Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
L'amour trop tard

L'amour trop tard

Lorsque je suis enceinte de six mois, ma petite sœur a un grave accident et a besoin d'urgence d'une transfusion sanguine. Après le groupage, je suis la seule à pouvoir la lui donner. Cependant, je suis tellement épuisée et amaigrie par des vomissements gravidiques que je suis obligée de refuser. Mais ma famille me force à me rendre dans la salle de transfusion. Avec un gros ventre, je suis impuissante à leur résister et je ne peux que demander de l'aide à mon mari. À ma grande surprise, il adopte une attitude indifférente. « Tu es en bonne santé, le don de sang ne t'affectera pas, Hélène est différente, elle a un bel avenir, nous ne pouvons pas la laisser avoir des regrets. » Après la transfusion, je tombe dans les pommes dans la salle, après avoir repris mes esprits, la première chose que je fais est de réserver un avortement.
Baca
Tambahkan
Gairah sang Gadis

Gairah sang Gadis

Ibuku adalah seseorang dengan pemikiran konservatif. Demi mempertahankan kesucianku, dia sengaja memesan set bodysuit ketat untuk membungkus tubuhku. Lantaran takut aku akan diam-diam membukanya di sekolah, dia bahkan mengikatnya dengan lima karet gelang dengan keadaan disimpul mati. Hanya saja, bahan pakaian ini terlalu kasar. Suatu bagian di tubuhku tergesek hingga terasa sangat gatal. Jadi, sejak kecil aku pun sudah bisa memuaskan diriku sendiri. Perlahan-lahan, cara ini sudah tidak ampuh lagi. Pada akhirnya, aku sampai ke tahap tidak bisa duduk dan berdiri dengan tenang. Aku menangis mengatakan kepada ibuku bahwa aku sakit, berharap dia tidak memaksaku untuk mengenakan pakaian ini lagi. Aku juga ingin dia membawaku berobat. Alhasil, ibuku hanya memarahiku. Dia mengatakan aku ingin mencoba untuk berhubungan. Demi meredakannya, aku mulai memasukkan banyak barang besar di dalam pakaian. Saat aku dewasa, ibuku meninggal akibat kecelakaan mobil. Akhirnya aku juga bisa terlepas dari pakaian sialan itu. Anehnya, setelah aku melepaskannya, aku bukannya merasa nyaman, malah merasa semakin tidak nyaman.
Baca
Tambahkan
Aku, Pemilik Tubuh yang Dihancurkan!

Aku, Pemilik Tubuh yang Dihancurkan!

Demi menyelamatkan cinta lamanya, Johansen membeli jenazah perempuan yang tidak utuh dari pasar gelap. Dia sendiri yang mengambil ginjal dari tubuh jenazah itu dan memberikannya kepada cinta lamanya. Untuk menghindari pengejaran dari polisi, dia membuang jenazah itu ke dalam kolam yang berisi cairan asam untuk menghancurkan bukti. Hanya saja, dia tidak tahu bahwa pemilik tubuh tersebut adalah aku.
Baca
Tambahkan
Dead on His First Love's Death Anniversary

Dead on His First Love's Death Anniversary

On my birthday, Connor Simpson's first love jumped off a building due to depression. She died on the spot. Connor blamed everything on me. I never celebrated my birthday again after she died. After the murderer electrocuted me for more than ten hours, they forced me to call Connor. "Connor, it's my 25th birthday today. Can you come over and spend time with me?" However, Connor did not notice anything unusual. His voice was laced with venomous iciness. "Clarisse Winter, Audrey wouldn't have died if it weren't for you. How dare you ask me to celebrate your birthday? If only you were the one who died." I heard him coaxing a woman on the other end just before he hung up on me. That low and gentle tone was what I loved to hear the most in the past. That night, the murderer cut my body into countless pieces, packed them in bags, and threw them in front of the police station. Connor was summoned back overnight. He spent two days and two nights piecing together the body parts, but he did not realize that the dead person was the wife that he hated the most.
Baca
Tambahkan
Tak Lagi Menua Bersama

