공유

Pengaduan Ayna

작가: Sayonk
last update 최신 업데이트: 2025-02-08 16:52:24

Bibi Rohya merasa tidak nyaman dengan ucapan Ayna. Dia takut Giselle sakit hati karena Andreas selama ini tidak tau keberadaannya. “Non Ayna, apa sebaiknya kita main di luar saja?”

Ayna melirik Bi Rohya. Wanita itu lembut padanya namun ia sudah tidak menyukainya setelah mengetahui bahwa wanita itu melayani anak rahasia papanya. “Aku tidak mau. Aku mau boneka ini.” Dia mengambil boneka di atas tempat tidur Giselle.

“Jangan ambil boneka ini. Ini hadiah dari Bunda.” Giselle mengambil boneka itu dari tangan Ayna. Boneka ini adalah boneka kesayangannya. Ibunya memberikannya sewaktu ia masih ulang tahun satu tahun dan ibunya sendiri yang menceritakannya sehingga ia sangat menyayangi boneka itu.

Ayna kesal, hanya sebuah boneka saja Giselle tidak mau membaginya. “Ini hanya boneka.” Ayna menarik dengan kasar hingga salah satu kaki boneka beruang itu sobek.

Giselle mengepalkan tangannya. Dia tidak suka dengan sikapnya dan kesombongannya. “Apa yang kamu lakukan? Kamu merusak barang ku.” Dia men
이 책을 계속 무료로 읽어보세요.
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

관련 챕터

  • Benih Rahasia Mantan Suami   Aku Istri Mu sedangkan Dia Mantan Istri Mu

    Di mobil, Ayna memancungkan bibirnya, ia sangat kesal pada ayahnya yang seenaknya saja memintanya untuk minta maaf padahal ia tidak salah apa-apa. “Kenapa Papa menyuruh Ayna untuk minta maaf.” Rasa tidak terima di hatinya belum puas.Andreas berusaha untuk tidak mengkasari Ayna karena ia tahu mereka masih kecil. “Ayna, jelas Giselle marah karena kamu tidak menuruti permintaannya. Benda berharga pasti tidak akan di berikan pada siapa pun Ayna.”“Aku hanya meminjamnya.” Selorohnya. Andreas melirik Ayna. “Papa tau Ayna, Papa paham kamu ingin meminjam. Ayna apa kamu pernah mengatakan kalau Papa lebih menyayangi mu pada Giselle? Papa juga menyayangi Giselle. Papa tidak akan mengurangi kasih sayang Papa pada mu. Giselle putri Papa.”“Apa karena Ayna bukan putri Papa?” Tanya Ayna menatap lekat Andreas. Andreas menghentikan mobilnya di tepi jalan. Dia menggenggam tangan Ayna. “Bukan Sayang, Ayna juga putri Papa. Akan tetapi, Giselle juga putri Papa. Ayna harus menerimanya. Besok Ayna harus

    최신 업데이트 : 2025-02-09
  • Benih Rahasia Mantan Suami   Tidak Berharap

    Setelah perdebatan itu, Andreas memilih untuk pergi meninggalkan Ayna dan Amira di restorant. Dia memilih mencari hadiah sebagai permintaan maafnya pada Naina. "Kamu lihat Ayna, Papa mu pergi begitu saja. Kalau kamu kalah saing dengan Giselle. Kita benar-benar akan di tinggalkan." Ayna menatap tajam ke arah pintu. Ia sangat benvi pada Naina dan Giselle. Ia akan membuat mereka di benci oleh ayahnya. Dendam ini tidak akan pernah ia lupakan meski seumur hidup. "Giselle, aku akan balas dendam Ma." Ia sudah memikirkan untuk bertemu dengan Giselle lagi. Ia akan ikut Papanya dan berpura-pura meminta maaf. "Aku akan membuatnya mengerti, siapa dirinya dan siapa aku." Amira tersenyum puas, tidak semudah itu untuk melepaskan Andreas dan Naina bahagia di atas penderitaannya. "Aku puas dengan kegigihan mu Ayna." “Ayna katakan pada anak bernama Giselle itu. Ibunya seorang perebut suami orang.” Ayna mengangguk sambil menatap Amira seolah tatapan itu bagaikan bara api. “Baik Ma, aku akan m

