Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Khusnul Tikwati
Kalau aku jadi syakila, udah aku obra abrik pesta pertunangan kamil dan mengatakan pada tamu undangan kalau kamil cuma seorang pembohong dan penipu. biar tahu rasa ksluarga itu. lanjut ya ka. jangan lama² updatenya
Harun Zaki
sudah baca sampai selesai, tapi ceritanya masih menggantung. ada beberapa yang belum tuntas 1. bagaimana kelanjutan kasus yang menimpa Maharani dgn suaminya 2. kelanjutan keluarga Kamil 3. happy ending tokok utama dalam cerita ini
Baca Semua Ulasan
Indy Shinta
Halo, teman-teman. Selamat datang di novel terbaruku. Novel ini kubuat dalam rangka lomba menulis, dengan tema: "Haruskah Aku Menjadi yang Kedua." Tinggalkan jejak komentarmu ya... Yuk, dukung novel ini dg kasih vote :) Thx. Happy reading...
Indah Suwarni
aku kira sama Presdir lagi tapi balikan ke mantan ,kok aku kecewa ya......,padahal si Presdir red flag,aku berharap si anak cewek bukan anaknya Nathan .aku maraton baca ini. bagus kok alur nya.emosinya dapet.
Baca Semua Ulasan
Castle

Castle

Dia memiliki wajah yang serius namun tampak cerdas. Laki-laki ini menggunakan kacamata, menunjukkan bahwa dia mungkin memiliki pandangan yang kurang sempurna atau membutuhkan bantuan penglihatan. Kacamata tersebut mungkin memiliki bingkai yang sederhana dan terlihat profesional, memberikan kesan bahwa dia adalah seseorang yang pekerja keras dan fokus pada pekerjaannya.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
RUSAK

RUSAK

Ponsel jeleknya pasti akan mati Dingin mulai merayap ketika tetesan air hujan menembus bajunya. Jarak yang terlalu biasa ia tempuh kini terasa semakin jauh bahkan ketika Safa telah mempercepat langkahnya. GREPP Seseorang bertubuh besar menyergap tubuhnya dari arah belakang. Safa syok, ia merasakan tubuhnya tak bisa digerakkan. Hendak berteriak namun mulutnya dibekap dengan tangan. Seluruh fungsi anggota tubuhnya juga terkunci karena dekapan yang menyesakkan itu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

Khawatir Dita "Ma boleh ya kali ini aja," "Emang keburu kalo bawa mobil, biasanya jam segini macet mending kamu naik ojek online aja" kata Dita mengigat kalau jam segini sering macet. "Yaudah deh ma Cia berangkat dulu"pamit Cia sambil menyalimi mama nya lalu keluar rumah. Cia mengotak-atik ponselnya "aduh mana paket gaada segala" kesalnya sambil mengusap gusar kepalanya takut nanti telat malah di hukum.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
Memory

Memory

"Aku akan mengantarmu." "Saya ... bisa ...." "Jangan membantah! kamu ingin cepat sampai ke rumah sakit atau tidak!?" Aku bangkit berdiri, masuk ke mobil. Kami berdua sampai di rumah sakit menjelang pukul tiga. Rasa dingin yang menyergap tidak kupedulikan. Amanda sudah dipindahkan dari ruang gawat darurat ke ruang ICU. Mandala bilang Amanda kritis, ada luka parah di bagian wajah. Mobil yang mengantar Amanda pulang dari pesta menabrak pagar jalan bebas hambatan, membuat mobil terbalik dan terempas di pinggir jalan.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Hal penting apa emang yang mau kamu bahas sama aku? XavierAG (Nanti aja kita bahas langsung oke, aku balik kerja lagi ya. Jaga diri kamu baik-baik oke dan sampai bertemu di tanggal 08, Ocean)
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
FATED

FATED

“Chukkhae.” Aku memberikan selamat kepada Lee Dae, Kevin, dan juga Yoobin. Meskipun di luar aku terlihat gembira aku tetap merasa khawatir. Aku cukup terkejut ternyata yang berada di grade A lebih sedikit dari sebelumnya. Itu artinya kemungkinan akan ada yang dikeluarkan. “Selanjutnya grade B, ada Ahn Seungjae, Yang Seungbin, Park Hyunjae, Kim Chani, Zhen liu, dan Akira San.”
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Tubuh Helena kaku. Kakinya pun terasa sangat sulit digerakkan, seolah sedang tertancap paku besar. Isakan pilu seseorang di sampingnya membuat telinganya berdegung nyeri. Cairan bening dari matanya tanpa diinstruksi menetes kian deras. Ia sangat berharap, yang saat ini dilihatnya hanyalah sebuah mimpi buruk dalam tidurnya. Laki-laki yang tanpa pamrih menolongnya kini tengah terbaring sambil memejamkan matanya sangat rapat di atas brankar dengan tubuh dipenuhi kabel. Dokter mengatakan Wira koma karena cedera berat pada kepalanya akibat benturan keras.
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status