Share

Bab 528

Author: Aku Mau Minum Air
Dor! Seiring terdengarnya suara tembakan, sebuah peluru melesat ke dekat kaki Billy. Hal ini membuatnya terkejut hingga segera berhenti dan berkeringat dingin.

"Ka, ka, kamu ... kamu benar-benar berani menembak?" seru Billy yang terkejut dan emosi. Dia benar-benar tidak menyangka bahwa Bianca ternyata begitu kejam. Wanita itu beraninya menyerang pamannya sendiri. Jika peluru tadi sedikit meleset, kaki Billy kemungkinan telah patah.

"Paman Billy, lebih baik kamu jangan bertindak sembarangan," ancam Bianca dengan ekspresi dingin. Juno yang kesal sontak berseru, "Kurang ajar! Bianca, Billy adalah pamanmu. Kalau kamu melukainya tadi, itu benar-benar tindakan yang nggak beretika!"

"Aku nggak ingin melukai siapa pun, tapi kalian semua sebaiknya jangan memaksaku," ucap Bianca yang tak gentar. Juno yang tak bisa menahan amarahnya pun bertanya, "Kamu ... dasar anak durhaka! Apa kamu akan mengkhianati seluruh keluarga demi seorang gigolo?"

Keluarga Caonata memiliki aturan keluarga, di mana kepen
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2751

    Ignis tersenyum, lalu sama sekali tidak peduli lagi dan melangkah menyusul Gwyn. Namun, tepat saat dia hendak berbalik, dia seolah-olah merasakan sesuatu. Dengan gerakan yang nyaris tak terlihat, dia menoleh ke arah tempat Luther berada.Hati Luther sempat bergetar sejenak, tetapi ekspresinya sama sekali tidak berubah dan tetap tenang seperti sebelumnya. Pandangannya seolah-olah hanya melihat kawasan yang kacau itu secara kebetulan, lalu bergeser dan menatap kilau riak di permukaan danau. Reaksinya itu terlihat seperti pejalan biasa yang perhatiannya tersita oleh kejadian mendadak.Tatapan Ignis tertuju pada Luther tidak sampai setengah detik. Seorang pemuda yang terlihat biasa dengan pakaian sederhana, terkesan tenang, dan berdiri di tepi danau sambil menonton keributan. Baginya, Luther tidak ada bedanya dengan warga lain yang penasaran.Sudut bibir Ignis perlahan-lahan bergerak, lalu membentuk senyuman yang sulit dimengerti. Di balik senyuman itu, tersimpan rasa cuek, meremehkan dari

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2750

    Senyuman di wajah Gwyn langsung menghilang, ekspresinya yang tadinya manis dan polos pun langsung tertutup oleh hawa dingin. Dia perlahan-lahan mengangkat kepala dan menatap pria serta wanita itu dengan tatapan dingin, seolah-olah sedang melihat dua benda tak bernyawa. Udara di sekitar mereka pun seolah-olah membeku sejenak.Tepat saat tatapan Gwyn berubah seperti hendak melakukan sesuatu, tangan Ignis menepuk bahu Gwyn dengan lembut. Dia maju setengah langkah dan melindungi Gwyn di belakangnya. Setelah itu, dia terus menganggukkan kepalanya ke arah pasangan itu. "Maaf, maaf sekali. Adikku nggak sengaja, nggak melihat jalan. Benar-benar maaf karena sudah mengganggu kalian berdua."Sikap Ignis tulus dan nada bicaranya lembut, terlihat jelas berniat untuk meredakan masalah.Melihat pihak lawan sudah meminta maaf dengan sikap yang baik dan Ignis juga memiliki aura yang luar biasa, rasa kesal pria modis itu karena tertabrak pun agak mereda. Namun, mulutnya tetap tidak mau mengalah. "Lain k

