The Unwanted Child

The Unwanted Child

last updateZuletzt aktualisiert : 05.03.2022
Von:  Elizabeth RoseLaufend
Sprache: English
goodnovel16goodnovel
10
4 Bewertungen. 4 Rezensionen
26Kapitel
9.9KAufrufe
Lesen
Zur Bibliothek hinzufügen

Teilen:  

Melden
Übersicht
Katalog
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN

Zusammenfassung

Hate to Love

Omega

Rogue

Tragedy

Age Gap

Werewolf

Weak to Strong

Hybrid

Mystery

Annalee Starling is a hybrid werewolf/witch who's parents die when she is five. She is taken to the Orion Pack were she is treated lower then an Omega, always reminded she is not a pack member. Hybrids are considered an abomination a disgrace to the supernatural world. She doesn't know if she will develop the gift of magic or get her wolf at sixteen, and no one will help her figure it out, no one will even acknowledge her, unless ordering her around or hurting her. The only exception is her secret friend Axel, the second son of the Alpha. After being accused of attacking another pack member she is thrown in the cells to be tortured. The Luna helps her escape, bringing her to a human town where she is accepted into a family, who help her discover the feeling of love, and belonging. Evelyn is a witch and quickly becomes like a mother to Annalee. Walter, Evelyn's husband, is a werewolf, and becomes Annalee's protector and father figure. Their son Zeke is like Annalee, a hybrid, he is drawn to her and she him. She finally has someone in her life that is like herself. Someone to learn from and guide her through the challenges of being a hybrid and a teenager. Annalee quickly discovers her place in their world and finds herself, as well as her soulmate.

Mehr anzeigen

Kapitel 1

Chapter One

“Arif!” Suara Sungkai Mahoni terdengar melengking dari luar rumah.  

"Buat malu Ayah saja! Kamu selalu jadi bahan cerita di keluarga," omel Sungkai begitu masuk ke rumah. Dia menutup pintu dengan keras.  

Malam itu, langit di Desa Misahan berwarna kelam. Awan tebal menggantung rendah menandakan datangnya hujan. Suara cicada melengking di udara, dan menciptakan suasana tegang yang menyelimuti rumah Arif.  

"Ada apa, Yah?" tanya Misna Bengkirai, ibunya Arif.  

Ayahnya kemudian bercerita panjang lebar sambil meremas rambutnya. Di ruang tamu yang sempit, Arif berusaha mencuri dengar pokok permasalahan yang membuat ayahnya marah-marah.  

Sungkai duduk bersama istrinya. "Tanya sama anakmu! Dia selalu bikin malu saja! Dia mau melamar Lila Cendana, tapi nggak punya pekerjaan."

Arif menghela napas. Dia menahan emosinya.

"Untung saja yang menegurku mas Bintan Mahoni, kakakku yang kaya dan pelit itu. Malu! malu! Mau ditaruh di mana wajah Ayah?!"

Keluhan Sungkai memancing emosi Misna.  

"Kamu ini, Arif! Selalu jadi beban! Apa kamu tidak malu dengan dirimu sendiri?!" teriak Misna. Wajahnya memerah, dan matanya menyala penuh kekecewaan.  

Arif duduk meresapi setiap kata pedih yang terlontar dari mulut orang tuanya. Teriakan Misna mampu membuat lampu minyak bergetar di sudut ruangan, memantulkan bayangan wajah-wajah tegang. Suasana pun semakin mencekam.

  

"Mimpi yang tinggi itu hanya akan membuatmu jatuh lebih dalam! Tidak ada yang bisa kamu banggakan!" sambung Sungkai. Nada suaranya menekan dan wajahnya keras seperti batu.

Setiap kata seperti pisau tajam yang menghujam jiwanya. Arif merasa semakin terasing dan tidak dihargai di rumahnya sendiri. Dia menahan amarah yang berkobar, dan berjuang melawan keinginan untuk berteriak.

Dalam hatinya, perasaan cinta kepada orang tua masih terikat. Namun, penghinaan yang terus-menerus membuatnya ingin pergi jauh dari tempat ini.  

"Apalagi, mimpi nikah sama Lila Cendana. Ingat, dia itu anak juragan! Lihat aja! Keluarga Ayahmu jadi menghina kita. Kalau Gibran Mahoni, anak pakdemu yang mau melamar Lila itu wajar. Karena dia orang kaya. Seharusnya sebelum kamu bicara sama pakdemu, dipikir dulu!" Ibunya terus mengomel.