Tak Lagi Menua Bersama

Saat aku pergi ke rumah sakit untuk memeriksa apakah percobaan bayi tabung keempatku berhasil, aku melihat Erwin Sentosa yang katanya sedang dinas luar kota, dengan hati-hati menopang seorang gadis muda dan cantik keluar dari departemen kebidanan. Perut gadis itu membesar, tampak sudah hampir melahirkan. Erwin hanya terlihat panik sesaat, lalu segera melindungi gadis itu di belakang tubuhnya. “Jennie, Keluarga Sentosa butuh seorang anak untuk meneruskan garis keturunan. Setelah anak ini lahir, kita akan kembali seperti dulu.” Nada suaranya yang tegas terdengar jelas di telingaku. Aku tersenyum dan mengangguk menyetujuinya. Di tengah tatapan terkejutnya, aku diam-diam menyembunyikan hasil pemeriksaanku. Di hari gadis itu melahirkan, aku meninggalkan surat perceraian… dan pergi dari hidupnya untuk selamanya.
Cerita Pendek · Romansa
9.960.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Melepas Cintaku Demi Cintamu

Melepas Cintaku Demi Cintamu

"Rena, aku akan selalu mencintaimu!" desah Jeremy tak tertahankan. Tepat saat dia hampir mencapai klimaks, ponselnya tiba-tiba bergetar. Dalam kondisi seperti itu, tentu saja dia mengabaikannya. Namun tak lama kemudian, layar ponselnya menyala. Begitu Jeremy melihat nama yang tertera, tubuhnya langsung menegang. Rena mendengarnya mengangkat telepon dan berkata, "Halo?" Di tengah sunyinya malam, suara dari ponsel terdengar sangat jelas, "Jeremy, kamu tahu nggak ... Nadia ...." Jeremy buru-buru memotongnya dengan suara rendah dalam bahasa asing, "Kecilkan suaramu, ini bukan waktu yang tepat." Lawan bicaranya langsung berganti bahasa, tetapi suaranya tetap terdengar keras, "Hasil pemeriksaan rumah sakit sudah keluar. Nadia kena kanker stadium akhir. Hidupnya tinggal sebulan! Dia ingin jadi istrimu. Kamu bisa nggak kabulkan keinginan terakhirnya sebelum dia pergi?" Ekspresi Jeremy langsung berubah drastis. "Apa?! Tunggu aku!" Setelah menutup telepon, dia menoleh ke Rena dan berkata dengan lembut, "Rena, aku ada urusan penting, harus keluar sebentar. Kamu istirahat saja dulu, nanti aku segera balik." Tanpa menunggu jawaban darinya, Jeremy buru-buru pergi untuk bersih-bersih dan mengganti pakaian. Dia meninggalkan rumah tanpa menoleh sedikit pun. Sesaat kemudian, layar ponsel Rena menyala. Ternyata pesan dari Nadia. [ Rena, kamu kalah. Dari dulu aku sudah bilang, Jeremy itu milikku. ] Tepat di bawahnya, ada pesan lain yang dikirim tiga hari lalu. [ Kalau aku kena kanker, menurutmu Jeremy bakal ninggalin kamu buat datang ke aku nggak? Aku yakin dia pasti datang. ] Tatapan Rena perlahan terangkat dari layar ponsel ke arah pintu kamar yang masih terbuka. Jeremy tidak tahu, dia sudah lama belajar bahasa asing itu. Seluruh percakapan tadi, didengar dan dipahaminya dengan jelas. Sejenak kemudian, wajah Rena menyunggingkan senyuman yang begitu pahit dan menyedihkan. "Iya ... aku memang kalah ...."
Baca
Tambahkan
Reinkarnasi Dewa Perang

Reinkarnasi Dewa Perang

Jiwangga seorang dewa perang yang telah menapaki jalan yang penuh duri, dari awal seorang manusia biasa hingga mengalahkan seorang raja iblis di alam surgawi. Suatu momen, ia di khianati oleh mantan rekannya yang ada di alam surgawi, mereka mengeroyok Sang Dewa Perang. Akan tetapi, murid yang ia besarkan sejak kecil menusuknya dari belakang ketika melawan para penduduk alam surgawi. Kini, roh nya telah bereinkarnasi ketubuh seorang pelayan yang melayani perguruan di alam fana. Bagaimana Jiwangga kembali menapaki jalan sekali lagi menjadi seorang dewa?
Zaman Kuno
104.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Die drei Wünsche meines Alphas

