Beranda / Romansa / MY Enemy MY Husband / INI ADALAH SUAMIKU

Share

INI ADALAH SUAMIKU

Penulis: Nellamuni
last update Terakhir Diperbarui: 2024-10-29 19:42:56

"Sayang,ayo" panggil Tristan yang berada di ruang tamu.

Raline dengan tergesa-gesa mengambil Tas yang sudah ada dompet dan ponsel di dalamnya.

CEKREKK..

Pintu kamar terbuka..

Raline sudah berpakaian santai,ia mengenakan celana jeans biru dan kaos putih yang sedikit ketat.

Tristan beranjak dan mendekati Raline.

"Kenapa kaos ini ketat sekali" Tanyanya sembari menatap lekuk tubuh Raline yang menggoda. Wajar saja Tristan merasa kalang kabut saat melihat istrinya menunjukan lekuk tubuhnya. Dengan tinggi 168 cm,tubuh yang ramping,dada yang cukup berisi,dan kulit putih yang mulus siapa yang tidak akan tergoda dengan Raline.

"Tidak terlalu ketat" Jawab Raline.

"Rambut ini digerai saja,aku tidak mau lelaki lain melihat leher jenjang istriku" Gumam Tristan sembari melepaskan kuncir di rambut istrinya.

Raline membiarkan saja apa yang sedang suaminya lakukan,ia sudah terbiasa melihat tingkah Tristan yang pencemburu.

"Kenapa k

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

  • MY Enemy MY Husband   MAAFKAN AKU SAYANG

    Sejak dari Mall Raline terus memasang wajah cemberutnya. Ia tidak menggubris panggilan suaminya yang sedang menyetir. Ia terus saja menatap kosong di keluar jendela mobil ini."Sayang.." Panggil TristanRaline tetap tidak ingin menyahut panggilan Tristan.Tristan menepikan mobil hitamnya ini di pinggir jalan raya ini. Dibukanya sabuk pengaman yang masih melekat di tubuhnya , kemudian ia menatap Raline yang masih terlihat dalam suasana hati yang buruk."Raline.." PanggilnyaRaline tetap melengos...Tangan Tristan akhirnya memegang Rahang istrinya ini dengan lembut agar menatap wajahnya."Jangan marah,ya" Ucap Tristan."Aku tidak tenang kalau kamu marah" Ucapnya Lagi.Raline menggigit bibir bawahnya. Ia tidak menjawab Ucapan suaminya ini.MUACHHHH..Tristan mengecup Bibir istrinya ini."Senyum ya" Bujuknya."Ehmm.." Jawab Raline dengan enggan.Tristan kembali memasang Sabuk pengaman

  • MY Enemy MY Husband   SAHABAT TERBAIK

    Senin kembali menyapa... Hari ini ada pertemuan penting antara DM Coorporation dan juga perusahaan asing KNK Coorporation. Raline tampak sedang bersiap-siap dengan mempercantik dirinya. Sedangkan Tristan tengah sibuk melakukan Aktivitasnya di dalam kamar mandi. Drrrrrrt.....drrrrrrrttt....drrrrtttt.. Suara Ponsel Raline bergetar, ia bernjak kemudian mengambil Ponsel yang terletak diatas Nakas tempat tidurnya. "Ya halo" Jawab Raline. "Selamat pagi bu,Tadi sekretaris Dari dirut utama KNK Mengatakan bahwa pimpinan mereka akan hadir tepat pukul 9 pagi" Ucap Anita. "Baiklah,tolong persiapkan semua Nit jangan sampai ada yang salah" Jawab Raline memberi Titah. Raline kemudian beranjak dan mengetuk pintu kamar mandi.. "Tristan, Pertemuannya di majukan jadi pukul 9. Kamu cepat keluar" Gumam Raline. "Baiklah" Teriak Tristan. Raline merapikan sedikit Rambutnya di depan cermin besar meja rias ini,kemudian melangkahk

