Share

Chapter 59 - Reuni Tak Terduga

Penulis: Aerina No 7
last update Terakhir Diperbarui: 2025-02-04 15:00:31

SRUKK!

“Hm~!”

Mata biru safir yang cerah nun indah, bergulir merasa bosan memantapkan pandangannya tuk menatap langit-langit ruangan kerjanya, selagi menyandarkan diri pada kursi.

Rambutnya yang berwarna putih keperakan tampak indah memesona, tersirami oleh hangatnya sinar mentari pada sore hari.

“Bagaimana hasilnya?” Tanyanya demikian, kepada sesosok orang yang ada di ruangannya tuk memberikan pelayanan kapan pun itu diperintahkan.

“Apakah calon selirku akan segera tiba di sini, Kanselir?”

Dia adalah Raja Gupenhileum, Felaise Zevaron Gupenhileum, yang sudah menduduki kursi takhta selama kurang lebih enam tahun.

Menikahi saudara dari perempuan yang lenyap entah ke mana itu, entah mati atau masih hidup, entah ada atau mungkin tidak ada, … membuat sang raja merasa hampa.

“I-itu … Saya belum menerima kabar dari dua utusan elite kita.”

Ngomong-ngomong soal Ratu Gupenhileum
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terkait

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 60 - Your Highness?

    “Tidak, tidak, tunggu! Hei!”Rifa panik.Pria yang sudah dikonfirmasi olehnya bahwa ia memang adalah Yurish yang dikenalnya, mengingat ia terdiam sewaktu dipanggilkan namanya, … lekas berbalik dan berlari pergi menjauhinya tanpa banyak kata.“Aku bilang tunggu!”Dia sudah menantikan waktu ini.Sembilan tahun lamanya, Rifa berharap ingin bertemu dengan Yurish lagi.Lalu, sekarang … saat Yurish yang dicarinya jelas-jelas menampakkan eksistensi di hadapan dengan keinginannya sendiri, apakah Rifa bisa dengan mudah mengabaikannya?Tentu saja tidak dong!“Tunggu sebentar!”Gadis berambut merah itu ikutan berlari juga saat Yurish pergi melarikan diri.Dia melewati gang kecil tempat dua mayat penculiknya tadi diletakkan oleh Yurish, lalu segera berusaha tuk mempercepat laju lariannya supaya bisa me

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-05
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 61 - Harga Sebuah Informasi

    “Kakak iparku …!”Ah.Lama tidak berjumpa.Rasanya, waktu telah berlalu secara lambat, untuk mempertemukannya kembali dengan sesosok gadis yang saat ini tengah menindihnya sekarang.“Di mana kakak iparku?!”Yurish, pria yang barusan sempat dipanggil dengan sebutan “Your Highness” oleh Rifa, mengingat dia masihlah seorang pangeran walaupun telah dilupakan orang-orang, … hanya mengatupkan bibirnya rapat-rapat sekarang.Netra birunya yang berkilau akibat mulai terasa berkaca-kaca, terfokus tuk memerhatikan setiap gerak-gerik gadis berambut merah di atas.“Cepat katakan! Di mana kakak iparku sekarang?!”Dunianya serasa hening untuk sesaat.Dia seperti menjadi orang tuli dalam waktu yang tiba-tiba.Alih-alih cepat menjawab pertanyaan dari Rifa yang suaranya semakin ke sini semakin diteriakkan supaya bernada tinggi, yang Yurish lakukan hanya diam menatap lamat-

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-06
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 62 - Papa~!

    “….”Rifa mengerjapkan matanya tuk beberapa kali.Mau sesering apa pun ia renungkan, hal yang barusan Yurish ajukan sebagai bentuk negosiasi, … bukankah itu terdengar tidak masuk akal?Gerangan siapa yang dengan gilanya akan menerima tawaran tersebut secara mentah-mentah?!“Ri—!”—DUAKK!Benar.Ini adalah keputusan yang paling tepat.“Ackk?! H-hidungku u-urghh!”Rifa lekas beranjak dari tubuh Yurish, segera setelah gadis berjiwa panas itu melayangkan kepalanya supaya dihantamkan sebagai pemotong ucapan, tepat ke muka sang pangeran yang telah lama dilupakan kerajaan.Lebih tepatnya, mengenai hidung sang penerima tonjokkan tersebut, sampai-sampai membuat darah mimisan mengucur melintasi bibir.“Ha! Setelah semua hal paling buruk pernah terjadi, mana mungkin aku masih mempercayaimu!” dengus Rifa secara ketus, seraya memandang rendah aka

