Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Nakal di Perjalanan

Sentuhan Nakal di Perjalanan

Aku adalah seorang istri yang seksi. Namun, sejak suamiku impoten, dia tidak lagi mau bermesraan denganku. Suatu hari, saat aku naik bus, seorang pria tampan dan berotot mengangkat rokku, lalu mendekatiku dari belakang secara diam-diam...
Cerita Pendek · Gairah
26.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Konser yang lepas kendali

Konser yang lepas kendali

"Aku mohon, Kak. Berhenti, aku nggak kuat lagi." Di konser yang penuh sesak itu, seorang pria berdiri persis di belakangku dan terus menekan bokongku. Sialnya, hari ini aku pakai rok mini sebatas pantat, sedangkan di dalamnya cuma pakai celana dalam model thong. Pria itu bahkan mengangkat rokku dan menempel kuat pada pantatku. Suasana makin heboh, seseorang di depanku menabrakku sampai aku mundur selangkah. Tubuhku mendadak menegang, rasanya seperti ada sesuatu yang tiba-tiba masuk…
Cerita Pendek · Gairah
4.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Astaga, Gairahku Diketahuinya

Astaga, Gairahku Diketahuinya

Suasana hatiku sangat buruk akhir-akhir ini. Temanku menyarankan agar aku menemui dokter pengobatan tradisional. Namun, aku sama sekali tidak berani melakukannya, karena aku memiliki kecanduan dalam urusan seks. Aku mendengar bahwa dokter pengobatan tradisional bisa mengetahui hal semacam ini …. Hanya saja, kesehatanku makin memburuk, jadi aku harus pergi ke sana sendiri. Cara dokter pengobatan tradisional itu memandangku benar-benar berubah. "Kamu sudah sangat ingin disetubuhi, 'kan?" Dokter pengobatan tradisional itu membaringkanku di atas meja periksa. Dengan satu tangan, dia merobek celana dalamku yang basah ….
Cerita Pendek · Gairah
5.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Tangan pria itu menyusup ke dalam pakaianku, menyusuri punggungku yang halus dan dingin, bergerak perlahan seolah menelusuri setiap inci kulitku. Aku terdiam di pelukannya, tak berani bergerak sedikit pun. Di telingaku, suaranya yang dalam dan menggoda berbisik, "Katakan, apa kamu menginginkanku?" Saat itu, di kamar sebelah, sang majikan dan kekasihnya sedang berlatih "yoga berpasangan". Getar hasrat dalam diriku pun perlahan mulai tergugah! Aku rasa aku sudah kehilangan akal. Jangan-jangan aku juga ingin melakukan hal yang sama seperti mereka yang ada di kamar sebelah?
Cerita Pendek · Gairah
4.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
How to Settle?

How to Settle?

Infinity
"There Are THREE SIDES To Every Story. YOURS, HIS And The TRUTH."We both hold distaste for the other. We're both clouded by their own selfish nature. We're both playing the blame game. It won't end until someone admits defeat. Until someone decides to call it quits. But how would that ever happen? We're are just as stubborn as one another.Only one thing would change our resolution to one another. An Engagement. .......An excerpt -" To be honest I have no interest in you. ", he said coldly almost matching the demeanor I had for him, he still had a long way to go through before he could be on par with my hatred for him. He slid over to me a hot cup of coffee, it shook a little causing drops to land on the counter. I sighed, just the sight of it reminded me of the terrible banging in my head. Hangovers were the worst. We sat side by side in the kitchen, disinterest, and distaste for one another high. I could bet if it was a smell, it'd be pungent."I feel the same way. " I replied monotonously taking a sip of the hot liquid, feeling it burn my throat. I glanced his way, staring at his brown hair ruffled, at his dark captivating green eyes. I placed a hand on my lips remembering the intense scene that occurred last night. I swallowed hard. How? I thought. How could I be interested?I was in love with his brother.
Romance
103.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
IMPERFECT Maid

IMPERFECT Maid

Ethan Hollen had a lot going for himself, including the status of being a billionaire. He was set to marry the woman he was dating until he met Emma Cole and offered her a job as his live-in-maid and the person in charge of making his coffee. Things became stronger than caffeine when he fell for her, but his fiancee had zero intentions of becoming a woman scorned.
Romance
9.352.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Her, To Home

Her, To Home

He didn't stop when he reached her but leaned forward and kissed her hard, on the mouth. The air left her lungs. Maybe it was because it was her first kiss or because he had kissed her, she didn't know but her lungs were burning, her lips were on fire. She was one fire. It ended in a second. She stared at him with wide eyes as he stared back. His hand traced her forehead, nose, lips and then chin as it stopped on her throat. She knew, by God she knew he could feel her pulse, the heat on her cheeks. "I'm home." Dean Woodland left two years ago without a word or sound and now he is back to bring his belongings with him.
Romance
3.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Malam di Asrama Mahasiswa: Rahasia yang Tak Terucap

Malam di Asrama Mahasiswa: Rahasia yang Tak Terucap

Aku diam-diam tinggal di asrama kampus anakku. Tidak disangka, saat aku diam-diam menonton film dewasa di tengah malam, aku ketahuan oleh teman sekamarnya yang bertubuh kekar. Tubuhnya yang panas menindihku dengan kuat, dia meniupkan napas hangat ke telingaku. "Tante, ternyata suka hal-hal seperti ini, ya!" "Ti... tidak... hmm..."
Cerita Pendek · Gairah
3.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Anak Angkatku Tak Tahan

Anak Angkatku Tak Tahan

Aku adalah seorang istri dari keluarga kaya. Aku punya uang, wajah yang cantik, dan seorang anak angkat. Anak angkatku sangat perhatian, hanya saja belakangan ini dia mulai menunjukkan sikap yang aneh. Ada hawa posesif dalam sorot matanya saat melihatku. Saat aku sedang yoga, dia mulai berani menyentuhku, membuat hatiku jadi gundah. Pada akhirnya, dia tak bisa menahan diri. Dia memberiku segelas air yang ternyata sudah dicampur obat.
Cerita Pendek · Gairah
8.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Om Teman Masa Kecil Ayah

Om Teman Masa Kecil Ayah

Di dalam bus tidur saat perjalanan pulang di hari liburan, aku yang memang memiliki hasrat tinggi tidak tahan ingin memeluk boneka silikon khusus yang baru aku beli untuk memuaskan diri. Setelah kembali dari toilet, lampu bus sudah dimatikan dan seluruh kabin gelap gulita. Aku meraba-raba masuk ke dalam tirai ranjangku. "Jangan di sana. Kamu terlalu besar. Nanti rusak." Tanpa banyak bicara, pria itu mengangkat kakiku di bahunya. Benda panasnya yang besar menekan bagian intimku. Aku menggelengkan kepala tidak karuan, napasku tersengal-sengal, air mata dan liurku bercampur menjadi satu, menetes ke seluruh lantai. "Aku salah. Cepat masukkan." Benda keras itu langsung menusuk ke dalam. Aku sampai memutarkan bola mata karena terlalu nikmat. "Kalau terus dipegang, ini akan berakhir sampai penetrasi penuh."
Cerita Pendek · Gairah
7.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
89101112
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status