  • MY Enemy MY Husband   I LOVE YOU SO MUCH

    Ponsel Lala tidak berhenti berdering..."Kenapa tidak diangkat la?" tanya Raline yang sedang duduk di kursi depan sebelah Tristan.Wajah Lala Tampak masam.."Loh,kok cemberut?" tanya Raline yang sedang menoleh kepada Lala yang duduk di kursi belakang. Raline dengan sigap mengambil ponsel Milik Lala dan melihat sedari tadi siapa yang menghubungi."Roy!" Celetuk Raline.Raline terkekeh..ia tahu kenapa Lala tidak mau mengangkat Panggilan ini.Ponsel Lala Kembali berdering.."Halo" Jawab RalineRaline tertawa terbahak-bahak saat menjawab panggilan Roy di ponsel milik Lala.Sontak Tristan menatap Raline..."Sayaangg..." Tristan memberi peringatan kepada Raline.Raline terdiam,ia tidak berbicara lagi. Panggilan itu ia putuskan."Kenapa Roy bisa tahu nomor ponsel mu?"Tanya RalineLala membusungkan pundaknya,lalu menghela nafas panjang."Roy itu seperti apa?" tanya Lala"Ehmmm.."

  • MY Enemy MY Husband   KANAYA

    Derrttt...Derrttt..drrrrt...Suara ponsel milik Tristan bergetar.Raline yang baru bangun mengambil ponsel milik Tristan di atas Nakas. Dibukanya Kode untuk mengakses Ponsel suaminya ini. Tristan sendiri yang memberitahu Raline kode kunci ponsel nya."Tristan ada yang ingin aku bicarakan,besok bertemu di tempat biasa pukul 12 siang" Kanaya.Mata Raline membelalak melihat pesan tersebut, "Tempat biasa? Bicara?" Gumam Raline.Nafas Raline sedikit sesak, diambilnya air putih di gelas yang ada di atas nakas tempat tidurnya. ia bingung harus melakukan apa, apakah suami nya menyelingkuhinya dibelakangnya atau ada hal lain yang tidak Tristan katakan kepadanya.Raline termenung memikirkan berbagai kemungkinan.Cekreekk..Suara pintu kamar mandi terbuka..Tristan baru saja keluar dari kamar mandi, dengan hanya memakai handuk di tubuh bagian bawahnya. Tubuh Tristan tampak sangat sempurna.Raline masih term

  • MY Enemy MY Husband   KHAWATIR

    Kanaya menatap tajam interaksi Wanita yang melahirkannya itu dan juga anak tirinya. Ia Berbalik lalu meninggalkan mereka.. Di sisi lain.. Tristan tersenyum melihat betapa telatennya Raline mengurusi Ibu dari Kanaya ini. Raline bahkan Benar-benar menyuruh Orang untuk membawakan lobster Saus tiram. Terdengar suara terbahak-bahak dari Raline saat memberikan suapan makanan kepada wanita yang ia panggil tante itu. “Hahahaha...” “hahhahah...” Raline terus terkekeh,saat ia kelelahan mengejar Ibunda dari Kanaya itu yang terus saja berlari saat akan ia beri makan. Waktu sudah menunjukan Pukul 13.10,Saat Tristan melihat Jam Tangan nya. “Sayang, ayo kita pulang” Ucap Tristan setelah melihat Raline sudah selesai menyuapi ibu kandung kanaya ini. Raline beranjak dan berpamitan. Tampak ketulusan dari raut wajah Raline. “Tante,Nanti Raline kesini lagi ya” Gumamnya,kemudian mencium pipi wanita ini.

  • MY Enemy MY Husband   RAYUAN

    Wajah Raline bersemu merah..Ia merasakan cinta yang tulus dari suaminya ini. pelukan Tristan ia balas dengan rengkuhan erat.Cekrekkk..Pintu Ruangan ini terbuka.Tap..Tap..Terdengar Suara langkah kaki yang tegas, Mereka menyadari ada orang yang masuk.Raline terkekeh, lalu menutup Mulutnya dengan telapak tangannya.Dia seperti merasa akan segera tertanggap basah,padahal ia sedang bersama suaminya sendiri sekarang. "Kita keluar" Bisik Tristan."Baiklah" Balas Raline dengan berbisik.Mereka saling menatap sejenak sebelum keluar dari ruangannya yang memiliki empat sekat lemari besi itu.Keduanya tertawa terbahak-bahak,saat baru saja keluar dari ruangan tersebut."Kenapa seperti habis berbuat mesum" Gumam Raline yang masih tertawa.Tristan merengkuh tubuh Raline," Bukannya memang benar" Ucap Tristan dengan suara menggoda. Raline tersenyum menerima Rayuan suaminya ini,kemudian ia membalas denga