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-07
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 63 - Pelanggan Spesial

    “Haa ….”Helaan nafas berat berulang kali Rifa keluarkan.Gadis berambut merah, yang masih melajang di usianya yang sudah menginjak dua puluh lima tahun—di mana itu dianggap sebagai perawan tua di daerah sana—merasa bimbang sekali.Hatinya sangat risau.“Haa ….”Untuk bekerja dalam restonya sendiri saja, ia tak mampu fokus.Sudah seminggu lamanya, Yurish tak memunculkan eksistensi lagi.Hal ini tentu membuat Rifa khawatir.“Tahu begini, seharusnya aku menangkap dan mengikatnya saja di rumah!” batinnya menggerutu, kesal terhadap diri sendiri.KRINING!Di tengah gundah gulana yang tengah menguasai atmanya itu, terdengarlah suara bel bergerincing.Sebagai pemilik sekaligus pekerja di resto utamanya ini, tentunya Rifa yang tadinya sedang mengelap meja, langsung menoleh tuk memberikan sambutan.Akan tetapi, ….“Selamat dat—!”

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-08
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 64 - Ayah Yang Baik

    “Terima kasih atas makanannya. Ini, kembaliannya untuk Anda saja.”“…."Rifa menatap uang yang Yurish berikan tepat pada telapak tangannya, dengan pandangan datar.Dia menerima tiga keping koin emas, di mana untuk membayar dua porsi makanan yang dipesan tadi … hanya dibutuhkan lima keping koin perunggu, atau satu keping koin perak saja.Berarti, uang yang diterima oleh Rifa … sudah lebih dari cukup.Malahan, itu kebanyakan.“Ayo, Ryuuki~!”“Ya, Papa~!”Pandangan Rifa yang tadinya masih berkutat dengan uang pembayaran yang sah itu, mulai digulirkan.Sepasang netranya beralih tuk memerhatikan kepergian dua punggung yang berbeda ukuran.KRINING~!Bel kembali terdengar, menandakan adanya seseorang yang melewati pintu.Tak ingin menyia-nyiakan waktu, di mana ia bisa saja kehilangan jejak Yurish, Rifa segera menaruh uang pada laci, melepas cel

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-09
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 65 - Tawanan Mini

    SCRATCH~! SCRATCH~! Ini adalah hari yang sibuk seperti biasanya, bagi Count Aesundaeristha, Derian. “Haa …,” helanya lemah, menatap lelah akan tumpukkan kertas di samping. Sedari pagi-pagi buta sampai hari sudah mau menjelang siang ini, dirinya terus berkutat pada meja kerja tuk mengurusi laporan keuangan. Selain dari mengurus keuangan untuk keperluan kerajaan seperti yang dipercayakan oleh pemimpin negara kepadanya, ia juga harus mengurusi keuangan dalam kediamannya sendiri. Maka dari itu, hal yang harus ia kerjakan sudah pasti akan sangat menumpuk, dan tak akan selesai begitu saja. TEP! Derian berhenti menggerakkan lengannya tuk menari-narikan jari-jemari di atas kertas yang tengah ia fokus kerjakan. Sepasang manik mata merahnya yang nampak indah, bergulir ke arah lain, selain dari memandangi meja kerja yang membosankan. Di

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-10
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 66 - Identitas Asli

    “….” “….” Hening mendera, datang menyiksa perasaan Yurish yang saat ini hanya bisa menundukkan kepala, tak berani menatap langsung lawan bicara yang duduk tepat di seberang. Keringat dingin membasahi sekujur tubuh pria bermata biru itu, yang saat ini tengah berada di ruang tamu kediaman Count Aesundaeristha. Dia yang dengan mudahnya menghabisi dua orang penculik, dan menganiaya satu orang pelaku pelecehan seksual terhadap Rifa, … anehnya sekarang merasa tak berdayanya. Dia sama sekali tak bisa banyak berkutik. “Katakan.” “Y-ya?” Suara Derian yang berintonasi dingin, menarik Yurish supaya menengadahkan wajah tanpa sadar. Masing-masing manik mata kepunyaan mereka yang memiliki warna bertabrakan, saling berserobok, memandang satu sama lain. “Apa istriku yang menghilang bersama denganmu, ….”

