Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

Aku meninggal pada hari pernikahanku dengan Bradley. Karena aku tak kunjung tiba, dia marah besar dan menikahi Michelle, sahabat masa kecilnya. Di depan semua orang, dia menyatakan dengan lantang, "Beatrice berselingkuh sebelum menikah dan telah mengundurkan diri dari pertunangan!" Ibuku hancur oleh fitnah itu. Dia mengalami serangan jantung di tempat dan meninggal dunia. Namun dia lupa bahwa demi membela Michelle, dialah yang melukai lenganku dengan pisau dan mengurungku di ruang bawah tanah selama sepuluh hari sepuluh malam. Aku memohon dengan segala cara, tetapi yang kudapat darinya hanyalah kata-kata dingin. "Tetaplah di sini beberapa hari, rasakan sendiri penderitaan yang kamu timbulkan pada Michelle! Sekalian hancurkan niat jahatmu!" Namun, ketika dia akhirnya menemukan jasadku yang telah membusuk dan dimakan belatung, dia menjadi gila.
Maikling Kwento · Romansa
5.4K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Istri Kedua Tuan Abraham

Istri Kedua Tuan Abraham

Karena permintaan istrinya yang sedang sakit keras Abraham Wijaya, terpaksa meminta pembantunya menjadi istri kedua. "Tolong menikahlah dengan saya, Jihan agar Mikhaela bisa tenang di saat-saat terakhirnya. Apa pun yang kau minta akan kupenuhi. Setelah dia pergi, kau bebas melakukan apa saja!" ratap Abraham. Awalnya Jihan menolak. Namun, dia ingin balas Budi pada sang majikan dan menikah dengan kesepakatan yang mereka buat. Namun, Abraham mulai berubah setelah istri keduanya hamil. Membuat api cemburu pada istri pertama, sehingga Mikhaela meminta Jihan pergi dari kehidupan mereka selamanya. Lantas, akankah Jihan pergi dengan keadaan hamil? Atau tetap bertahan. Karena, susah mencintai sang suami?
Rumah Tangga
104.4K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
A Amiga que Roubou o Esperma Mestiço

A Amiga que Roubou o Esperma Mestiço

Minha melhor amiga, Gabriela Nunes, que insiste no celibato, pegou o esperma que eu tinha escolhido para mim quando me acompanhava na clínica de fertilização. Naquele momento, eu soube que ela também tinha renascido. Na vida passada, eu quis ter um bebê de etnia mista, então fiz fertilização in vitro. Gabriela na época me ridicularizou por estar criando um filho de um estrangeiro, e disse que eu era uma idiota completa. Mal eu sabia que, meio mês depois, eu seria levada para a família real de Nabiro. Acontece que o esperma que eu tinha escolhido era de um príncipe de Nabiro, com oito origens étnicas. Ele não só queria me fazer sua princesa, como também prometeu que nosso filho herdaria o trono. Eu e o bebê fomos valorizados por toda a família real, e as joias no meu corpo quase me esmagavam. Em contraste, Gabriela ofendeu parceiros de trabalho por se autoproclamar uma feminista extrema, foi demitida da empresa e expulsa da indústria. No 100º dia do meu filho, ela usou todas as suas economias para comprar uma passagem de avião para me procurar. Mas, quando eu fui recebê-la, ela jogou meu filho no chão, matando-o, e jogou ácido sulfúrico concentrado em mim. — Por que você tem tanta sorte? Você não merece, sua vadia! Quando abri os olhos novamente, eu voltei ao dia em que Gabriela me acompanhou à clínica de fertilização...
Read
Idagdag sa library
Calon Istri yang Melenyapkan Tubuhku

Calon Istri yang Melenyapkan Tubuhku

Calon istriku adalah dokter forensik. Aku adalah petugas polisi investigasi kriminal. Aku mencintainya dengan sepenuh jiwa dan raga, tetapi dia hanya peduli pada cinta pertamanya. Demi membantu cinta pertamanya lolos dari kejahatan, dia membantunya mengenyahkan bukti. Dia tidak tahu bahwa itu adalah tubuhku. Setelah tahu kebenarannya, dia pun hancur ....
Read
Idagdag sa library
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Hari ketika aku memutuskan untuk mendonorkan tubuhku untuk kajian ilmiah, keluargaku justru berkumpul mengelilingi adik angkatku, Halida, merayakan diterimanya dia dalam sebuah program perawatan eksperimental paling canggih. Seharusnya akulah yang menderita kanker otak. Tapi Halida menggunakan posisi suamiku, Zafran, di rumah sakit untuk menukar catatan medisnya yang sehat dengan diagnosis terminalku, merebut satu-satunya kesempatan yang kupunya untuk bertahan hidup. Dan bagian terburuknya, semua orang bersorak mendukungnya. Rasanya sakit sekali. Aku berusaha tetap kuat, sampai tanpa sengaja mendengar para perawat berbisik, "Bagus sekali Dokter Zafran bisa mengamankan tempat itu untuk Halida. Mereka bilang dia hanya punya tiga hari lagi." Jadi, dalam 72 jam terakhir hidupku, aku perlahan melepaskan segalanya. Ketika aku memberikan naskah asli novel-novelku yang sudah kutuang seluruh hati dan jiwaku kepada Halida, ayah dan saudaraku menatapku dengan senyum puas. Ketika Zafran memutuskan untuk memenuhi permintaan terakhir Halida dengan menikahinya, dia menyerahkan surat cerai padaku. Aku menandatanganinya tanpa ragu sedikit pun. Dia menghela napas dan memuji aku karena akhirnya bisa berpikir begitu rasional. Dan ketika akulah yang membujuk putri kami, Olivia untuk memanggil Halida Ibu, Olivia justru berseri-seri mengatakan bahwa ibu barunya adalah yang terbaik. "Jangan khawatir." Zafran menenangkanku. "Kami hanya menjaganya untuk sementara. Setelah dia tiada, semuanya akan kembali padamu." Aku memberikan pada Halida segalanya yang kupunya, persis seperti yang mereka mau. Lalu kenapa, ketika mereka akhirnya tahu semua ini hanyalah kebohongan kejam Halida, mereka datang padaku sambil menangis, berkata akulah yang mereka inginkan sejak awal?
Read
Idagdag sa library
Lighting up His Life with Regret

