terus menunggu sampai eksperimennya dimulai!” kata Shane seraya menggertakkan gigi.Dia tidak punya sisa waktu lagi untuk bertaruh. Kalau sampai ternyata eksperimennya keburu dimulai, betapa sakit hatinya Shane membayangkan tubuh Nathan yang masih kecil itu harus terbaring di atas meja operasi yang dingin dan dibedah seperti tikus percobaan. Dia tidak bisa menerima hal seperti itu terjadi. Dia tidak tega melihat anaknya yang masih kecil harus mengalami penderitaan yang sebegitu parahnya. Nathan tidak tahu apa-apa dan diculik begitu saja, terpisah dari ayahnya begitu lama. Dan sekarang, dia harus menghadapi semua ini. Bahkan … bahkan dia tidak tahu apa yang akan dia hadapi.“Tapi kalau kamu ke sana sekarang, memangnya kamu bisa menolong Nathan?” Brandon bertanya.“Aku nggak peduli. Kalaupun aku harus mati, aku bakal tetap berusaha!”“Ya sudah, terserah kamu. Pergi sana!” Brandon tak lagi membujuk Shane. Dia memukul meja yang ada di depannya dan berseru kepada
Mau dipikir seperti apa pun, itu rasanya agak mustahil.“Aku juga berharap informasiku salah, tapi ….”Brandon tidak menyelesaikan kalimatnya, tetapi itu sudah menyiratkan intensi yang sangat jelas. Berhubung ini sudah menyangkut nasib Nathan, jika informasi yang dia dapat tidak bisa dipercaya, dia pun tidak akan memberitahukannya kepada Shane.“Jadi selama ini dia nggak mau membebaskan Nathan karena itu? Itu alasan kenapa selama ini aku nggak pernah berhasil menemukan dia. Jadi … mereka dari awal memang nggak ada niat untuk melepaskan Nathan, dan mereka menyandera dia dengan alasan membutuhkan investasi dana dariku, itu semua bohong?!”Rona wajah Shane di saat itu sudah pucat pasi. Suaranya pasti terdengar cukup datar, tetapi bisa terdengar bibirnya sedikit gemetar. Siapa pun yang menghadapi hal semacam ini pasti akan memberikan reaksi yang sama.Chermiko tidak tahu seperti apa rasanya memiliki seorang anak, tetpai dia dapat memahami perasaan Shane. Dia sendiri juga tidak keberatan di
“Ratu mau Fred jadi bahan percobaannya?” Chermiko bertanya, tetapi dia langsung membantah pertanyaan itu. “Nggak, itu mustahil! Aku dulu pernah ada di sana dan banyak tahu tentang R10. eksperimen ini nggak pernah diuji coba karena syarat dari penerimanya terlalu ketat.”Syaratnya adalah mendapatkan dua tubuh yang cocok, dan itu jelas bukan hal yang mudah untuk dicari. Sama seperti melakukan donor organ, tubuh pendonor dan penerima donor harus cocok baru bisa dilaksanakan. Hanya dengan syarat itu terpenuhi barulah tidak terjadi reaksi penolakan. Makanya, kalaupun Ratu punya niat untuk itu, dia harus mencarikan tubuh yang cocok dengan Fred.“Kamu kira nggak ada?” Brandon bertanya balik dan seketika membuat Chermiko dan Shane kaget. Chermiko dan Shane sama-sama dibuat bertanya-tanya, siapa orang yang akan menjadi wadah baru bagi jiwa Fred.“Dan orang yang bakal menampung jiwa Fred itu bukan orang asing. Fred sendiri yang cari,” kata Brandon. “Kalau dia nggak ketemu orang yang cocok, mana
“Sudah nggak ada lagi, itu saja. Dia bilang yang kita butuhkan sekarang cuma waktu. Sebenarnya nggak ada yang penting, sih. Mungkin dia takut karena masih diawasi. Takutnya ada orang yang mendengar percakapan, makanya dia nggak berani bilang banyak.”“Bukan. Informasi pa yang mau diasampaikan sudah semuanya dia kasih tahu ke kamu,” ucap Brandon.Chermiko, “Eh?”Shane, “Hah? Jadi yang Pak Juan mau sampaikan itu apa?”“Pak Juan bilang kita nggak bisa tangani, tapi ada orang lain yang bisa. Orang yang bisa itu maksudnya siapa?” tanya Brandon kepada mereka berdua. Tetapi baik Shane dan Chermiko di saat itu hanya bertukar pandang dan menggelengkan kepala.“Dan juga kenapa kita nggak bisa? Sebelumnya kita sudah tahu mereka ada di dalam kedutaan, terus kenapa tiba-tiba Pak Juan bilang ini di luar batas kemampuan kita?” tanya Brandon lagi.Kali ini Shane dan Chermiko lebih kompak lagi. Mereka berdua sama-sama menggelengkan kepala serentak tanpa perlu menatap satu sama lain.“Karena Pak Juan me
