Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Indy Shinta
Halo, teman-teman. Selamat datang di novel terbaruku. Novel ini kubuat dalam rangka lomba menulis, dengan tema: "Haruskah Aku Menjadi yang Kedua." Tinggalkan jejak komentarmu ya... Yuk, dukung novel ini dg kasih vote :) Thx. Happy reading...
Indah Suwarni
aku kira sama Presdir lagi tapi balikan ke mantan ,kok aku kecewa ya......,padahal si Presdir red flag,aku berharap si anak cewek bukan anaknya Nathan .aku maraton baca ini. bagus kok alur nya.emosinya dapet.
Baca Semua Ulasan
Castle

Castle

Lucy Annestarick
Dia memiliki wajah yang serius namun tampak cerdas. Laki-laki ini menggunakan kacamata, menunjukkan bahwa dia mungkin memiliki pandangan yang kurang sempurna atau membutuhkan bantuan penglihatan. Kacamata tersebut mungkin memiliki bingkai yang sederhana dan terlihat profesional, memberikan kesan bahwa dia adalah seseorang yang pekerja keras dan fokus pada pekerjaannya.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
RUSAK

RUSAK

Ponsel jeleknya pasti akan mati Dingin mulai merayap ketika tetesan air hujan menembus bajunya. Jarak yang terlalu biasa ia tempuh kini terasa semakin jauh bahkan ketika Safa telah mempercepat langkahnya. GREPP Seseorang bertubuh besar menyergap tubuhnya dari arah belakang. Safa syok, ia merasakan tubuhnya tak bisa digerakkan. Hendak berteriak namun mulutnya dibekap dengan tangan. Seluruh fungsi anggota tubuhnya juga terkunci karena dekapan yang menyesakkan itu.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

Khawatir Dita "Ma boleh ya kali ini aja," "Emang keburu kalo bawa mobil, biasanya jam segini macet mending kamu naik ojek online aja" kata Dita mengigat kalau jam segini sering macet. "Yaudah deh ma Cia berangkat dulu"pamit Cia sambil menyalimi mama nya lalu keluar rumah. Cia mengotak-atik ponselnya "aduh mana paket gaada segala" kesalnya sambil mengusap gusar kepalanya takut nanti telat malah di hukum.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
Memory

Memory

"Aku akan mengantarmu." "Saya ... bisa ...." "Jangan membantah! kamu ingin cepat sampai ke rumah sakit atau tidak!?" Aku bangkit berdiri, masuk ke mobil. Kami berdua sampai di rumah sakit menjelang pukul tiga. Rasa dingin yang menyergap tidak kupedulikan. Amanda sudah dipindahkan dari ruang gawat darurat ke ruang ICU. Mandala bilang Amanda kritis, ada luka parah di bagian wajah. Mobil yang mengantar Amanda pulang dari pesta menabrak pagar jalan bebas hambatan, membuat mobil terbalik dan terempas di pinggir jalan.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Hal penting apa emang yang mau kamu bahas sama aku? XavierAG (Nanti aja kita bahas langsung oke, aku balik kerja lagi ya. Jaga diri kamu baik-baik oke dan sampai bertemu di tanggal 08, Ocean)
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
FATED

FATED

“Chukkhae.” Aku memberikan selamat kepada Lee Dae, Kevin, dan juga Yoobin. Meskipun di luar aku terlihat gembira aku tetap merasa khawatir. Aku cukup terkejut ternyata yang berada di grade A lebih sedikit dari sebelumnya. Itu artinya kemungkinan akan ada yang dikeluarkan. “Selanjutnya grade B, ada Ahn Seungjae, Yang Seungbin, Park Hyunjae, Kim Chani, Zhen liu, dan Akira San.”
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Tubuh Helena kaku. Kakinya pun terasa sangat sulit digerakkan, seolah sedang tertancap paku besar. Isakan pilu seseorang di sampingnya membuat telinganya berdegung nyeri. Cairan bening dari matanya tanpa diinstruksi menetes kian deras. Ia sangat berharap, yang saat ini dilihatnya hanyalah sebuah mimpi buruk dalam tidurnya. Laki-laki yang tanpa pamrih menolongnya kini tengah terbaring sambil memejamkan matanya sangat rapat di atas brankar dengan tubuh dipenuhi kabel. Dokter mengatakan Wira koma karena cedera berat pada kepalanya akibat benturan keras.
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
ABNORMAL

ABNORMAL

kata Yoga dengan suara yang serak, hatinya benar-benar terluka atas pengakuan dan pernyataan yang dikatakan oleh Liliana barusan. "Ibuku mengidap sebuah penyakit yang sangat mematikan, kami membutuhkan banyak uang, sekarang ibu sedang dirawat di Rumah Sakit mitra kesehatan, kamu boleh mengecek sendiri bagaimana kondisinya sekarang. Ibu berada di ruangan khusus penyakit kangker. Nama ibuku adalah Linda, kamu bisa mengeceknya, kalau begitu aku pergi dulu ya. Aku tidak bisa lama-lama, supir suamiku sudah menunggu di luar. Aku tidak mau membuat dia curiga," ucap Liliana sambil beranjak meninggalkan Yoga. Yoga langsung menarik tangan Liliana dan memeluk Liliana dari belakang, pria itu seolah tida
9.96.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai critical
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pernah merasa hidup seperti rollercoaster yang tiba-tiba berhenti di loop terbesar? 'Critical Eleven' mengingatkanku betapa rapuhnya manusia ketika dihadapkan pada momen-momen kritis yang menentukan nasib. Kisah Ale dan Anya bukan sekadar drama penerbangan, tapi metafora indah tentang bagaimana 11 menit sebelum kecelakaan bisa menjadi cermin seluruh hubungan manusia.

Yang paling menusuk adalah bagaimana mereka berdua, dengan segala kekurangan dan ketakutan, justru menemukan kekuatan dalam vulnerability. Aku belajar bahwa terkadang kita perlu dihempaskan badai dulu sebelum menyadari betapa berharganya orang yang selama ini berdiri di samping kita. Film ini seperti tamparan lembut yang bilang, 'Hey, manusia itu finite, jadi perlakukan setiap detik seperti critical eleven-mu sendiri.'

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status