Share

Bab 378

Author: Len
Ronald melihat semua itu dengan penuh rasa syukur.

Keputusan yang diambilnya ternyata benar, dengan adanya Kayshila, cucunya bisa hidup dengan lebih baik.

"Cukup."

Setelah melihat cukup, Ronald melambaikan tangan, "Kalian cepat pergi, aku ingin tidur sebentar."

"Baik, Kakek, istirahat yang baik. Kami akan datang lagi besok."

"Baik."

Pasangan muda itu meninggalkan rumah sakit dan kembali ke Morris Bay.

Kayshila bisa beristirahat, tetapi Zenith masih belum bisa. Dia harus pergi ke kantor untuk menangani beberapa hal penting yang tertunda dalam dua hari terakhir.

Sebelum pergi, dia berpesan kepada Kayshila.

"Jangan membaca buku hari ini, istirahat yang baik. Malam ini aku akan pulang lebih awal dan menemanimu makan."

"Hmm, baik."

Setelah Zenith pergi, Kayshila patuh, mengganti pakaian dan langsung tidur.

Saat terbangun, hampir pukul lima, matahari terbenam di ufuk.

Ponsel berdering.

Kayshila menguap dan menjawab, "Halo."

"Nyonya Edsel."

Itu adalah perawat dari rumah sakit bersalin swas
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 379

    Dia langsung mengakui begitu saja?Kayshila sangat terkejut.Zenith bukanlah tipe pria yang sering membicarakan cinta, jadi jika dia bisa mengakui dengan begitu blak-blakan, berarti gadis ini bukan sembarangan.Rasa ingin tahunya mendorongnya untuk bertanya, "Siapa dia?"Kemudian, serangkaian pertanyaan muncul."Apa aku mengenalnya? Atau, apakah mungkin aku pernah bertemu dengannya?"Aneh, selama dia menikah dengan Zenith beberapa waktu, tetapi belum pernah melihat ada wanita lain di sampingnya selain Tavia."Kayshila."Zenith memeluknya, tersenyum dengan sedikit putus asa."Jangan tanya lagi.""Tidak boleh bertanya?" Kayshila menusukkan jarinya ke dada Zenith, "Jangan pelit, ceritakan saja.""Baiklah."Zenith dengan enggan menggenggam tangan kecilnya yang gelisah."Dia berbeda, Kayshila, kamu akan marah."Eh? Kayshila tertegun sejenak, lalu tertawa, "Cinta sejati, ya?""Ya."Sekali lagi, Zenith mengangguk.Jantung Kayshila berdebar, tidak bisa dipastikan apakah dia marah, tetapi dia s

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 380

    Setelah bersiap-siap, Kayshila menyiapkan sarapan dan makan malam dalam satu porsi, lalu membawa tasnya keluar.Setelah keluar, dia melihat Brivan tersenyum lebar padanya. "Kayshila, selamat pagi.""Kakak Kedua bilang, ke depannya aku harus mengikutimu setiap kali keluar."Brivan tersenyum ceria, "Tenang saja, aku tidak akan mengganggumu. Anggap saja aku sebagai sopirmu, selain itu, aku hampir tidak akan muncul di hadapanmu."Hal ini sudah dikatakan Zenith padanya sebelumnya.Kayshila tersenyum dan mengangguk, "Kalau begitu, maaf merepotkanmu.""Tidak masalah, ayo naik.""Baik."Setelah tiba di rumah sakit, Kayshila menuju ke bagian rawat jalan untuk menggantikan Nardi.Setelah mengambil alih, dia sibuk selama dua jam penuh sampai tidak ada waktu untuk minum air.Setelah memeriksa pasien ini, Kayshila mencetak rekam medis dan menyerahkannya kepada pasien."Silakan datang untuk pemeriksaan ulang sesuai waktu yang tertera di atas.""Terima kasih, Dokter.""Pasien berikutnya …"Pintu ruan

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 381

    Jam enam sore, selesai memeriksa semua daftar pasien yang datang.Daftar pasien Nardi jumlahnya terbatas, hanya beberapa orang saja dalam sehari.Saat Brivan masuk, Kayshila sudah selesai cuci tangan dan ganti baju."Terima kasih banyak sudah menungguku seharian, aku sudah boleh pulang sekarang.""Kayshila, tidak usah buru-buru, Kakak Kedua bilang dia akan segera tiba."Hm?Kayshila pun terkejut sejenak, tanpa disadari dia pun tersenyum."Dia mau datang ya?" kata Kayshila dengan suara pelan dan halus, sambil duduk. "Kalau begitu aku menunggunya sebentar."Dua puluh menit kemudian, Zenith pun tiba."Kakak Kedua."Sambil mengangguk, Zenith langsung berjalan ke arah Kayshila."Kamu sudah datang ?" kata Kayshila tersenyum sambil meletakkan buku yang dipegang."Mana yang terluka ?""Kaki mana yang terluka?" tanya Zenith lagi dengan posisi setengah berjongkok di depan Kayshila, sambil meraba-raba kakinya, dan hampir mengangkat ujung roknya."Hei!" kata Kayshila segera menahannya."Hm