    최신 업데이트 : 2025-02-10
  • Benih Rahasia Mantan Suami   Andreas Berbohong

    Naina tersenyum melihat Giselle bermain boneka dengan Andreas. Kadang Andreas menggelitiki Giselle hingga Giselle tertawa lebar. Sebagai seorang ibu ia tidak pernah melihat Giselle tertawa seperti saat ini. "Giselle, ternyata seorang anak yang membutuhkan sosok ayah juga tidak bisa berbohong." Ia mengusap kedua lengannya dengan menyilang. Dia merasakan kesejukan di bawah pohon mangga. Bibi Rohya melihat dari jauh pun menghampirinya. "Non Giselle begitu senang." Dia melihat betapa ayah dan anak itu begitu bahagia. Giselle tidak mau mengalah dan menyerang balik Andreas dengan bonekanya. "Bibi aku begitu khawatir." Bibi Rohya tersenyum, selama ada dirinya Amira atau siapa pun tak akan bisa menyakiti Naina. "Jangan takut, aku akan melindungi mu." Andreas melihat Naina dari jauh tersenyum. Dia memeluk Giselle dan mencium pipinya. Anak yang dulunya ia abaikan kini tumbuh tanpa kasih sayang darinya. Ia merasa bersalah pada Giselle. Ia berharap Giselle mau memaafkannya. "Giselle apa

    최신 업데이트 : 2025-02-13
  • Benih Rahasia Mantan Suami   Ibu Mu Saja Bisa Di Tinggalkan

    Andreas, Naina dan Giselle mereka meluangkan waktu berama. Giselle menggenggam tangan Naina dan Andreas. Terlihat mereka seperti sepasang suami istri yang harmonis. Sebuah keluarga yang tidak ada badainya namun pada kenyataannya badai terus menghampiri mereka. "Ayah aku lapar." Tanpa terasa sudah siang dan kini sudah waktunya makan siang. Giselle melihat perutnya. Andreas merasa gemas, dia meraih tubuh Giselle dan menggendongnya, mencium pipi gembulnya. "Maafkan Ayah, Ayah melupakannya karena asik berama Giselle dan bunda. Ayo kita ke restorant." Ia melirik Naina dan menggenggam tangannya. Naina menoleh, melihat tangannya di genggam. Dia menarik tangan itu namun Andreas tidak melepaskannya hingga mereka tiba di mobil Andreas dan baru Andreas melepaskannya. Andreas membuka pintu mobil belakang untuk di masuki oleh Naina dan Giselle. Andreas menoleh ke belakang dan melihat putrinya dan wanita yang ia cintai bahagia. "Giselle bagaimana kalau kau ikut Ayah ke Jakarta. Kita aka

    최신 업데이트 : 2025-02-27
  • Benih Rahasia Mantan Suami   Mencium Kening Mantan Istri

    Andreas merasa senang melihat kedua putrinya yang tampak akur. Ia berpikir putrinya bisa di satukan dalam satu atap. "Hey Sayang kalian tampak akur." Ayna tersenyum dalam artian kelembutan seolah tidak terjadi apa pun. "Iya Pa tentu saja aku harus akur. Aku sudah menerima Giselle sebagai saudara ku begitupun dengan Giselle, iya kan Giselle?" Giselle mengangguk dan tersenyum tipis. Ia ingin menyuruh Andreas untuk menginap, tapi sepertinya ibunya tidak akan merasa nyaman. Padahal ia ingin menunjukkan pada Ayna. Sebenarnya ia merasa bosan. "Hah ....""Kenapa Sayang?" tanya Andreas merasakan helaan nafas berat pada Giselle. "Apa kamu lelah?""Aku lelah, aku akan beristirahat." Giselle pun turun dari sofa dan masuk ke kamarnya. Dia membaringkan tubuhnya.Naina melirik Giselle tadi membuatnya ingin secepatnya mengusir Andreas dan Amira. "Kapan kalian pergi? aku merasa lelah."Andreas merasa enggan untuk pergi, ia ingin menginap di rumah Naina. "Boleh aku menginap?"Ayna mengangkat wajahn

