Share

VIRUS

Penulis: Alya Snitzky
last update Terakhir Diperbarui: 2023-03-23 20:06:50

Vina dan Romi menanti dengan gelisah di ruang tunggu. Mereka mendapat nomor antrian 18, masih harus menunggu 3 nomor lagi. Sesekali, Romi meremas jemari Vina memberi kekuatan padanya untuk lebih tenang, meskipun ia sendiri merasa sedikit cemas. Bagaimana tidak cemas, jika semalaman Vina mengeluh sakit setiap beberapa jam sekali.

Suhu tubuh Vina pun sedikit demam. Sehingga Romi tidak dapat tidur nyenyak karena menjaga Vina. "Pusing ngga Sayang?" Tanya Romi. Ia melihat wajah Vina begitu pucat. "Ngga, cuma lemes aja , trus perut rasanya kram, ngga enak banget," jawab Vina lirih.

"Tahan ya, sebentar lagi giliran kita kok."

Vina hanya bisa mengangguk.

Setelah menunggu sekitar 45 menit, akhirnya tiba giliran Vina untuk memasuki ruangan periksa.

Dokter Nabila, dokter yang bertugas begitu ramah, ia tersenyum manis saat Vina dan Romi masuk.

"Selamat pagi, Bapak, Ibu. Ada keluhan apa? Atau hanya ingin periksa kandungan saja?" Sapanya ramah.

"Kandungan saya sudah memasuki usia empat b
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terkait

  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   KEHILANGAN

    Vina dengan sedikit terpaksa mengikuti anjuran Romi untuk tidak melakukan apapun. Romi menyuruhnya untuk bedrest sejak pulang dari Rumah sakit. Dan sore ini, Romi membawa banyak sekali bungkusan di tangannya."Apa itu?" Tanya Vina."Ini manggis. Ini obat herbal, ini Gold G, jelly Gamat. Aku udh googling dan katanya ini semua bagus untuk toksoplasma selain obat dari dokter apalagi dalam.kondisi hamil begini. Nanti Manggis ini kulitnya jangan dibuang. Kita rebus kaya rebus jamu gitu, airnya di minum." Vina melongo mendengar ucapan Romi, lebih melongo lagi ketika semua bungkusan yang di bawa Romi di buka. "Ini harus diminum semua? Buat aku semua?""Ya iya, kan yang sakit kamu, Sayang. Masa aku? ""Iya. Tapi sebanyak ini, apa nantinya ngga akan bentrok sama obat dari dokter?""Aku udah tanya, ngga apa-apa. Asal, minumnya diselingi ngga langsung gitu. Ya udah , kamu sekarang makan dulu, trus minum obat. Ni, aku tadi beliin Nasi goreng kesukaan kamu, telurnya didadar biar mateng. Ma

    Terakhir Diperbarui : 2023-03-24
  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   KEHILANGAN

    Vina sudah boleh pulang. Dan, pagi ini dia sudah kembali ke kosan. Tentu saja, Romi tidak membiarkannya banyak bergerak dulu. Dan rupanya, Vina pun tetap harus meminum semua obat yang Romi belikan."Meskipun dede udah ngga ada, virusnya belum sembuh bener. Kamu mesti abisin semua obat yang aku beliin . Emang ngga mau nanti kalau kita udah nikah, punya baby lagi?"Vina menepuk dahi. 'frontal banget sih, baru aja keguguran udah ngomongin soal bayi lagi. Terniat banget mau ngehamilin lagi,' omel Vina dalam hati. Antara sebal dan geli sebetulnya."Papa sama Mama udah tua, Mama udah tau kamu keguguran, dan Mama suruh kita cepet- cepet nikah." Deg, Vina terdiam. Ia merasa sedikit bingung jika bicara soal pernikahan. Selama ini, Vina tahu bahwa Mama Papa Romi beragama Budha, Romi sendiri memeluk Katholik. Sementara Vina?Jika mereka menikah, harus secara apa nanti??"Kok malah bengong?Nggak mau nikah sama aku?" Tanya Romi"Aku bingung, nanti kita nikah secara apa? Ya, aku dulu aktif di p

    Terakhir Diperbarui : 2023-03-25
  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   TITIK BALIK