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-11
  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 67 - Ultimatum

    “Ryuuki, kemarilah.”Huh?Mengapa?Mengapa Yurish memanggil anak yang menyebutnya sebagai “Papa” itu, alih-alih menjelaskan secara lebih terperinci terkait niatannya tuk mempertemukan Derian bersama dengan anak kandung yang tadi disinggungkan?“….”Kedua kakak-beradik, yakni Derian dan Rifa, … lagi-lagi mereka diam di tempat.Masing-masing netra merah seindah batu rubi itu terfokus.Mereka terkunci tuk memerhatikan gerak-gerik dari si anak yang diisyaratkan oleh Yurish supaya lekas mendekat, di mana ia sekarang berdiri dengan ekspresi bangga di samping sang pemanggil.JTEK!Tiba-tiba saja, Yurish menjentikkan jari tepat di hadapan muka anak bernama Ryuuki itu.Entah apa sebabnya, yang jelas, … sekarang, Derian mulai menyadari sesuatu.SHAA~!Secara pasti, perlahan demi perlahan, warna biru pada manik mata bulat Ryuuki kian memudar.S

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-12

Bab terbaru

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Epilog

    -“Bagaimana? Adikmu lucu sekali bukan?”--“….”-Derian kecil melongo lebar.Manik mata merahnya yang bulat itu memandang lamat-lamat akan bayi di dekapan sang ibu, dengan sorot berkilaunya yang kini didominasi oleh rasa penasaran.-“Unggaa~!”-Bayi berambut merah serupa seperti milik Derian yang tengah menggolekkan tubuhnya di dekapan sang ibu itu, menggeliat pelan dan juga menguap membukakan mulutnya yang kecil.Sangat menggemaskan sekali, sampai-sampai itu membuat pipi Derian menghangat akibat disapu oleh semburat merah.-“Mungil~!”- tukas Derian terkagum-kagum, seraya merundukkan wajahnya supaya lebih dekat lagi dengan wajah bayi merah tersebut.-“Bu, memangnya ada ya … makhluk semungil ini? Dia sepelti boneka, bukan manusia~!”--“Hoho, tentu saja ada. Bahkan, di mata Ibu, kamu juga masih sama kecilnya … Ian.”--“Mana mungkin! Ian sudah besal tahu!”--“Pfft! Begitu ya?”-Ibu Derian terkekeh pelan mendengarnya.Dia merasa senang sekali, kalau anak pertamanya … ternyata menerima keha

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 95 - Lamaran Pernikahan

    “….”Hening mendera, membuat mereka berlima seolah-olah memeragakan patung yang membisu.Bagaimana tidak? Mereka ini tidak salah mendengarnya lo, kalau gadis itu baru saja memanggil nama lengkap dari Ryuuki di kawasan yang baru anak itu jelajahi!?Orang macam apa gadis ini? Latar belakangnya, sama misteriusnya dengan senyuman yang masih ia pamerkan.SRUK~!Gadis asing itu melepaskan genggaman tangan dari Ryuuki, tanpa sedikit pun melepaskan arah pandangnya.Akan tetapi, … tunggu sebentar.Apakah mungkin, gadis itu benar-benar orang asing?“….”Tidak.Rasanya, Qilistaria pernah melihatnya pada suatu waktu, dan suatu tempat.Namun, entah kapan dan di mana ia merasa pernah bertemu dengan gadis berpenampilan kurang lebih serupa dengan gadis di hadapan Ryuuki tersebut.Yang jelas, ingatannya membesitkan sesuatu, kalau Qilistaria sungguh pernah mengalami pertemuan itu.“Sebenarnya, siapa k—!”—QUOONG~!Suara trompet besar yang memekakkan telinga, memotong pertanyaan yang hendak Ryuuki ajuka