    최신 업데이트 : 2025-03-20
  • Benih Rahasia Mantan Suami   Berjanji Dalam Hidupnya

    Andreas dan Amira langsung bungkam, mereka saling membuang wajah. Bagi Andreas bertengkar di depan anak-anak bukanlah waktu yang tepat. Ia tidak ingin meninggalkan kenangan buruk pada Ayna. Mereka tidak mengeluarkan kata sedikit pun sampai tiba di sebuah hotel. Dia mengantarkan Amira dan Ayna tepat di depan hotel. "Papa tidak mau masuk?" Ayna menggenggam tangan Andreas. Ia tidak ingin meninggalkan Andreas pada Giselle. "Papa akan pergi pada Giselle?" "Tidak, Papa tidak akan pergi. Papa akan tidur di tempat lain. Jadi Ayna tidurlah bersama dengan Mama." Andreas memeluk Ayna sebelum pergi meninggalkannya. Saat ini ia tidak mungkin bersama dengan Amira karena akan menimbulkan kesalahpahaman bagi hubungannya dengan Giselle dan Naina. "Apa Naina sudah tidur?" Andreas kembali ke rumah Naina hanya ingin melihat keadaan mereka. "Tuan datang lagi? masuklah." Bibi Rohya mempersilahkan Andreas masuk. Dia berlalu untuk membuatkan kopi hangat. Andreas melihat sekelilingnya dan

    최신 업데이트 : 2025-03-21
  • Benih Rahasia Mantan Suami   Resmi Bercerai

    Andreas Merasakan kebahagiaan bersama dengan Naina dan Giselle. Ia tidak ingin kehilangan kebahagian. Ia memutuskan untuk berpisah dengan Amira secepatnya. "Nai, aku akan kembali ke Jakarta. Aku akan mengurus perceraian ku."Naina mengabaikan ucapan Andreas. Yah, dia tidak peduli. Ia berpikir berteman saja dengan Andreas demi anak-anaknya. Pertengkaran juga tidak baik untuk anaknya. Andreas mengerti apa yang di pikirkan oleh Naina. Ia akan bersabar sampai wanita itu membuka hatinya.Mereka pun sarapan dengan suasana hangat. Giselle banyak berbicara dan Andreas meladeni putrinya dengan senyuman. Keluarga hangat itu seperti keluarga cemara yang hangat. “Sayang, Ayah kembali ke Jakarta dulu. Nanti Ayah akan kesini lagi menjenguk bunda dan Giselle.”Giselle mengerucutkan mulutnya, hatinya berubah tidak menerima. “Baiklah, tapi jemput aku dan bunda. Aku akan ikut Ayah ke Jakarta.”Naina mengerutkan keningnya. Giselle tidak membicarakan apa pun padanya. Ia tidak percaya anaknya mau ikut d

    최신 업데이트 : 2025-03-22
  • Benih Rahasia Mantan Suami   Papa Ingin Hidup Bahagia

    "Apa?!" Amira melebarkan kedua matanya. Seakan kedua kedua bola matanya akan keluar. Detak jantungnya berdetak lebih cepat di iringi rasa panas, bahkan kedua telinganya mendengarkan detak jantungnya itu. "Ini tidak mungkin. Kita tidak bisa bercerai. Kau tidak bisa meninggalkan ku." Andreas menyilangkan kakinya, ia muak dengan kebohongan Amira. "Apa kamu pikir aku betah dengan semua kebohongan mu Amira?" Amira menggeram, ia berlutu di kaki Andreas. "Aku mohon Andreas jangan membuang ku. Kasihan Ayna, dia membutuhkan kehadiran kita. Aku sudah setuju membawa Naina ke sini. Kita bisa hidup bersama." Andreas mendekatkan wajahnya ke wajah Amira. "Setelah semua kejadian di masa lalu. Apa kamu pikir aku akan mempercayai mu Amira?" Ia menoleh ke arah lain. "Aku tidak tau apa yang akan kamu rencanakan kebelakangnya. Jadi aku tidak akan mengambil resiko." "Ayna tidak akan setuju Andreas." Ia berusaha menghancurkan kebekuan hati Andreas agar mencair begitu menyebut nama Ayna. "Aku men

