Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Membungkam Nyinyiran Mertua Dan Tetangga Dengan Kesuksesan

Membungkam Nyinyiran Mertua Dan Tetangga Dengan Kesuksesan

Hubunganku, yang tidak direstui oleh Ibu dari suamiku. Ternyata, malah berdampak buruk, terhadap kehidupan rumah tanggaku. Aku, selalu dihina dan diremehkan oleh Ibu mertuaku. Bahkan, kata-kata pedas pun selalu keluar dari mulutnya. Ibu selalu membicarakan kejelekanku, kepada setiap orang. Bahkan, terkadang ia selalu melebih-lebihkannya. Sehingga, orang-orang selalu menilaiku, menantu tidak tahu diri. Selain Ibu, ada juga tetangga yang mulutnya selalu nyinyir, terhadapku. Dia selalu mencari celah buat menghinaku. Tetapi, semua penghinaan yang aku terima, baik dari Ibu mertua atau dari si tetangga. Berangsur menghilang, seiring berjalannya waktu. Karena, kini mereka tahu, kalau aku ini siapa, tanpa harus menunjukan siapa aku. Mau tau tentang kisahku ini, ayo cus baca! Jangan lupa subscribe, kasih komentar serta love di setiap babnya. Terima kasih.
Rumah Tangga
1050.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
L’épouse invisible

L’épouse invisible

Je suis mariée depuis huit ans à un avocat, mais il a toujours refusé de révéler publiquement que j'étais sa femme. Pire encore, il a interdit à notre fille de l'appeler « Papa ». Il avait, à maintes reprises, sacrifié les moments précieux avec notre fille pour courir après son premier amour. Il avait même pardonné à cette femme d'avoir blessé notre enfant... Déçue et le cœur brisé, j'ai décidé de divorcer, de partir et de disparaître à jamais de sa vie avec ma fille. Mais lui, il s'accrochait désespérément à notre mariage, me traquant comme une bête enragée. Trop tard : cette fois, ni ma fille ni moi ne reviendrions en arrière.
Baca
Tambahkan
Love Signed Away the One Hundredth Time

Love Signed Away the One Hundredth Time

When my family went bankrupt, I was drugged and sent to the bed of my childhood sweetheart, Craig Kennedy. From that night, he brought women home every evening, tossing a divorce agreement in my face. "Beg me, and I won't leave you." He stood above me, watching as I humbled myself to dust, pleading to preserve our marriage. He even ordered me to kneel in his office and massage the feet of his secretary, Lucia Langston. On the day the Moore Group needed ten million to survive, she blocked all my desperate calls for help. I waited 24 hours, watching my family's legacy collapse and my parents take their lives. Craig, with Lucia at his side, entered the house and threw the signed divorce agreement at me again. "You wanted money to save your family, didn't you? Beg me, and as long as I don't divorce you, no one will touch them." But I signed it with calm despair. "Don't bother. We no longer need your help."
Baca
Tambahkan
Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu. (Saat masa jaya orang tua telah habis). "Jadwal kontrol Bapak tiga hari lagi, kamu sudah dapat uang buat biaya rental mobil?" tanya Ibuku saat aku baru saja pulang. "Yusup usahain ya Bu, semoga ada rezekinya," jawabku. Sambil melepas jaket yang selalu menemaniku mencari rupiah. "Kalau gak ada ya udah, gak apa-apa. Paling Bapakmu teriak-teriak kalau lagi kumat karena obatnya habis!" ucap Ibu sambil berlalu pergi. Aku tahu Ibu pasti kecewa, lalu bagaimana lagi, aku sudah berusaha keras, dalam hati aku merasa gagal. Uang sebesar lima ratus ribu saja tidak mampu aku cari. Mungkin bagi orang lain tidak seberapa, tapi untukku yang hanya berprofesi sebagai ojek online uang lima ratus ribu sangatlah besar. Apalagi akhir-akhir ini orderan sangat sepi tidak seperti biasanya. Aku duduk termenung di atas sofa lusuh, mataku menatap tiga bingkai besar yang terpajang di dinding, foto ketiga Kakakku saat wisuda. Mereka terlihat sangat gagah dengan toga yang dipakainya
Urban
107.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Er weinte, als ich starb