  • MY Enemy MY Husband   AKU MENCINTAI SEMUA TENTANGMU

    "Selamat datang Non Raline" Ucap Istri Pak anton yang selalu ia panggil Ibu ini.Raliine langsung memeluk wanita dengan Rambut digelung ini. Ia seperti sudah sangat Rindu dengan wanita yang sangat ramah ini. Sedangkan Tristan yang baru pertama kali bertemu dengan Keluarga ini,menyapa dengan Hangat."Ini Pasti yang sering buat Non Raline nangis,ya?" Gumam Bu Sital,nama dari istri pak Anton. Raline yang melihat Bu sital sedang mengomel dengan suaminya,Langsung merangkul Tangan wanita berkulit Kuning langsat ini untuk masuk.Tristan yang sudah duduk bersama Raline di sampingnya,menanyakan perihal Ucapan dari istri Pak Anton tadi. " Bisa ceritakan kembali bu" Ucap Tristan yang terlihat sangat penasaranBu Sital kemudian menautkan kaki kanannya diatas kaki kirinya. kemudian ia mulai bercerita."Dulu Non Raline kalau setiap pulang sekolah langsung mengurung diri di kamar" Ucap Bu sital mengingat kenangan beberapa tahun lalu."Ibu...." Gumam Raline

  • MY Enemy MY Husband   JANGAN PERNAH TINGGALKAN AKU

    Brak..!!!Suara Pintu terhempas saat kedua tubuh ini sedang melampiaskan gairah cinta mereka.Bibir Tristan terus menaut dalam. yang hampir menelusuk ke rongga mulut istrinya. Ia terus melumat dengan peuh hasrat, Bibir indah nan lembut ini.kaki mereka melangkah dengan tidak beraturan,masih terus sibuk dengan gairah yang terus saja bergejolak.Tristan terus melumat bibir ini,sembari melepaskan kemeja yang hampir saja ia robek karena terlalu mengganggu kesenangannya.Tangan Raline bergerak menelusup ke kemeja putih yang hampir terbuka sempurna, kemudian Tristan meraih tubuh Raline untuk terus di dalam rengkuhannya.Terdengar deru nafas yang ingin segera di lumat kembali..Tristan membuka Kemejanya dan melemparkan asal. Ia kemudian mencumbu kembali bibir Lembut Raline.Di ia hentikan sejenak,ia ingin melihat sesuatu yang indah ada di balik gaun berwarna ungu tua ini. Ia tarik dengan perlahan Tali pengikat di gaun indah ini,

Bab terbaru

  • MY Enemy MY Husband   Thanks for my Readers

    Hi, Terimakasih untuk para pembaca My Enemy My Husband,yang sudah mengikuti kisah cinta manis antara Raline dan juga Tristan. Terimakasih juga atas Support nya dengan memberikan bintang dan juga memberikan Review yang membuat saya semakin bersemangat untuk menyelesaikan novel pertama saya di GoodNovel.Semoga cerita ini bisa memberikan inspirasi dan membuat kalian menghargai akan keberadaan orang-orang terkasih yang selalu berada bersama kalian, selalu mencintai, dan memberikan yang terbaik untuk kalian.Jangan lupa katakan cinta untuk keluarga, pasangan, dan teman-teman kalian.Jika ada pertanyaan, atau hal lain, kalian bisa kirim melalui komentar.Stay terus untuk menunggu novel kedua saya di GoodNovel ^_^Thank you so much,...Nellamuni

  • MY Enemy MY Husband   (ENDING) TERIMAKASIH SUDAH HADIR DALAM HIDUPKU

    Ballroom Hotel, Pukul 11.00.Baru saja prosesi ijab qabul dilaksanakan, Lala dan juga suami nya Roy tengah mengambil gambar dengan buku nikah yang ada di tangan mereka. Mereka saling merangkul dan memeluk dengan mesra hingga membuat Raline terus tersenyum bahagia melihat kedua sahabatnya itu akhirnya di persatukan dalam ikatan pernikahan.Tristan yang berada disamping sang istri,terus menemani dan menggenggam tangan Raline, yang sudah sibuk sejak tadi pagi hingga menjelang siang ini mengurusi setiap persiapan,karena ia tidak mau pernikahan sahabatnya terjadi satu saja kesalahan."Sayang,duduk dulu" Ucap Tristan yang terus menemani Raline berdiri.Mereka lalu duduk di kursi tamu, Tristan dengan cepat berjongkok dan melepaskan sepatu Raline dengan tinggi 3 cm ini."Sudah aku katakan, jangan pakai High heels. lihat kaki kamu jadi bengkak" Gerutu Tristan."Cuma 3 cm sayang" Jawab Raline"Ya tapi kamu yang susah" Gerutu Tristan sembari mem