Lighting up His Life with Regret

Even after being married for three years, my husband treats me like a stranger. When I throw up blood from pregnancy complications, he's in the prayer room chanting for his foster sister, Yvie Springton. He accuses me of being dramatic. If Yvie so much as gets a headache, he drops everything and flies overseas to be by her side. When his parents are in critical condition after a car crash, I beg him to go see them one last time. But what does he do? He claims I'm cursing Yvie. When I go into early labor and cling to life after giving birth to our son, he posts a photo of his international boarding pass on social media. At his parents' funeral, he returns to the country with Yvie and demands I leave the marriage with nothing. The day our divorce finalizes, he holds a wedding ceremony with her. I bury his parents alone. Then, at an exclusive auction, dead set on winning the famous painting for Yvie, he offered a staggering price. Even his accounts are frozen. That's when he finally realizes he's been disowned by the Springton family. His eyes are bloodshot, and he's furious as he demands answers. I simply gesture for my lawyer to step forward. He says, "Mr. Springton, take a look at this will."
Maikling Kwento · Romance
3.9K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
His Mistake, My Freedom

His Mistake, My Freedom

My husband sponsored a poor female college student. While I was being dragged into an alley by a criminal, he was helping her pick out lingerie. While I was hospitalized with serious injuries, he used the money my mother left me to buy her a limited-edition handbag. I confronted him in a heated argument, but he accused me of being unreasonable. "I thought your injuries were so serious, but look—you didn’t even die! Besides, your money is my money. I’ll spend it however I want!"
Maikling Kwento · Romance
2.8K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Ganjaran Nafsu

Ganjaran Nafsu

Aku mati, tapi tidak mati total. Aku tidak tau bagaimana keadaanku sekarang, aku tidak perlu makan, ataupun tidur. Aku sadar, tapi tidak bisa menggerakkan tubuhku. Sekelilingku gelap gulita, tidak ada yang bisa kuajak bicara. Aku hampir gila! Aku tidak tau keadaan seperti ini berlangsung berapa lama. Ketika aku kira keadaan bakal terus begini, tiba-tiba terdengar suara ketukan.
Maikling Kwento · Gairah
4.1K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Luna sans lien, 99 rituels abandonnés

Luna sans lien, 99 rituels abandonnés

Pendant cinq ans, mon compagnon destiné, l'Alpha Kaël, et moi avons vécu 98 cérémonies de marquage. Et chaque fois, ses crocs s'arrêtaient juste avant de m'atteindre le cou. Tout ça parce que l'Oméga qu'il disait considérer « comme une sœur » s'évanouissait toujours au moment parfaitement choisi. Lors de la 99ᵉ cérémonie, cette Oméga s'est de nouveau « blessée ». « Je te jure que je terminerai le marquage la prochaine fois », a dit Kaël en soulevant l'autre louve dans ses bras, sans même me jeter un regard. J'ai alors brûlé la robe de Luna que j'avais portée 99 fois, puis j'ai remis ma robe royale de princesse du Royaume d'Ombrelune. Ensuite, j'ai brisé le lien du destin et je suis partie sans me retourner. Ce n'est qu'au moment où Kaël a été frappé par une douleur brûlante et qu'il m'a suppliée de revenir que le Chaman lui a dit froidement : « Elle est une vraie princesse. Et toi, tu n'as jamais été digne d'elle. »
Read
Idagdag sa library
Pesona Pria Bertopeng yang Memikat

Pesona Pria Bertopeng yang Memikat

Sejak hamil, suamiku tidak mau menyentuhku lagi. Sementara itu, hasrat dalam diriku makin besar. Setiap malam, pikiranku menjadi liar. Sampai suatu saat, seorang pria bertopeng menyelinap masuk ke rumahku.
Maikling Kwento · Romansa
5.2K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
PREV
1
...
3435363738
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status