    최신 업데이트 : 2025-03-24

최신 챕터

  • Benih Rahasia Mantan Suami   Andreas Meninggalkan Rumah

    "Papa jahat! Papa tidak sayang pada Ayna." Teriak Ayna kemudian berlari ke kamarnya untuk menemui Amira. Amira menatap Ayna. Ia masih memiliki harapan selama Ayna bersamanya. Ia bisa mengekang Andreas hanya membuat Ayna yang menentang Andreas. "Ayna kita di perlakukan seperti ini karena wanita itu." “Benar Ma.” Ayna begitu benci pada wanita itu yang telah merusak kebahagiannya. Suatu saat nanti ia akan membalasnya. “Ayna akan membuat Giselle merasakannya.”Amira memeluk Ayna. “Kita bisa menjalaninya Sayang. Kita pergi bukan berarti kita mengalah pada wanita itu. Rumah ini, rumah kita. Bukan kita yang pergi, tapi mereka.” “Amira aku sudah membelikan rumah untuk mu dan Ayna kau ingin ikut dengan Papa atau Mama?” Tanya Andreas. Amira tidak mungkin melepaskan Ayna karena anak ini adalah kuncinya. “Biar aku saja yang merawat Ayna.” Dengan begitu ia masih bisa mengekang Andreas. “Aku akan ikut dengan Mama, Pa.” Ayna mengangkat wajahnya. “Tapi Pa biarkan kami tinggal di sini. Sekalipun

  • Benih Rahasia Mantan Suami   Papa Ingin Hidup Bahagia

    "Apa?!" Amira melebarkan kedua matanya. Seakan kedua kedua bola matanya akan keluar. Detak jantungnya berdetak lebih cepat di iringi rasa panas, bahkan kedua telinganya mendengarkan detak jantungnya itu. "Ini tidak mungkin. Kita tidak bisa bercerai. Kau tidak bisa meninggalkan ku." Andreas menyilangkan kakinya, ia muak dengan kebohongan Amira. "Apa kamu pikir aku betah dengan semua kebohongan mu Amira?" Amira menggeram, ia berlutu di kaki Andreas. "Aku mohon Andreas jangan membuang ku. Kasihan Ayna, dia membutuhkan kehadiran kita. Aku sudah setuju membawa Naina ke sini. Kita bisa hidup bersama." Andreas mendekatkan wajahnya ke wajah Amira. "Setelah semua kejadian di masa lalu. Apa kamu pikir aku akan mempercayai mu Amira?" Ia menoleh ke arah lain. "Aku tidak tau apa yang akan kamu rencanakan kebelakangnya. Jadi aku tidak akan mengambil resiko." "Ayna tidak akan setuju Andreas." Ia berusaha menghancurkan kebekuan hati Andreas agar mencair begitu menyebut nama Ayna. "Aku men

  • Benih Rahasia Mantan Suami   Resmi Bercerai

    Andreas Merasakan kebahagiaan bersama dengan Naina dan Giselle. Ia tidak ingin kehilangan kebahagian. Ia memutuskan untuk berpisah dengan Amira secepatnya. "Nai, aku akan kembali ke Jakarta. Aku akan mengurus perceraian ku."Naina mengabaikan ucapan Andreas. Yah, dia tidak peduli. Ia berpikir berteman saja dengan Andreas demi anak-anaknya. Pertengkaran juga tidak baik untuk anaknya. Andreas mengerti apa yang di pikirkan oleh Naina. Ia akan bersabar sampai wanita itu membuka hatinya.Mereka pun sarapan dengan suasana hangat. Giselle banyak berbicara dan Andreas meladeni putrinya dengan senyuman. Keluarga hangat itu seperti keluarga cemara yang hangat. “Sayang, Ayah kembali ke Jakarta dulu. Nanti Ayah akan kesini lagi menjenguk bunda dan Giselle.”Giselle mengerucutkan mulutnya, hatinya berubah tidak menerima. “Baiklah, tapi jemput aku dan bunda. Aku akan ikut Ayah ke Jakarta.”Naina mengerutkan keningnya. Giselle tidak membicarakan apa pun padanya. Ia tidak percaya anaknya mau ikut d