    Kondisi Vina sudah jauh membaik, ia sudah tidak lagi menangis atau bermimpi buruk. Meski setiap hari Romi selalu mencekokinya dengan obat-obatan herbal dan lainnya, tapi Vina menurutinya. Dan, sore ini Vina sudah tampil manis mengenakan dress berwarna hitam dengan bahan halus dengan kerah sabrina membuatnya tampil cantik. Vina hanya mengenakan make-up tipis, ia tidak ingin berdandan terlalu tebal. Malam ini Romi mengajaknya untuk mengikuti Misa Malam Natal. "Hmm, besok malam, aku mau ke Gereja. Lusa kan Natal, jadi mungkin aku ke kosan agak malam pulang dari Gereja," kata Romi sehari sebelumnya. Dan entah mengapa Vina tiba- tiba ingin ikut."Aku mau ikut. Udah lama aku ngga ke Gereja," jawab Vina membuat Romi melongo antara kaget dan heran."Kamu yakin? Ngga lagi kesambet atau salah makan kan?""Ish, orang mau ibadah dia malah bilang kesambet. Seriuslah, besok jam berapa? ""Ya udah, aku jemput jam enam sore. Misanya jam tujuh malam." Dan, Vina pun bersiap untuk berangkat. Ia

    Terakhir Diperbarui : 2023-03-26
  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   PULANG

    Dan, Vina benar- benar serius dengan perkataannya. Sore itu ia meminta Romi menemaninya ke gereja. Dan mereka disambut ramah oleh Romo Yuswito. Romo yang usianya sudah separuh baya itu begitu antusias mendengar niat Vina untuk ikut Katakumen. Dalam Ajaran Katholik, Katakumen itu perlu sebagai pelajaran atau bisa dikatakan kuliah kilat, sebelum bisa menerima babtisan. Jika akan menikah, kedua pasangan harus sudah menerima sakramen baptisan secara Katholik, baru kemudian kedua calon mempelai akan mempelajari lagi ilmu- ilmu atau hukum pernikahan sebelum nantinya mereka di sahkan dalam upacara suci pernikahan. Dan, Vina menyatakan kemantapan hatinya, untuk menikah dengan Romi secara Katholik nantinya. Dan untuk itu Vina harus melakukan semua persyaratan pra Nikah. Termasuk harus dibabtis lebih dahulu. "Jadi, kalian akan menikah? Vina sebelumnya belum pernah dibabtis? Jika belum, kenapa memutuskan untuk menjadi seorang Katholik?" Tanya Romo Yus.Vina menghela nafas panjang."B

    Terakhir Diperbarui : 2023-03-27
  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   PERNIKAHAN

    Tidak terasa, Vina sudah menyelesaikan Katakumen dan menerima babtisan. Ia dan Romi juga sudah mengikuti kelas bimbingan pranikah. Dokumen- dokumen pun sudah lengkap. Meskipun Vina harus membuat kembali akte kelahiramnya. Vina tidak memiliki akte lahir, ijazah karena , dulu surat- surat penting itu habis terbakar. Tepatnya di bakar oleh Ardita, mantan tunangannya. Untung saja, Romi dengan sigap mengurus semua surat- surat penting itu.Pernikahan mereka juga sudah di tetapkan tanggalnya,dan sudah di umumkan juga di Misa Gereja. Tinggal semjnggu lagi dan mereka akan resmi menjadi suami istri. Menjadi seorang istri. Hal yang tidak pernah Vina bayangkan sebelumnya. Dulu, ketika dia masih menjadi seorang DJ dan seorang Vocalis , seringkali ia bertanya dalam hati, kapan ia akan menjalani hidup normal. Tidur di malam hari, terjaga dan beraktivitas di siang hari. Ia ingin menikah sebelum usianya 26 tahun, dan ternyata Tuhan mendengar doanya. Tahun ini Vina akan berusia 26 tahun, d

    Terakhir Diperbarui : 2023-03-28
  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   TITIPAN YANG KEMBALI