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 94 - Gadis Misterius

    “Ladang? Kita akan pergi ke sana? Sungguh?”“Ya.”“Ayah yakin, kau bisa mengurus ladang? Bukankah para bangsawan seperti kita tidak pernah mengurusi sesuatu semacam itu secara langsung?”“Harusnya sih begitu. Tapi kan, Ayah rindu dengan masa-masa saat menjadi petani dulu.”“Ayah pernah menjadi seorang petani?!”Perjalanan menuju ladang yang sering kali digarap oleh Derian untuk menghasilkan hasil alam, ternyata tidak terlalu membosankan akibat diisi oleh obrolan yang berpusat dari pertanyaan-pertanyaan Ryuuki.“Apa salahnya dengan menjadi petani? Kan menyenangkan bisa melihat tumbuhan tumbuh dan menghasilkan manfaat bagi kita?”“Hanya … kaget saja. Aku tak menyangka kalau Ibu mau menikah dengan orang seperti Ayah.”“Hei, kamu ini …!”Derian tertawa kecil.Dia kemudian mencubit cuping hidung Ryuuki, dan membuat anak itu tersentak sebentar karena jalur pernapasannya disabotase.Sambil mengusap-usap hidungnya yang kena cubit gemas barusan, Ryuuki kembali berceloteh.“Aku bicara apa adany

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 93 - Kencan Singkat (3)

    “…!?”Yurish memegangi pipinya heboh. Matanya terbelalak tidak percaya, dan wajahnya dipenuhi oleh keringat dingin.Meski gerakannya sangat signifikan seperti itu, kendati demikian, mulutnya tetap setia untuk terus terkatup.Jangan lupakan pula dengan kehadiran rona merah yang mulai menjalar menghiasi parasnya yang indah itu.Semua gerak-gerik aktifnya dalam merespons perbuatan Rifa barusan, telah berhasil membuat satu orang lagi di dekat mereka, yakni si penjaga lapak permainan, menghela nafasnya dengan ogah.“Duh, nasib~ nasib. Dunia hanya milik pasangan kekasih saja. Sedangkan yang jomblo, kami cuma menumpang,” gerutunya pelan.Tak menghiraukan orang yang seperti menjadi seekor nyamuk pengganggu di dekat mereka, Rifa mengulaskan senyuman paling manis yang pernah ia singgungkan.“Ayo kita pergi lagi,” ajaknya, dilanjutkan dengan membalikkan tubuh dan mulai berjalan meninggalkan Yurish di belakang, sembari asyik memeluk dan mengelus-elus boneka kucing putih itu.“T-tunggu!”Sebelum p

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 92 - Kencan Singkat (2)

    “Dibeli~! Dibeli~!”“Sotongnya kak? Sotongnya dek~!”“Suvenir cantik~! Siapa yang mau suvenir cantik~? Hanya empat keping perak saja, kalian sudah bisa membawa pulang suvenir yang cantik~!”Hiruk pikuk keramaian pasar malam ini membawa pengalaman baru bagi Yurish.Dia yang anteng berjalan sembari bersebelahan serta bergandengan tangan dengan Rifa itu, tak bisa menolong sepasang bola mata miliknya supaya berhenti jelalatan.Mulutnya pula, sesekali terlihat menganga, menunjukkan ekspresi jujurnya yang memang terkagum-kagum dengan indahnya pasar malam.“Pak, beli sosis bakarnya dua ya.”“Siap, Nona muda!”Yurish mengalihkan kekagumannya, tuk digantikan dengan tatapan penuh rasa ingin tahu.Dia menatap Rifa di sampingnya dan tukang sosis bakar yang tengah sibuk menyiapkan pesanan barusan, secara bergantian dalam beberapa kali.Si pria yang mewarnai rambutnya menjadi hitam kembali, namun, kali ini ia mewarnainya bukan secara manual melainkan menggunakan sihir hitam, merasa sangat gugup.Di

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 91 - Kencan Singkat

    “Dia sudah tidur?” Derian bertanya pelan sekali, seakan-akan ia tengah berbisik.Menghampiri kekasih tambatan hati yang tengah memandangi putra mereka dari ambang pintu kamar, Duke berambut merah menyala itu memeluk Qilistaria dari belakang, dan melabuhkan dagunya pada bahu sang istri.“Eh-hm. Begitulah,” balas Qilistaria sama pelannya, menutup rapat pintu kamar anak mereka secara hati-hati.“Bagaimana dengan Rifa?” Tanya Qilistaria balik, selagi menimpali tangan Derian yang melingkari perutnya itu dengan jari-jemarinya yang mengusap lembut.CHUP~!Derian melayangkan kecupan singkat pada pipi Qilistaria sejenak, seterusnya menjawab, “Dia pergi keluar. Katanya ingin melihat-lihat sekeliling tempat ini setelah lama tidak berkunjung ke sini.”“Begitu ya?”“Kalau sudah begini, Qilia ….”“Hm? Kenapa, Ian?”“… Pindah ke kamar, yuk?”~•••~“Woah~! Semuanya tidak banyak berubah ya?”Rifa merasa nostalgia.Dia yang sedang berjalan-jalan santai menyusuri perkampungan tempatnya menghabiskan masa

