Kata-kata pria jenggot membuat aku gemetaran, tatapan orang samping Chelsia juga penuh dengan kecurigaan.“Chelsia, apa wanita ini juga sekalian......”Hatiku merasa cemas, tapi Chelsia hanya mengangkat tangan dan menolak.“Tidak perlu peduliin kata-katanya, Salim itu hanya dengan keberuntungan makanya bisa naik kapal, tunggu kapal sudah sampai laut lepas, buang dia saja.”Mendengar suara Chelsia yang sangat tenang, membuatku semakin takut.Saat itu, apakah kakak naik ke kapal yang begini juga?Mau gimanapun, aku sudah berhasil menipunya.Tetapi, di saat aku baru mau menghela nafas lega, Chelsia yang sudah mau pergi, jalan ke arahku.“Jaga dirimu untuk tertib, jangan membuatkan masalah lagi, kali ini hanyalah orang yang tidak penting, lain kali belum tentu bisa seberuntung gini.”Suara Chelsia hanyalah aku dan dia yang bisa mendengarnya, aku tidak mengerti kenapa dia bilang sama aku gitu.Seperti menyadari sesuatu, tapi tidak membongkarnya.Tapi itu mungkin hanya ilusi aku.Aku sama se
Baca selengkapnya