  • Benih Rahasia Mantan Suami   Berjanji Dalam Hidupnya

    Andreas dan Amira langsung bungkam, mereka saling membuang wajah. Bagi Andreas bertengkar di depan anak-anak bukanlah waktu yang tepat. Ia tidak ingin meninggalkan kenangan buruk pada Ayna. Mereka tidak mengeluarkan kata sedikit pun sampai tiba di sebuah hotel. Dia mengantarkan Amira dan Ayna tepat di depan hotel. "Papa tidak mau masuk?" Ayna menggenggam tangan Andreas. Ia tidak ingin meninggalkan Andreas pada Giselle. "Papa akan pergi pada Giselle?" "Tidak, Papa tidak akan pergi. Papa akan tidur di tempat lain. Jadi Ayna tidurlah bersama dengan Mama." Andreas memeluk Ayna sebelum pergi meninggalkannya. Saat ini ia tidak mungkin bersama dengan Amira karena akan menimbulkan kesalahpahaman bagi hubungannya dengan Giselle dan Naina. "Apa Naina sudah tidur?" Andreas kembali ke rumah Naina hanya ingin melihat keadaan mereka. "Tuan datang lagi? masuklah." Bibi Rohya mempersilahkan Andreas masuk. Dia berlalu untuk membuatkan kopi hangat. Andreas melihat sekelilingnya dan

  • Benih Rahasia Mantan Suami   Mencium Kening Mantan Istri

    Andreas merasa senang melihat kedua putrinya yang tampak akur. Ia berpikir putrinya bisa di satukan dalam satu atap. "Hey Sayang kalian tampak akur." Ayna tersenyum dalam artian kelembutan seolah tidak terjadi apa pun. "Iya Pa tentu saja aku harus akur. Aku sudah menerima Giselle sebagai saudara ku begitupun dengan Giselle, iya kan Giselle?" Giselle mengangguk dan tersenyum tipis. Ia ingin menyuruh Andreas untuk menginap, tapi sepertinya ibunya tidak akan merasa nyaman. Padahal ia ingin menunjukkan pada Ayna. Sebenarnya ia merasa bosan. "Hah ....""Kenapa Sayang?" tanya Andreas merasakan helaan nafas berat pada Giselle. "Apa kamu lelah?""Aku lelah, aku akan beristirahat." Giselle pun turun dari sofa dan masuk ke kamarnya. Dia membaringkan tubuhnya.Naina melirik Giselle tadi membuatnya ingin secepatnya mengusir Andreas dan Amira. "Kapan kalian pergi? aku merasa lelah."Andreas merasa enggan untuk pergi, ia ingin menginap di rumah Naina. "Boleh aku menginap?"Ayna mengangkat wajahn

  • Benih Rahasia Mantan Suami   Ibu Mu Saja Bisa Di Tinggalkan

    Andreas, Naina dan Giselle mereka meluangkan waktu berama. Giselle menggenggam tangan Naina dan Andreas. Terlihat mereka seperti sepasang suami istri yang harmonis. Sebuah keluarga yang tidak ada badainya namun pada kenyataannya badai terus menghampiri mereka. "Ayah aku lapar." Tanpa terasa sudah siang dan kini sudah waktunya makan siang. Giselle melihat perutnya. Andreas merasa gemas, dia meraih tubuh Giselle dan menggendongnya, mencium pipi gembulnya. "Maafkan Ayah, Ayah melupakannya karena asik berama Giselle dan bunda. Ayo kita ke restorant." Ia melirik Naina dan menggenggam tangannya. Naina menoleh, melihat tangannya di genggam. Dia menarik tangan itu namun Andreas tidak melepaskannya hingga mereka tiba di mobil Andreas dan baru Andreas melepaskannya. Andreas membuka pintu mobil belakang untuk di masuki oleh Naina dan Giselle. Andreas menoleh ke belakang dan melihat putrinya dan wanita yang ia cintai bahagia. "Giselle bagaimana kalau kau ikut Ayah ke Jakarta. Kita aka