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 382

    "!"Dalam sejenak, Zenith tidak yakin apakah dia lebih senang atau lebih terkejut.Tanpa disadari, dia bertanya balik, "Benaran?"Kayshila malah terlihat santai, sambil tersenyum lega, "Benar, kenapa harus bohong padamu. Kamu adalah suamiku, aku menyukaimu, apakah itu tidak boleh?"Alasannya masuk akal, tapi Zenith masih merasa semua ini tidak nyata.Setelah berpikir sejenak, Zenith berkata, "Kalau dibandingkan dengan Cedric?"Dia ingat, belum lama sebelum ini, saat mabuk di malam itu.Kayshila menjemputnya, dan pernah bilang kalau untuk kedepannya dia tidak akan pernah mencintai seseorang seperti dia mencintai Cedric ...Sekarang, apakah dia masih berpikiran seperti itu?Dan Kayshila terdiam, bagaimana dia bisa menjawabnya? Perlakuan dia terhadap Zenith dan Cedric tentu saja berbeda, dan juga tidak akan pernah sama.Tapi ...Belum sempat menjawab, pelayan mengetuk pintu."CEO Edsel, Nyonya Edsel, bolehkah kami menyajikan makanannya sekarang?"Kayshila menghela nafas lega, "

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 383

    "Tavia, ini isyarat dari Sutradara Kean. Kamu sekarang masih terlibat dalam filmnya, dan ke depannya kamu masih harus bergantung padanya!"Lina tidak peduli dengan Tavia, dia merasa Zenith juga mendengar, jadi dia langsung berbicara."CEO Edsel, awalnya Andalah yang membawa Tavia masuk ke dalam drama Sutradara Kean. Anda juga tahu, dalam dunia ini, biasanya yang tinggi diangkat dan yang rendah diinjak.""Sekarang di kalangan orang-orang industri, semua orang membicarakan bahwa kamu sudah menikah, dan dukungan Tavia sudah tidak ada lagi. Hari ini adalah premier film Sutradara Kean dia ingin kamu datang untuk memberi dukungan, juga ingin menguji seberapa besar dukunganmu. Jika kamu tidak datang ..."Lina merasa sangat cemas, sambil memohon."Itu sama saja dengan mempermalukan Tavia di depan umum!""Cukup!"Di ujung telepon, Tavia hendak ingin mengambil paksa telepon Lina, "Udah selesai ngomongnya?"Lina tidak peduli, "CEO Edsel, Tavia tidak ingin merepotkan Anda lagi, bagaimana d

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 384

    Lihat saja apa yang akan terjadi nanti, mungkin tidak perlu infus lagi setelah ini."Oh."Setelah mendengar itu, ekspresi emosi wajah Dokter Wandy perlahan mereda, "Sudah diskusi kan? Oke kalau begitu, aku akan infus dan memasukkan tiga kali, lalu kita lihat dulu hasilnya.""Terima kasih Dok."Sambil menulis resep, Dokter Wandy sambil mengoceh."Lain kali, minta CEO Edsel datang menemanimu. Jangan dikira anak yang ada di dalam kandunganmu ini tidak tahu apa-apa, dia akan tumbuh lebih baik kalau ayah dan ibunya memiliki hubungan yang baik.""Baik, aku mendengarkanmu." kata Kayshila sambil tersenyum dan mengangguk.Dia berpikir, saat pulang nanti malam, dia akan memberitahukan masalah ini kepada Zenith, dan lain kali mereka harus bisa datang bersama.Setelah pemeriksaan, waktu belum terlalu malam.Kayshila menyarankan, "Jeanet, ayo kita makan di luar, aku ingin sekali makan hot pot hari ini.""Oke."Jeanet tidak menolaknya, "Sekalian saja, kita nonton film bersama.""Oke begit