Chermiko datang dengan penuh tanda tanya dan pergi dengan penuh tanda tanya pula. Dia merasa belum mengatakan atau melakukan apa-apa selama dia bertemu dengan kakeknya tadi, dan langsung disuruh pulang begitu saja. Selama perjalanan, Chermiko berulang kali memikirkan apa yang tadi Juan katakan kepadanya, tetapi dia tidak mendapatkan jawabannya. Jadi apa maksud Juan sebenarnya?Begitu Chermiko sampai ke rumah, benar saja Brandon dan Shane sudah menunggunya. Mereka langsung datang menyambut dan bertanya, “Gimana? Mereka ngundang kamu ke sana untuk apa?”Bahkan mobil yang mengikuti Chermiko dari belakang juga sudah melakukan persiapan jaga-jaga apabila terjadi sesuatu yang buruk padanya. Namun mereka bisa tenang setelah mendapat kabar kalau Chermiko sudah dalam perjalanan pulang. Namun di saaat yang sama mereka pun terheran-heran mengapa hanya Chermiko sendiri yang keluar.“Mereka mengancam kamu? Apa saja yang mereka bilang di sana?” tanya Shane. “Pasti Rainie, ‘kan? Kali ini apa lagi yan
“Kami semua panik setengah mati waktu dengar Kakek dibawa. Untung saja Kakek baik-baik saja!”“Omong kosong! Kalau kamu pani, kenapa baru sekarang kamu datang menolongku?” tanya Juan melotot.“Bukannya nggak mau nolong, tapi tempat ini nggak bisa main datang kapan pun aku mau. Lagi pula aku tahu sifat Kakek. Kalau Kakek sendiri yang mau ke sana, aku bujuk untuk pulang kayak apa juga Kakek nggak bakal mau pulang! Kakek sendiri yang mau datang ke sini untuk menolong Yuna, ‘kan?”Dengan tatapan mata setuju, Juan menatap Chermiko dan berkata padanya, “Iya, sih. Akhir-akhir ini kamu ada banyak kemajuan juga, ya. Kamu sudah bisa menganalisis keadaan dengan baik dan bisa mengerti sifatku seperti apa.”Chermiko terlihat tidak terlalu senang meski mendapat pujian dari kakeknya. Saat ini dia punya masalah yang lebih mendesak untuk dia sampaikan.“Kakek yang minta aku datang ke sini, ya?” tanyanya.“Ya, untung saja mereka kasih aku ketemu orang lain! Kalau Brandon, mereka pasti nggak akan setuju.
Chermio sudah berada di ruang tamu kedutaan dan melihat sekelilingnya. Dia curiga apakah tempat ini menyimpan suatu konspirasi, karena di antara yang lain, hanya dia sendiri yang mendapatan undangan secara tiba-tiba.Mereka bertiga kaget saat mendapat undangan tersebut. Tidak ada yang menyangka ternyata undangan itu ditujukan kepada Chermiko, dan tidak ada yang tahu apa maksud dari undangannya. Apalagi Chermiko juga yang paling asing dengan kedutaan dibanding Shane atau Brandon. Setelah melalui proses perundingan yang cukup laa, akhirnya mereka bertiga mencapai kesepakatan bersama, Chermiko harus pergi!Jika tidak pergi, bagaimana mereka bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan undangan ini juga dibuat secara resmi, jadi seharusnya tidak akan ada keanehan yang terjadi, atau surat ini tidak akan sampai ke tangan mereka. Maka itu Chermiko datang sesuai dengan waktu dan tempat undangan. Saat masuk dia juga diperiksa karena untuk masuk ke kedutaan tidak diizinkan membawa barang-barang ya