Er weinte, als ich starb

Als ich Stück für Stück zerschnitten wurde, rief ich mit letzter Kraft meinen Bruder – Lukas Sommer an. Gerade als mein Bewusstsein zu schwinden drohte, nahm er erst ab. Seine Stimme klang voller Unmut. „Was ist denn schon wieder?“ „Lukas, hilf mir ...“ Ich konnte nicht weiterreden, er unterbrach mich einfach. „Musstest du denn immer irgendwas haben? Ende des Monats war Lunas Volljährigkeitsfeier. Wenn du nicht gekommen wärst, hätte ich dich umgebracht!“ Dann legte er ohne zu zögern auf. Ich konnte den Schmerz nicht länger ertragen und schloss für immer die Augen. Tränen liefen mir noch über die Wangen. Lukas, du musstest mich nicht umbringen – ich war schon tot.
Baca
Tambahkan
Kisah Miris Suamiku dan Kekasihnya

Kisah Miris Suamiku dan Kekasihnya

Cinta pertama Jovin Liandra terdiagnosis mengidap penyakit HIV dalam pemeriksaannya di rumah sakit kami. Aku pun melanggar kode etik medis untuk memberi tahu masalah ini kepada Jovin. Jovin mengira aku sedang membohonginya. Dia bukan hanya memfitnahku mencelakai pasien hingga mati, bahkan membuatku dijatuhi hukuman. Kemudian, dia juga menaruh obat aborsi di dalam susuku. Gara-gara hal itu, kandunganku yang berusia delapan minggu mengalami pendarahan. Aku meminta pertolongan dari Jovin, tetapi dia malah menendangku. “Akhirnya nggak ada yang menghalangiku untuk bersama Selena.” Saat aku membuka mataku lagi, aku kembali ke hari di mana cinta pertamanya terdiagnosis penyakit HIV. Kali ini, aku tidak memberi tahu Jovin, bahkan mengajukan putus dengannya. Bagaimanapun juga, Jovin sangat mencintai cinta pertamanya. Aku mesti merestui mereka berdua.
Baca
Tambahkan
Mayat Berkepala Terbalik

Mayat Berkepala Terbalik

Elang Buana, kepala tim divisi kriminal yang tidak percaya hantu, dihadapkan pada kasus pembunuhan berantai dengan mayat korbannya berkepala terbalik. Saat berusaha memecahkan kasus tersebut, teror hantu berkepala terbalik membayanginya dan membuatnya percaya bahwa hantu itu ada. Siapa pelaku pembunuhan berantai itu? Manusia atau hantu?
Horor
485 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
The Realtor and My Fiancé

The Realtor and My Fiancé

While visiting a property development with my fiancé to buy our first home, I ran into a two-faced real estate agent.   She showered my fiancé with compliments, praising him for being young and successful enough to afford a Rolls-Royce.   Then, she suggested I was a fake socialite with a knockoff designer bag, implying that I was just using my charms to snag a free house.   When she found out the property was meant to be a marital home, her voice grew loud enough for everyone nearby to hear.   “I just think the sugar daddy who bought you those two properties last time treated you pretty well!” “Oh, wait. Miss Gwen, don’t you have several sugar daddies? Do they all know about each other?”   I chuckled. What she didn’t know was that my “sugar daddies” were my godfathers and I really was a socialite.   The kicker, though, was that my so-called wealthy fiancé wasn’t rich at all. In fact, he was just a scholarship student I had been financially supporting!
Baca
Tambahkan
Gone on My Sister's Death Anniversary

Gone on My Sister's Death Anniversary

I died beneath the Ferris wheel. The killer took a photo of the Ferris wheel and sent it to my mother. 'Mom, I want to ride the Ferris wheel with you too,' wrote the killer. In my mother's voice message, her tone was filled with hatred as she replied, "How dare you ask to ride the Ferris wheel with me when you killed your own sister? Why won't you just die?!" As she wished, I was dead. However, what she didn't know was that the one who killed me was my so-called dead sister.
Baca
Tambahkan
Après ma mort, il piétine mes cendres

Après ma mort, il piétine mes cendres

Le troisième jour après ma mort, Louis Richard a reçu un appel pour identifier le corps. Serrant une femme dans les bras, il a dit d'un ton désinvolte : « Je m’en fous. Appelle-moi après l’incinération. » Mon corps a été brûlé dans le crématorium. Une fois réduit en cendres, le personnel a de nouveau contacté Louis. Agacé, il a poussé un soupir : « Je vois. J’arrive. »
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3031323334
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status