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 385

    "Ha? Itu kan Zenith." Jeanet berkata, "Film ini, dia investornya? Dia tidak menemanimu periksa kandungan, karena ini?" "Sepertinya ... iya."Kayshila menjawab dengan samar-samar, sebenarnya mengenai urusan bisnisnya, dia sama sekali tidak tahu apa-apa.Urusan yang harus dia lakukan hari ini, sepertinya memang urusan sebagai investor di film ini.Tapi kemudian, kenyataan menamparnya dengan keras.Karena, tepat di belakang Zenith, adalah Tavia."!" reaksi pertama Jeanet, tanpa sadar dia melihat ke arah Kayshila."Tavia? Ada dia di film ini?""Tidak tahu." Senyuman Kayshila membeku. Film ini dipilihnya sembarangan, dia bahkan tidak memperhatikan siapa saja para pemainnya.Jadi, alasan Zenith datang malam karena apa?"Tunggu, aku cek dulu."Jeanet mengeluarkan ponselnya, dan mulai Google."Menyeberangi Sungai …"Tidak ada nama Tavia dalam daftar pemain utama di film itu, tapi ada pengenalan khusus."Pengenalan khusus?"Jeanet mengerutkan kening, dan bergumam, "Sudah k

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 386

    "Zenith."Belum sempat berbicara dua kalimat, Tavia mengejar mereka dan berdiri sejajar dengan Zenith.Sekilas, seolah-olah mereka adalah pasangan."Nyonya Edsel."Tavia berlari menghampiri, nafasnya sedikit terengah-engah.Dia tersenyum canggung, "Kamu datang untuk menonton film? Seharusnya aku menyimpan dua tiket untukmu sebelumnya jika tahu kamu akan datang …"Tanpa menunggu dia selesai berbicara, Kayshila bertindak seolah-olah dia tidak ada, dan langsung melihat ke arah Jeanet."Jeanet, ayo kita pergi.""Oh, oke ..."Tavia merasa sangat canggung karena diabaikan, dan hanya bisa tersenyum kaku pada Zenith."Zenith, sepertinya istrimu terlihat kesal, apa aku ada salah bicara?""Tidak ada."Zenith mengernyit dan menggelengkan kepala, lalu meraih pergelangan tangan Kayshila.Kayshila melirik, dengan nada perintah. "Lepaskan."Zenith memang tidak akan melepaskan tangannya, alisnya terkerut erat, "Urusanku sudah selesai di sini, ayo kita pulang bersama.""Oh ya?"Kayshila

Latest chapter

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 1676

    Setelah keluar dari rumah sakit, sikap Zenith terhadap Kayshila jadi jauh lebih hati-hati.Awalnya hari ini dia berniat pergi ke kantor, tapi sekarang malah tidak ingin pergi sama sekali."Kayshila, hari ini kamu mau ngapain? Aku temani semuanya, boleh ya?""Boleh." Kayshila paham maksudnya dan tidak menolak.Keduanya berjalan melewati lobi poliklinik, menuju ke luar.Tiba-tiba, Kayshila berhenti melangkah, pandangannya terpaku pada satu arah."Kayshila?" Zenith mengira dia merasa tidak enak badan, "Kenapa?""Oh …" Kayshila melirik padanya, "Lihat seseorang yang aku kenal. Kamu juga kenal.""Oh ya?"Zenith mengikuti arah pandangannya. Di loket pendaftaran mandiri, yang paling akhir dalam antrean adalah seorang perempuan."Siapa?" Zenith menyipitkan mata, berusaha mengingat."Hmm?" Kayshila menatapnya sambil tertawa, "Nggak ingat? Aktingnya sih meyakinkan.""Bukan begitu … aku beneran nggak inget. Siapa sih?""Udah deh, cukup ya."Kayshila melotot manja, "Orang itu pernah ada hubungan s

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 1675

    Dua bulan kemudian.Pagi-pagi sekali, Zenith sudah bangun.Dengan langkah ringan dan hati-hati, ia turun ke bawah, masuk ke ruang makan, dan mulai menyiapkan sarapan untuk Kayshila.Sejak sebulan yang lalu, Kayshila mulai mengalami gejala mual karena kehamilan.Apa pun yang dimakan pasti dimuntahkan, bahkan kadang-kadang hanya minum air pun bisa membuatnya mual.Nafsu makannya menurun drastis. Setiap kali ditanya, jawabannya selalu, “nggak lapar”.Padahal di rumah ada chef masakan barat dan Indo, ditambah lagi ada Bibi Maya yang ahli masak.Kalau saja dia sedikit saja bilang ingin makan sesuatu, langsung bisa disajikan di depan matanya.Tapi mulutnya sangat pilih-pilih dan hanya mau makan masakan buatan Zenith.Jadinya, setiap kali ada waktu, Zenith pasti turun tangan sendiri.Apalagi soal sarapan, sudah pasti jadi tanggung jawab dia sepenuhnya.Di dapur, Bibi Maya melihat dia masuk, langsung menyapa sambil tersenyum, "Tuan Muda Zenith sudah bangun? Semua bahan sudah saya siapkan.""Ya