  • Benih Rahasia Mantan Suami   Andreas Berbohong

    Naina tersenyum melihat Giselle bermain boneka dengan Andreas. Kadang Andreas menggelitiki Giselle hingga Giselle tertawa lebar. Sebagai seorang ibu ia tidak pernah melihat Giselle tertawa seperti saat ini. "Giselle, ternyata seorang anak yang membutuhkan sosok ayah juga tidak bisa berbohong." Ia mengusap kedua lengannya dengan menyilang. Dia merasakan kesejukan di bawah pohon mangga. Bibi Rohya melihat dari jauh pun menghampirinya. "Non Giselle begitu senang." Dia melihat betapa ayah dan anak itu begitu bahagia. Giselle tidak mau mengalah dan menyerang balik Andreas dengan bonekanya. "Bibi aku begitu khawatir." Bibi Rohya tersenyum, selama ada dirinya Amira atau siapa pun tak akan bisa menyakiti Naina. "Jangan takut, aku akan melindungi mu." Andreas melihat Naina dari jauh tersenyum. Dia memeluk Giselle dan mencium pipinya. Anak yang dulunya ia abaikan kini tumbuh tanpa kasih sayang darinya. Ia merasa bersalah pada Giselle. Ia berharap Giselle mau memaafkannya. "Giselle apa

  • Benih Rahasia Mantan Suami   Tidak Berharap

    Setelah perdebatan itu, Andreas memilih untuk pergi meninggalkan Ayna dan Amira di restorant. Dia memilih mencari hadiah sebagai permintaan maafnya pada Naina. "Kamu lihat Ayna, Papa mu pergi begitu saja. Kalau kamu kalah saing dengan Giselle. Kita benar-benar akan di tinggalkan." Ayna menatap tajam ke arah pintu. Ia sangat benvi pada Naina dan Giselle. Ia akan membuat mereka di benci oleh ayahnya. Dendam ini tidak akan pernah ia lupakan meski seumur hidup. "Giselle, aku akan balas dendam Ma." Ia sudah memikirkan untuk bertemu dengan Giselle lagi. Ia akan ikut Papanya dan berpura-pura meminta maaf. "Aku akan membuatnya mengerti, siapa dirinya dan siapa aku." Amira tersenyum puas, tidak semudah itu untuk melepaskan Andreas dan Naina bahagia di atas penderitaannya. "Aku puas dengan kegigihan mu Ayna." “Ayna katakan pada anak bernama Giselle itu. Ibunya seorang perebut suami orang.” Ayna mengangguk sambil menatap Amira seolah tatapan itu bagaikan bara api. “Baik Ma, aku akan m

  • Benih Rahasia Mantan Suami   Aku Istri Mu sedangkan Dia Mantan Istri Mu

    Di mobil, Ayna memancungkan bibirnya, ia sangat kesal pada ayahnya yang seenaknya saja memintanya untuk minta maaf padahal ia tidak salah apa-apa. “Kenapa Papa menyuruh Ayna untuk minta maaf.” Rasa tidak terima di hatinya belum puas.Andreas berusaha untuk tidak mengkasari Ayna karena ia tahu mereka masih kecil. “Ayna, jelas Giselle marah karena kamu tidak menuruti permintaannya. Benda berharga pasti tidak akan di berikan pada siapa pun Ayna.”“Aku hanya meminjamnya.” Selorohnya. Andreas melirik Ayna. “Papa tau Ayna, Papa paham kamu ingin meminjam. Ayna apa kamu pernah mengatakan kalau Papa lebih menyayangi mu pada Giselle? Papa juga menyayangi Giselle. Papa tidak akan mengurangi kasih sayang Papa pada mu. Giselle putri Papa.”“Apa karena Ayna bukan putri Papa?” Tanya Ayna menatap lekat Andreas. Andreas menghentikan mobilnya di tepi jalan. Dia menggenggam tangan Ayna. “Bukan Sayang, Ayna juga putri Papa. Akan tetapi, Giselle juga putri Papa. Ayna harus menerimanya. Besok Ayna harus

좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 책을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 책을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status