  • MY Enemy MY Husband   CIUMAN PERTAMA

    Di dalam kamar Apartemen, Pukul 20.30.Raline yang sedang bersender di kasur, sedang memegangi ponselnya. Ia sedang merekam video saat Tristan yang tengah memijat telapak kaki nya.“Tristan Handoko, menurut anda siapa wanita paling cantik di dunia?” Tanya Raline dengan terus memegangi ponsel merah nya ini.Tristan terkekeh, ia ambil minyak zaitun di dalam botol yang terletak diatas nakas lalu ia tuangkan di tangannya. Kemudian ia pijatkan dengan lembut di telapak kaki sang istri.“Ehmm,nama nya Raline Putri Darmawan” Jawab Tristan.Raline mencicit senang, ia lalu mendekatkan ponselnya ke wajah sang suami, lalu ia perlihatkan Tristan yang tampak menggemaskan dengan piyama pasangan yang ia beli tadi sore bersama dengan Lala.Raline lalu membalik ponselnya,lalu ia rekam dirinya sendiri.“Ini dia Raline Putri Darmawan” Ucapnya sembari tersenyum malu.Ia rekam kembali suaminya yang sedang memijat

  • MY Enemy MY Husband   REENE

    Di dalam Butik Gaun Pengantin,Pukul 13.30. Raline sudah tampak bosan duduk di sofa hitam,tepat di depan ruang ganti calon mempelai perempuan. Ia tidak henti nya menguap, menunggu Lala yang sejak tadi terlalu banyak protes mengenai gaun nya yang kekecilan. Tidak berapa lama,Lala keluar kembali dengan gaun putih yang sudah diperbaiki. Gaun putih berlengan panjang, dengan Garis leher yang memperlihatkan pundak nya. Sahabatnya itu yang sudah cantik, Semakin mempesona dengan gaun pernikahan dengan bahan terbaik yang ditaburi batu swarovski yang sudah di rancang sejak dari empat bulan lalu ini. Dengan mengacungkan ponsel nya,Raline memeperlihatkan Kecantikan Lala melalui panggilan video ini untuk Roy yang sekarang sedang berada di Amerika. Calon suami Lala itu, sedang melakukan perjalanan bisnis sekaligus akan menjemput Nenek nya untuk menghadiri pesta pernikahan mereka yang akan diadakan dua minggu lagi. "Cantik sekali,pengantin ku" Gumam Roy.

  • MY Enemy MY Husband   JANGAN BERANI MENYENTUH WANITA KU

    "Raline aku akan membunuh mu !!"Pekik Kanaya.Nafas Raline terasa sesak, hampir saja wanita itu mencengkeram lehernya. Beruntung sang suami, bersama dengan Pengawal pribadi mereka terus menjaganya.Teriakan Kanaya tidak terkendali, entah apa yang membuat ia berpikir kalau semua ini adalah salah Raline. Hingga kedua petugas polisi wanita itu,harus mengamankan Kanaya kembali ke dalam mobil."Kamu tidak apa-apa,sayang?"Tanya Tristan.Raline mengangguk,ia hanya terkejut dengan serangan mendadak dari Kanaya.Tidak lama kemudian Tante Debby dan Om Reinald keluar dari rumah ini. Tante Debby langsung memeluk Raline,sedangkan Om Reinald mendekati Tristan untuk mengetahui tentang apa yang sudah terjadi. Tristan menjelaskan semuanya kepada Paman dan Tante nya ini, lalu ia meminta tolong agar Raline segera di bawah ke rumah lama mereka yang tepat berada di sebelah. karena Tristan akan mengurusi Kanaya terlebih dahulu.***Di dalam Rumah Kanaya..

  • MY Enemy MY Husband   AKU AKAN MEMBUNUHMU !!