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 1674

    Perjalanan ke Toronto kali ini benar-benar penuh dengan kebahagiaan. …Delapan bulan kemudian, Jeanet melahirkan seorang bayi laki-laki di Rumah Sakit Santa.Bayi besar dengan berat 3,9 kg.Cucu pertama di Keluarga Gaby, dan cucu bungsu di Keluarga Wint. Sejak lahir, ia sudah bagaikan terlahir dengan sendok emas di mulutnya.Karena kondisi tubuhnya, Jeanet tidak memilih melahirkan secara normal, melainkan melalui operasi caesar.Farnley ikut masuk ke ruang operasi. Awalnya dia menunggu di ruang persiapan, lalu setelah bayinya lahir, barulah ia masuk ke ruang operasi.Ia mengganti pakaian isolasi, mengenakan sarung tangan, lalu menerima gunting dari dokter untuk memotong tali pusar yang menghubungkan anak dan ibunya.Setelah itu, ia menggendong bayinya dan menghampiri Jeanet, memeluk ibu dan anak sekaligus."Jeanet, kamu sudah sangat berjuang."Jeanet tersenyum, "Hmm."Begitu keluar dari ruang operasi, Jeanet dipindahkan ke kamar rawat. Farnley menjaganya sepanjang malam tanpa beranjak

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 1673

    "Apa maksudnya?" Jeanet sempat tertegun.Adriena cemas, "Aku tanya, kamu jawab saja!""Sepertinya ... bulan lalu?" Jeanet mencoba menghitung."Aduh!" Adriena tertawa sambil menangis, "Anak ini! Hubungan kalian begini, sudah sekian lama nggak haid, kamu nggak ada rasa curiga sedikit pun?""Aku ..." Jeanet menggeleng polos, "Sejak sembuh dari sakit, datang bulanku memang nggak teratur.""Tapi nggak sampai se-nggak teratur ini juga!"Adriena melirik Farnley, "Kamu percaya nggak, dia muntah-muntah kayak gitu gara-gara kamu!""Hah?" Jeanet kaget, "Masa sih?""Kenapa nggak?"Adriena tertawa geli, "Kalian anak muda memang kurang pengalaman! Kalau pasangan itu hubungannya dekat banget, ceweknya hamil, cowoknya bisa ikut-ikutan muntah!"Sambil mendorong mereka, dia berkata, "Masih bengong aja? Cepat ke rumah sakit, periksa dulu!""Oh ..."Begitu sampai rumah sakit dan hasilnya keluar, semua pun terdiam."Apa aku bilang?" Adriena membaca laporan medis sambil tersenyum lebar, "Benar kan, kamu ham

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 1672

    Azka yang bertubuh tinggi dengan mudah mengangkat Jannice di atas bahunya, ke mana pun pergi, Jannice tak perlu berjalan sedikit pun.Jannice pun girang dan berteriak, "Aku milik tempat ini! Tempat ini bagaikan surga!"Ucapan itu terdengar oleh para orang dewasa, membuat mereka tak bisa menahan tawa.Seiring berjalannya waktu, para tamu pun datang satu per satu.Pernikahan pun tiba sesuai jadwal.Di taman tua yang klasik, hamparan karpet merah digelar. Azka kembali menggendong Kayshila, mengantarnya menuju pernikahan.Ia menyerahkan sang kakak kepada Zenith, "Kakak ipar, kakakku kuserahkan padamu."Pemuda itu kini berbicara jauh lebih lancar daripada dulu."Tenang saja." Zenith menerima mempelainya, di belakangnya ada Jannice dan Kevin sebagai flower boy dan flower girl, menaburkan kelopak bunga ke udara.Saat sesi lempar bunga, dengan teriakan Kayshila, "Aku lempar ya! Satu, dua, tiga!"Dia melemparkan buket bunga ke belakang.Buket itu terbang di udara, dan di tengah riuh para tamu,