Die drei Wünsche meines Alphas

Nachdem meine Zwillingsschwester Harper gestorben war, hasste mich mein Alpha-Gefährte zehn lange Jahre. Ein ganzes Jahrzehnt lang war ich seine Luna, und ich versuchte auf jede erdenkliche Weise, gut zu ihm zu sein. Eines Tages sagte er zu mir: „Wenn du mich wirklich um jeden Preis zufriedenstellen willst, dann stirb doch einfach.“ Als also ein Lastwagen auf mich zuraste, rührte ich mich keinen Zentimeter. Ich hätte niemals erwartet, dass Noah mich im letzten Moment zur Seite stoßen würde, um mich zu retten. Er wurde dabei schwer verletzt. Kurz bevor er starb, sah er mich an und flüsterte: „Charlotte, wenn ich dir nie begegnet wäre, wäre alles besser gewesen.“ Zu Noahs Beerdigung kamen alle Ältesten und sämtliche Mitglieder des Rudels. „Ich hätte Noah Harper als seine Luna wählen lassen sollen. Ich bereue es, ihn damals gezwungen zu haben, dich zu nehmen. Du hast ihn getötet!“ Noahs Mutter war von Trauer überwältigt. Auch Noahs Vater sagte: „Weißt du eigentlich, dass Noah dir dreimal das Leben gerettet hat? Er war ein so gutherziger Alpha. Warum bist nicht du gestorben?“ Alle auf der Beerdigung starrten mich voller Vorwürfe an. Am Ende wurde ich von der Trauerfeier hinausgeworfen, verloren und völlig verzweifelt. Drei Jahre später kehrte ich mithilfe einer Hexe durch ihren Zauber in die Vergangenheit zurück. Dieses Mal hatte ich eine Entscheidung getroffen. Ganz gleich, was passiert: Ich würde niemals wieder Noahs Luna werden.
Baca
Tambahkan
You Left Me to Die, I'll Leave You to Cry

You Left Me to Die, I'll Leave You to Cry

In the split second when the research lab explodes, my boyfriend, Thomas Bastion, dashes to Melody Harper, who is standing furthest from the blast zone. He shields her from the impact with his own body. When the sounds of the explosion stop, the first thing he does is carry Melody to the hospital. I'm lying on the floor. My body is covered in fresh blood, but he doesn't spare a single glance at me. Thomas has taken care of Melody for the past 18 years. His heart is filled with nothing but her. There's no space for anyone else. I only survived because my colleagues rushed me to the hospital. When I am discharged from the ICU, I call my teacher, Louis Carpenter. Both my eyes are swollen from how much I've been crying. "Mr. Carpenter, I've made up my mind. I'm willing to join you for the confidential research. It's fine if we have to leave in one month. I don't care that I'll be unable to contact anyone for the next five years." The wedding ceremony that I have been dreaming of is supposed to take place in a month's time. However, I no longer want to get married.
Baca
Tambahkan
Ich war keine Niemand

Ich war keine Niemand

An dem Tag, an dem ich unsere Gefährtenregistrierung beantragen wollte, ließ mein Freund Ogg mich vor dem Büro für Wolfsangelegenheiten hinauswerfen. Dann betrat er es an der Seite seiner Kindheitsliebe Hailey. Er sah mich fassungslos am Boden sitzen, ohne mit der Wimper zu zucken. „Haileys Kind braucht den Status im A-Rudel. Sobald wir die Gefährtenregistrierung aufgelöst haben, werde ich dich heiraten.“ Alle dachten, ich als treue Törin würde noch einen weiteren Monat willenlos auf ihn warten. Schließlich hatte ich bereits sieben Jahre auf ihn gewartet. Doch in jener Nacht tat ich etwas Unerwartetes: Ich willigte in die von meinen Eltern arrangierte Ehe ein und reiste stillschweigend zum L-Rudel ab. Ich verschwand vollständig aus seiner Welt. Drei Jahre später kehrte ich in mein altes Territorium zurück, um meine Familie zu besuchen. Mein Gefährte, inzwischen der Lykan-Vorsitzende, hatte eine dringende Ratssitzung. Daher schickte er einen Untergebenen, um mich vom Flughafen abzuholen. Ich hätte nie gedacht, dass ich dort Ogg wiedersehen würde. Sein Blick fiel sofort auf das Armband an meinem Handgelenk. „Ist das nicht diese billige Fälschung des Armbands, für das der Lykan-Vorsitzende Raven zwei Millionen Dollar für seine Gefährtin ersteigert hat? Dass du nach all den Jahren so oberflächlich geworden bist…“ „Jetzt ist aber genug mit dem Theater. Komm zurück. Haileys Kind ist jetzt im Schulalter, also kümmerst du dich um den Schulweg.“ Ich strich mit den Fingern über das Armband an meinem Handgelenk. Er hatte keine Ahnung, dass es das billigste unter all den Armbändern war, die Raven mir geschenkt hatte.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
4243444546
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status