    Meskipun sudah menikah, namun Vina masih tinggal di kos- kosan. Masih butuh perjuangan untuk mengambil hati Mama mertuanya. Terlebih setelah Vina keguguran tempo hari. Dan tidak tiap malam juga menginap, karena Papa sering kumat , jadi kadang Romi tidak bisa menemani Vina.Namun, Vina bisa memaklumi semua itu. Seperti biasa, sore hari jika toko sudah tutup, Romi akan pulang ke kos. Namun, sore itu raut wajahnya tidak enak untuk di lihat."Kenapa? Ada masalah di rumah?" Tanya Vina"Mama.""Loh, mama kenapa lagi?""Kaki Mama tiba- tiba bengkak. Ngga tau kenapa. Tadi siang ada panggil orang dari klenteng buat ngusir setan gitu. Soalnya tiga hari yang lalu, mama ada naik ke atas, di atas kan sarang walet. Nah, besoknya kaki mama langsung bengkak gitu. Kemungkinan Mama keteguran atau apa. Jadi tadi siang panggil orang dari klenteng buat usir setan " Vina menahan tawanya, ia terkikik geli melihat suaminya itu mengoceh,"Trus, udah usir setan gitu, kaki Mama kempes?" Tanya Vina. R

    Terakhir Diperbarui : 2023-03-29
  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   CHECK UP

    Sore itu Vina sudah berada di ruang periksa Dokter Hanifah. Dokter sedang melihat lewat monitor perkembangan janin yang berada dalam kandungan Vina ."Bagaimana kondisi nya Dokter? Sehat ‘kan?" Tanya Romi."Sehat kok. Detak jantungnya bagus.""Dok, maaf sebelumnya. Jadi beberapa bulan yang lalu, saya sempat keguguran karena toksoplasma. Apa virusnya masih ada ya?" Tanya Vina ."Begini Bu, Pak. Ibu hamil, bisa saja terkena virus toksoplasma. Tetapi, jika tidak dalam kondisi hamil, memiliki tokso akan susah untuk bisa memiliki anak. Ibu kembali hamil, artinya virusnya sudah tidak ada. Karena jika masih ada, maka ibu akan kesulitan hamil lagi." Dokter Hanifah menjelaskan."Jadi sudah sehat ya, Dok ?""Iya betul, hanya saja, selama hamil karena ibu memiliki riwayat tokso. Tahan diri untuk makan masakan yang kurang matang. Misalnya telur setengah matang, sate harus di bakar sampai matang, lalapan mentah dijauhi dulu. Kalau mau makan lalapan direbus dulu. Tidak ada makanan yang dipantan

    Terakhir Diperbarui : 2023-03-30
  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   OPNAME

    Keesokan harinya seperti arahan Dokter, Mama dan Romi kembali ke rumah sakit. Dan ternyata setelah diperiksa, Mama memang harus di opname untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.Sore itu Mama, Vina dan Romi ditemani oleh adik ipar Mama yang bernama Leni. Vina memanggilnya dengan panggilan ciumu atau tante."Ooh, ini ya istrinya Romi, siapa namanya?" Sapa Leni dengan ramah. Vina langsung merasa klop karena sorot mata Leni begitu ramah dan keliatan menerima kehadiran Vina."Vina, ciumu," jawab Vina sambil mencium punggung tangan Leni. Tentu saja setelah sebelumnya mencium punggung tangan Mama. Kebiasaan Vina yang tidak pernah hilang, adalah membiasakan diri mencium tangan orang yang lebih tua . Sejak kecil, Vina diajarkan begitu oleh Papanya."Katanya lagi hamil ya?" Tanya Leni lagi. Vina mengangguk, "iya, sudah masuk 3 bulan ciumu. ""Ngidam apa?""Hmmm, apa ya Ciumu. Seringnya sih pengen makan buah-buahan gitu yang asem-asem aja.""Kayanya cowo deh anaknya nanti.""Wah, iya apa

    Terakhir Diperbarui : 2023-03-31

Bab terbaru

  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   TETAP KUAT SAMPAI AKHIR

    Seorang kawan Romi yang bernama Yongki mengajak Romi untuk Investasi bitcoin dengan nama Wx coin. Karena percaya Romi mengerahkan sisa uang yang mereka punya sebesar 60jt kepada Yongki. Ternyata,di tengah jalan, itu adalah penipuan. Uang mereka hilang. Dan mereka juga kena tipu oleh seorang kawan yang bernama Memed. Memed mengajak Investasi untuk berjualan mie celor, tenyata uang dimakannya. Mereka benar-benar di tipu sana sini. Romi pun karena ada bisnis jadi mengundurkan diri dari pekerjaan. Semua menjadi kacau. Akhirnya satu persatu apa yang bisa mereka jual mereka jual. Mobil,perhiasan,semuanya. Romi pun mulai mencoba peruntungan sebagai driver grab dan gocar. Mobilnya rental dari salah seorang kawan mereka yang bernama Ko Johan. Puji Tuhan berjalan lancar, namun tidak lama bonus grab dan gocar ditiadakan, mereka tidak sanggup lagi membayar rentalnya. Dan dengan sisa modal yang ada, Vina pun membuka usaha kuliner kuberi nama Warung Bandung Tea. Vina daftarkan ke Gojek dan