    Lala baru saja masuk ke ruang kerja Presiden perusahaan ini, Raline Putri Darmawan. Ia dengan senyuman khas nya mengajak Sahabat tercinta nya ini untuk segera memeriksakan kandungan nya siang hari ini.Raline yang masih memeriksa beberapa dokumen, langsung menghentikan pekerjaannya.Ia melangkahkan kaki untuk mengambil Blazer panjangnya yang tergantung di pengait pakaian yang ada di ruangan ini, lalu ia kenakan ditubuhnya."Ayo" Ucap Lala,langsung merangkul tangan sahabatnya ini.Mereka berjalan menyusuri lantai 30 ini hingga berpapasan dengan Tristan yang sepertinya baru saja akan menuju ke ruang kerja Raline. Untuk kali ini Tristan akan lebih keras kepala, ia akan ikut untuk memeriksakan kandungan istrinya."La,biar aku saja" Ucap Tristan, lalu ia gantikan Lala menggenggam tangan Istrinya.Raline menatap Lala dengan tajam, dengan bahasa rahasia yang hanya diketahui oleh kedua sahabat ini mengisyaratkan bahwa Raline akan memarahinya nanti.

  • MY Enemy MY Husband   TIDAK AKAN PERNAH AKU MAAFKAN !

    Dua bulan kemudian..Rumah kediaman Keluarga Darmawan, Pukul 07.00Drrt...Drrt..Drrt..Pesan masuk !Raline yang masih tertidur diatas kasur empuknya, terbangun lalu ia buka pesan yang biasanya dari sang suami yang selalu membangunkannya di pagi hari. Walaupun pesan-pesan yang dikirimkan Tristan tidan pernah ia balas, Raline selalu rutin membaca pesan masuk itu."Good morning, Sayang. Aku hari ini bingung akan memakai Jas yang mana" Pesan masuk dari Tristan.Drrt..Pesan masuk kembali !Tristan mengirimkan foto beberapa Jas yang sudah ia letakkan di atas ranjang besar di kamar Apartemen mereka."Yang Biru malam" Gumam Raline, tanpa ia balas pesan tersebut.Setelah menerima pesan dari sang suami, biasanya ia akan bersemangat untuk mengawali aktifitas pagi ini. Tidak lama setelah ia terbangun, pelayan mengetuk pintu kamarnya."Masuk"Sahut Raline yang masih duduk di atas Ranjang besarnya.Pelayan ini me

  • MY Enemy MY Husband   KENAPA KAMU TIDAK BISA MENCINTAIKU !

    Tidak berapa lama setelah itu, Lala mendatangi Tristan dan Raline yang sudah berada di ruangan rawat inap VIP.Pintu Kamar ini ia buka, lalu ia melangkahkan kaki untuk melihat Raline. Tapi, saat ia sudah masuk ke dalam ruangan ini ada pemandangan yang membuatnya harus menarik nafas dalam-dalam. Di lihatnya Raline terus menangis, dan meminta Tristan untuk keluar dari Kamar ini."Aku tidak mau melihat mu Tristan !" Pekik Raline sembari menangis terisak-isak.Tristan terus menjauh dari Istrinya, tetapi kakinya tidak berani melangkah untuk meninggalkan Raline di ruangan ini sendiri. Hingga Lala mendekati Raline yang sedang memarahi suaminya itu. Lala spontan memeluk tubuh Raline dengan erat, ia tenangkan Sahabatnya ini."Line, tenang..Tenang Sweety"Gumam Lala sembari mengusap kepala Raline.Raline semakin menjadi menangis dalam pelukkan Lala, Tristan yang melihat Istrinya yang sedari tadi menangis tanpa sadar meneteskan air mata."La, Ayah menin

  • MY Enemy MY Husband   MAAFKAN AKU SAYANG

    Tristan berjalan dengan terburu-buru sembari menggendong tubuh Raline dalam dekapan nya.Setelah masuk Ke rumah sakit, ia langsung membawa Raline menuju ke Ruangan unit gawat darurat.Tangannya bergetar, jantung nya berdetak dengan kencang, ia terus memikirkan hal terburuk yang akan terjadi kepada Istrinya dan calon bayinya.Sejak di dalam mobil tadi, Raline belum juga sadarkan diri.Setelah masuk ke unit gawat darurat, Tristan langsung merebahkan tubuh Raline di atas kasur rumah sakit. Perawat berdatangan, tidak lama kemudian Dokter yang berjaga datang dan langsung memeriksa keadaan Raline."Anda sebaik nya menunggu di luar" Ucap Perawat dengan seragam putih ini.Tristan melangkahkan kaki nya sedikit menjauh, Kevin yang ikut dengannya mendekati Tristan."Langsung lakukan" Ucap Tristan memberi perintah pada Kevin.Kevin segera pergi setelah Tristan Perintahkan, sedangkan Tristan terus gelisah menunggu hasil pemeriksaan is

DMCA.com Protection Status