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 1671

    Awalnya, niat Kayshila adalah untuk tidak menggelar pernikahan lagi.Namun, saat urusan ini jatuh ke tangan Adriena, ditambah lagi dengan Ron, pasangan suami istri ini memang merasa sangat bersalah kepada putri mereka. Dengan adanya kesempatan seperti ini, bagaimana mungkin mereka tidak memanfaatkannya sebaik mungkin?Dan juga, Ron dan Calista telah resmi bercerai setengah tahun lalu, dan keesokan harinya, Ron langsung mendaftarkan pernikahan dengan Adriena, menjadikan mereka pasangan sah secara hukum.Pertikaian yang telah berlangsung selama lebih dari dua puluh tahun itu akhirnya mencapai sebuah akhir.Setidaknya, bagi mereka, ini adalah akhir yang baik.Pernikahan mereka digelar dengan sangat megah. Para tokoh kalangan elite dari seluruh Kanada yang bisa hadir, datang semua.Ron akhirnya bisa menegakkan kepala, menikahi perempuan yang telah dicintainya sejak muda, dan kini akhirnya ia bisa berdiri di sisinya secara sah.Dalam pernikahan itu, Kayshila dan Zenith mengambil cuti dan da

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 1670

    "Baik, aku mengerti."Setelah menutup telepon, Kayshila berdiri di hadapan Zenith. Mata Zenith sedikit memerah, suaranya tenang namun terdengar datar."Dia sudah pergi."Kayshila memejamkan mata sejenak, tak mengatakan apa pun. Dia hanya melangkah maju dan memeluknya.Dia bisa merasakan tubuh Zenith sedikit gemetar.Di saat seperti ini, hatinya pasti sangat terluka, ya?Kini, tampak jelas bahwa yang paling patut dibenci adalah Gordon dan Morica. Hidup Jeromi bisa dibilang penuh dengan ketidakberuntungan.Akhir hidupnya yang seperti itu seolah-olah membuat seluruh perjalanan hidupnya di dunia ini menjadi sia-sia.Kayshila menepuk-nepuk punggung Zenith dengan lembut. "Adakan pemakaman yang layak untuknya. Iringi dia ke peristirahatan terakhirnya dengan baik.""Mm." Zenith mengangguk dengan suara serak.Meski berniat menggelar pemakaman yang layak, pada kenyataannya tak banyak orang yang hadir.Selama beberapa tahun terakhir, Jeromi tinggal di Toronto dan tak memiliki banyak teman. Dia me

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 1669

    Jeromi perlahan membuka mulut, menatap langit-langit, "Aku ini hidupnya pendek. Tapi sejujurnya, aku sudah lama merasa cukup dengan hidup ini.""Bagiku, sejak meninggalkan Jakarta, meninggalkan kamu, ibu, dan kakek … setiap hari setelahnya terasa lebih menyiksa daripada mati."Suasana dalam ruangan sunyi senyap.Kayshila diam-diam menggenggam tangan Zenith.Orang bilang, ketika seseorang menjelang ajal, kata-katanya menjadi tulus.Kalau dulu Jeromi mengucapkan kalimat seperti ini, orang mungkin akan curiga, apakah dia hanya sedang berpura-pura.Tapi melihat kondisinya sekarang … apa gunanya berpura-pura lagi?Sudah terlihat jelas, dia benar-benar sedang sangat menderita.Jeromi melanjutkan, "Satu-satunya keinginanku dalam hidup ini adalah kembali ke Jakarta, kembali ke sisi Ibu …"Ia perlahan menoleh ke arah Zenith, "Zenith, kumohon padamu, bawalah aku pulang, bolehkah?"Bibir Zenith menegang, hatinya terasa perih dan sesak.Pria di hadapannya ini dulu adalah saudara kandungnya, tapi j

  • Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai   Bab 1668

    Mereka tidak perlu mengkhawatirkan apa pun, bahkan untuk mengurus Jannice pun sudah tidak diperlukan lagi.Paman Kevin sangat menyayangi keponakan perempuannya, dan ia sering mengajaknya bermain keliling seluruh area perkebunan.Tahun itu, saat mereka datang, Toronto sedang berada dalam musim dingin. Namun kini, musim semi telah tiba, bunga-bunga bermekaran, taman terlihat sangat indah, sangat cocok untuk anak-anak bermain.Memasuki bulan April, Toronto akan berganti ke musim panas, yang akan berlangsung hingga Oktober. Pada saat itu, perkebunan akan terlihat secantik lukisan cat minyak.Adriena pun mengusulkan, "Kayshila, bagaimana kalau nanti acara reuni kalian diadakan di sini saja?"Semakin dipikir, ia merasa ide itu sangat masuk akal."Tempatnya luas, kalian juga hanya mengundang kerabat dan teman dekat saja, pasti cukup untuk menampung semua. Kota Azka juga dekat dari sini, jadi kalau mau menjemput orang juga mudah. Momen ini langka, kalian kakak-beradik bisa berkumpul kembali."

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status