  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   KEMBALI TERTIPU

    “Namanya adalah WXC coin. Sistem mereka ini seperti multi level marketing. Sekali bahwa orang-orang yang ikut investasi ini adalah orang yang ingin cepat mendapatkan keuntungan. Dan aku yakin sekali kalau koko ikut, pasti bisa dapat keuntungan yang cukup lumayan.”Siang itu, Romi kedatangan tamu bernama Yongki. Dia adalah teman Romi sejak SMA dulu. Dan tujuannya datang ke rumah adalah untuk meyakinkan Romi dengan bisnis yang baru itu."Aku pernah mempelajari tentang bitcoin. Dan aku memang pernah mendapat sedikit keuntungan. Tapi, yang aku ikuti itu tidak ada yang namanya merekrut orang. Ya, aku hanya membeli lewat Internet kemudian, ketika harganya naik, aku menjual bitcoinku, kemudian uangnya aku withdraw, ya cukup menguntungkan memang, aku mendapat keuntungan sekitar dua juta. Tapi setelah itu, aku tidak mau membeli lagi. Karena setelah aku pelajari perlu sekali ketelitian dan kerajinan kita memantau harga coin yang kita miliki. Saat harga sedang naik, kita lebih baik cepat menjual

  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   KEPUTUSAN YANG TERBURU-BURU

    Aku menghela nafas panjang kemudian mengembuskannya perlahan. Bayangan tentang ibu mertuaku itu selalu membekas dalam ingatanku. Apa yang pernah Mama berikan kepadaku terlalu berkesan untuk dilupakan. Tidak ada bayangan seorang mertua yang jahat kepada menantunya dalam diri mama. Bahkan beliau tidak pernah memarahiku, dia selalu memperlakukanku seperti anaknya sendiri. Dan entah mengapa rasanya sekarang terasa begitu berat tanpa Mama lagi. Apalagi Papa sudah memutuskan untuk tinggal di pulau seribu bersama adik-adiknya. Terkadang aku sedikit menyesal kenapa tidak bisa menahan emosi pada waktu itu. Tetapi jika dilihat dari kacamataku sendiri. Pada waktu itu aku baru saja melahirkan, harus merawat Mama yang juga sedang sakit. Ditambah Papa yang tidak pengertian sebagai orang tua. Rasanya memang aku tidak sanggup. Dan lagi yang aku lakukan untuk papa hanya ingin beliau tidak bekerja itu saja. Apakah salah?Tiba-tiba saja ponselku berdering. Aku melihat dari pesan BlackBerry ku ada s

  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   PERJUANGAN TERAKHIR

    Hanya 3 minggu Mama di Jakarta. Dan beliau pulang dengan surat rujukan. Akhirnya dokter di Jakarta menyarankan untuk di Jambi saja. Aku sudah lemas, aku merasa takut. Aku takut mama tidak kuat lagi dengan penyakitnya. Hal yang pertama yang Mama lakukan ketika pulang adalah menggendong cucunya. Ia tampak gembira bisa menggendong Leo. Kasur Leo selalu disimpan di ruang tengah. Karena Mama tidak mau tidur di kamar. Jadi siang hari Leo akan tidur di kasurnya dengan dipasang kelambu diruang tengah supaya mama bisa selalu melihat cucunya. Aku tidak melarang,aku tau beliau ingin menghabiskan waktu bersama cucunya. Dan, hari itu tepat tanggal 20 mei 2015 , Mama kembali menjalani operasi kecil. Ginjal mama sudah kena. Dan kaki serta perut beliau kembali membengkak, kali ini jauh lebih parah dari sebelumnya.Dan, ketika pulang dari Rumah Sakit, adik ipar Mama yang bernama Aeng, membawa Bhante ke rumah untuk sama-sama berdoa. Beberapa adik dan keponakan Mama juga datang untuk sama- sama