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 90 - Ulang Tahun (2)

    “Huhhh? Apa ini?!” Ryuuki memekik histeris. Setelah menghabiskan waktu beberapa jam tuk menahan rasa pegal sewaktu mengendarai kereta kuda, hal yang dihadapi oleh Ryuuki saat ini adalah … pedesaan?! Apa maksudnya ini?! Apakah mereka akan melakukan piknik di tempat yang kumuh?! Kalau benar begitu, mendingan Ryuuki tinggal di Duchy saja! “Ini adalah tempat yang bersejarah untuk Ibu, Ryuuki.” “Ehh?!” Yang benar saja?! Tempat ini?! Sebuah rumah kecil yang sepi bertempat di tengah-tengah hutan, jauh ke pemukiman penduduk?! “Ini adalah rumah tempat ayah dan bibimu menghabiskan masa kecilnya, dan juga tempat pertama di mana Ibu merasa diterima.” Benar, itu adalah rumah yang sempat ditinggali oleh Qilistaria, sebuah rumah panggung yang luasnya dapat ditinggali oleh tiga, sampai lima orang sekaligus. Rumah yang ditinggalkan karena dijual, untuk menambah biaya pindah tempat tinggal ke kawasan yang lebih tenang, selepas kejadian tak mengenakan menimpa Qilistaria dulu. Derian kembali

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 89 - Ulang Tahun

    “Humm~!” Ryuuki merajuk. Dia mengerutkan keningnya dan menekuk bibir akibat merasa sebal. Anak itu berlaku cemberut untuk sekarang, dikarenakan sudah seminggu lamanya, … ia tak dapat berdekatan dengan sang ibu. Di mana, ia sudah dilarang untuk tidur bersama, dimandikan oleh ibunya, dan belajar di ruang kerja … secara tegas. “Ada apa, Tuan muda?” Berdiri di samping meja belajarnya yang kali ini kembali ke tempat asalnya ia biasa belajar, … adalah sang ajudan dari Duke, Estevan. Estevan yang berwajah cerah, bersikap riang, dan berhati lapang, … karena gajinya dinaikkan sebanyak dua kali lipat akibat sarannya terhadap sang Duke sangat efektif dan juga begitu membantu. Buktinya, Estevan bisa melihat dengan mata kepalanya sendiri saat ini. Yakni, sang Duchess kembali menaruh perhatian baru terhadap majikan utamanya. “Apa Anda kesulitan dengan sesuatu? Beritahu Saya!” seru Estevan sembari tersenyum lebar, yang entah mengapa terasa begitu mengesalkan di mata Ryuuki. “Kau tak perlu

  • Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk   Chapter 88 - Lelah

    “…?” Qilistaria memberanikan diri tuk sedikit menolehkan kepalanya ke belakang. Begitu ia menoleh seperti itu, dirinya pun langsung dipertemukan dengan wajah suaminya, Derian, yang menyorotkan netra merah menyala miliknya supaya memandang Qilistaria lamat-lamat. Manik mata yang seindah batu rubi itu berkontak mata dengan milik Qilistaria secara intens, seolah-olah … dirinya tengah memancarkan segenap perasaannya, hanya lewat lirikkan mata. “… H-hp!” Qilistaria mengulum bibir. Dia membelalakkan mata, dan spontan menahan nafas sewaktu menyadari kalau wajah Derian semakin mendekat. Bahkan, pangkal hidung mereka saja sempat bersinggungan untuk sebentar. Tak kuat dengan aksi yang membuat wajahnya jauh semakin memerah lagi, wanita berstatus ibu satu anak itu pun memejamkan matanya pasrah. Dia akan menerima apa pun yang hendak Derian berikan saat ini secara senang hati, dan dengan dada yang menggebu-gebu akibat jantung berdebar kencang. Namun, …. “Ughh! Minggir~!” SRUAK

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status