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2749

    Beberapa hari berikutnya, krisis yang menimpa Grup Luca tidak langsung mereda hanya karena penjelasan dari Ariana.Meskipun Bianca untuk sementara menghentikan konfrontasi langsung, asap perang di medan bisnis masih terus menyelimuti.Sebagian besar klien dan pemasok yang telah "dibajak" masih memilih menunggu, seolah-olah ada tangan tak terlihat di balik layar yang mengendalikan situasi.Bianca pun mengerahkan seluruh kekuatan Keluarga Paliama untuk mulai melakukan penyelidikan balik.Dia tidak percaya ada konspirasi yang benar-benar sempurna. Jika memang ada pihak yang menyamar, membawa nama Keluarga Luandi untuk bertindak, mereka pasti akan meninggalkan jejak.Pada saat yang sama, dia juga meningkatkan frekuensi pertukaran informasi dengan Ariana.Walaupun di antara mereka masih ada ganjalan, ketika harus menghadapi musuh yang bersembunyi di balik bayang-bayang, kerja sama rapuh semacam ini terasa perlu.Sementara itu, atas desakan keras Bianca, Luther mulai menjalani kehidupan yang

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2748

    Saat ini, di kediaman Keluarga Luandi, di dalam sebuah ruang kerja klasik yang elegan.Sebagai raja dengan marga berbeda, Ernest secara pribadi menuangkan teh untuk dua orang muda di hadapannya.Suasana di sini sangat berbeda dengan bagian luar. Aura khas kediaman kerajaan berkurang, digantikan dengan sikap hati-hati dan sopan saat berhadapan dengan pihak yang berada di posisi lebih tinggi.Ignis tetap tanpa ekspresi. Terhadap keramahan Ernest, dia hanya mengangguk ringan.Sementara itu, Gwyn mengangkat cangkir teh, menghirup perlahan aromanya. Gerak-geriknya anggun, tetapi secara alami memancarkan jarak."Tehnya bagus," ujar Gwyn setelah menyesapnya, tampak cukup puas."Ini adalah teh spiritual pegunungan, sangat langka. Kalau kalian menyukainya, aku akan segera memerintahkan orang untuk menyiapkannya," kata Ernest sambil tersenyum."Raja Ernest nggak perlu terlalu sungkan," ujar Ignis sambil meletakkan cangkirnya dan langsung ke inti persoalan. "Waktu kami terbatas. Soal yang kami sa

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2747

    Setelah kembali ke perusahaan, Ariana duduk di kursi kantor yang lebar dan ujung jarinya mengetuk pelan permukaan meja yang licin. Di layar, terlihat jelas ringkasan laporan yang dikirim sekretarisnya tentang tekanan dari Grup Luca serta Keluarga Paliama di belakangnya sedang menyebar dengan cepat.Aura terdiam sejenak, lalu tidak ragu lagi dan segera meraih ponselnya. Dia menemukan nomor yang jarang sekali dihubunginya secara langsung padahal sudah lama dihafalnya di luar kepala, lalu menekannya.Setelah berdering beberapa kali, telepon tersambung dan terdengar suara Bianca dari seberang telepon. Suaranya sengaja dijaga terdengar tetap tenang, tetapi tetap tidak mampu menyembunyikan nada dingin dan tajamnya. "Bu Ariana? Benar-benar tamu langka. Kenapa? Mau pamer cara-cara kilat Kediaman Keluarga Luandi atau hanya ingin menikmati keadaanku yang sedang kewalahan?"Ariana tidak menanggapi sindiran dalam kata-kata Bianca dan langsung masuk ke inti persoalan. "Bianca, masalah yang dihadapi

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2746

    Benar! Ariana!Sekarang dia adalah putri angkat Ernest, sangat dipercaya olehnya, memegang hampir setengah kekuasaan keuangan kediaman Keluarga Luandi. Pengaruhnya di dunia bisnis dan kalangan elite terus meningkat dari hari ke hari.Dengan kekuasaan dan sumber daya Keluarga Luandi, jika benar-benar ingin menekan Grup Luca milik Bianca, itu sama sekali bukan hal yang sulit!Lantas, apa motifnya?Mata indah Bianca sedikit menyipit. Kilatan dingin melintas di dalamnya. Kemarin di restoran, dia benar-benar memamerkan kemesraan habis-habisan, membuat Ariana sangat kesal.Dengan sifat Ariana yang angkuh dan dingin, di permukaan mungkin dia tidak akan bereaksi. Namun, menyimpan dendam dan menggunakan cara-cara bisnis untuk menekan, membalas, serta mencoba mempermalukan dirinya jelas bukan hal yang mustahil. Bahkan, pihak lawan mungkin bukan sekadar membalas dendam, melainkan punya niat lain."Ariana, oh Ariana, tak kusangka kamu sekecil hati ini," gumam Bianca pelan. Ujung jarinya tanpa sada

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status