Dengan langkah berat, Arif bangkit dari kursi kayu yang berderit dan berjalan ke jendela. Di luar, kegelapan hutan seolah memanggilnya.

Bayangan pohon-pohon tinggi menjulang seperti tangan-tangan meraih, siap menyambut Arif dan menariknya ke dalam kegelapan. Angin malam berhembus dingin dan menggoyangkan daun-daun, seolah menyiratkan sesuatu yang tidak baik.

Dalam hatinya, Arif merasakan desakan untuk melarikan diri, lalu mencari tempat di mana dia bisa diterima.  

Tiba-tiba, suara ketukan keras menggema di pintu depan, memecah ketegangan. Arif menoleh, jantungnya berdegup kencang.  

"Siapa itu?!" tanya ibunya masih dengan emosi.

Arif ingin membuka pintu, namun langkahnya terhenti. "Jangan dibuka!" teriak ibunya lagi, suaranya kini panik.  

Arif terhenti. Matanya melebar, bingung dan ketakutan. Suara ketukan itu kembali terdengar, lebih keras dan lebih mendesak.  

"Bu?" tanya Arif meminta persetujuan ibunya. Tapi wajah panik ibunya seolah menjawab.

  

Arif kembali terdiam, rasa ingin tahunya mendorongnya maju, tetapi ketakutan akan konsekuensi membuatnya ragu. Dia menatap wajah orang tuanya yang cemas. Bayangan di balik pintu seolah memanggilnya, menggoda dengan janji-janji yang tak jelas dalam pikirannya.  

"Jangan-jangan, itu pakdemu! Kamu sudah membuat mereka malu. Karena berani-beraninya ingin melamar gadis pujaan anaknya." Suara ayahnya kembali terdengar pelan, dengan berbagai pikiran konyol di kepala.

  

Arif merasakan angin yang masuk dari luar sangat dingin dan terasa kencang, mendesaknya untuk mengambil keputusan.

“Tapi kalau benar itu pakde, udara dingin sekali, Yah." Arif memberanikan diri berbicara.

Ibu dan Ayahnya melirik tajam, lalu menggelengkan kepala. Arif yang bingung semakin merasakan dorongan untuk keluar, menjawab panggilan yang tak bisa dia jelaskan.

Apa yang tersembunyi di balik pintu malam itu? Ketika ketukan semakin keras, suara hatinya membisikkan, “Apa kau akan tetap terkurung di sini, atau berani menghadapi apa yang ada di luar?”

Akhirnya, tanpa berpikir panjang, Arif mengulurkan tangan dan membuka pintu. Di luar, hutan menunggu, dan suara-suara malam menyambutnya. Arif menatap ke arah jalan setapak yang terbentang menuju kegelapan.

‘Aku butuh udara segar,’ bisiknya dalam hati.  ‘Jika hanya mereka yang mengerti,' lanjutnya lagi.

Dengan langkah mantap, Arif melangkah menjauh dari rumah yang penuh dengan kenangan pahit. Setiap langkah terasa berat, tetapi di dalam hatinya ada dorongan kuat untuk menemukan tempat di mana dia bisa diterima, dan di mana mimpi-mimpinya bukan lagi bahan ejekan.

“Mau ke mana Rif?” tanya Dimas yang melintas.

Arif hanya tersenyum dan menunjuk ke arah hutan Misahan yang berada di desanya. Sekitar lima langkah Arif berjalan baru dia tersadar, Arif menoleh ke arah Dimas berjalan.

“Loh, Dimas tadi ke mana? Seharusnya dia saat ini sampai tepat di depan rumahku?” tanya Arif yang tidak lama diikuti pekikan burung hantu yang bersautan dengan lengkingan suara cicada.

Erweitern
Nächstes Kapitel
Herunterladen

Aktuellstes Kapitel

Weitere Kapitel

An die Leser

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Rezensionen

Michael A. Scales
Michael A. Scales
Good reading
2021-12-22 19:46:59
1
0
Destanie
Destanie
Absolutely love this book.
2021-10-31 21:37:24
1
0
Danielle
Danielle
When is the next update?? So good
2021-10-26 05:31:52
1
0
Rebecca Stark
Rebecca Stark
This book is very well written and got me hook instantly, I can't wait for the next chapter! :)
2021-10-04 16:06:42
1
0
26 Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status