  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   ANAK PERTAMA

    Ternyata 2 minggu setelah aku pulang, Mama juga pulang. Kaki dan perut Mama tidak bengkak lagi, karena sudah di lakukan penyedotan. Aku nggak ngerti apa istilah dalam bahasa kedokterannya. Tapi, bulan depan Mama harus kembali lagi ke Jakarta. Aku senang, karena Mama tidak nampak kesakitan. Meskipun badannya aku liat semakin kurus."Bulan depan aku ke Jakarta lagi. Katanya cek up. Aku minta di Jambi alatnya nggak ada,"kata Mama."Abis ini, Mama jangan ngapa-ngapain. Udah diam aja, istirahat. Nggak usah ke pasar atau ngapa-ngapain. Kan ada ayuk juga yang ngerjain semua,"kataku. Aku ingat, dokter bilang, bahwa perut dan kaki mama bisa membengkak kembali,jika banyak melakukan aktivitas. Tapi, ya bukan Mama kalau bisa diam. Kaki Mama itu ada rodanya. Ada saja yang di kerjakan. Mulai dari bongkar-bongkar lemari, cari baju- baju bekas Romi waktu bayi sampai mainan-mainan Romi ketika kecil. Semua dia bongkar. Padahal aku sudah bilang untuk istirahat. Satu waktu malah keliling pasar sa

  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   PULANG

    Setelah 2 minggu kami berada di Jakarta, adik bungsu Mama yang bernama Ciu Ahui pun datang ke Jakarta. Aku yang menjemput beliau dari Bandara. Kebetulan hari itu selasa dan Mama kebetulan tidak ada jadwal pemeriksaan. Rabu pagi, sore aku akan pulang ke Jambi. Tapi,pagi hari nya aku harus tetap mengantar Mama dan ciu Ahui dulu ke Rumah sakit. Supaya Ciu Ahui tidak bingung nanti. Oya, jika kalian tidak tau, ciu itu artinya Paman. Sama dengan acek atau susuk artinya paman juga. Aku juga tidak terlalu paham sih untuk panggilan dalam bahasa Hokien. Aku ikutan Romi aja. Dia panggil apa ya aku ikut panggil begitu. Dan, rabu pagi aku sudah bangun dari pukul 4 pagi. Aku membereskan dulu semua pakaianku. Dan merapikan semua surat- surat mama. Sebenarnya, berat untuk meninggalkan Mama. Tapi, kondisiku juga sudah tidak memungkinkan untuk tetap bersama beliau. Salah-salah jika aku sampai melahirkan di Jakarta, kasian Mama. Bagaimana beliau dapat mengurusku nanti."Tolong urus Papa ya, kasi

  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   KONDISI YANG BERTAMBAH PARAH

    Data yang diperlukan oleh pihak RSCM sudah keluar. Namun, data itu harus di pelajari lagi oleh tim dokter yang menangani Mama.Dan itu harus menunggu lagi selama beberapa hari. Aku dan Mama mendapatkan tempat kos tidak jauh dari RSCM.Tiap pagi kami bisa naik bajaj. Jam 5 pagi, kami sudah di RS, karena antrian bagi pasien BPJS itu panjang sekali. Kalau ingin dapat no antrian cepat ya harus datang pagi. Jadi, biaa kalian bayangkan. Aku dalam kondisi hamil 7 bulan, ikut antri di halaman Rumah Sakit bersama Mama. Tapi, Tuhan itu baik. Aku berkenalan dengan seorang Ibu. Ia juga mengantar Ibunya berobat. Dan, hampir setiap hari, Ibu itu yang berdesakan menggantikan aku, supaya perutku tidak terhimpit. Kadang, datang jam 5 pagi, kami bisa di periksaA dokter jam 10 pagi. Tergantung antriannya lagi. Betul- betul perjuangan. Untungnya, bayi dalam kandunganku betul- betul bisa di ajak kerjasama. Aku selalu bilang padanya, "Sayang, kita kan antar Ama berobat, jadi jangan rewel ya. Anteng

  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   MAMA KEMBALI DROP

    Aku merasa bahagia dengan apa yang saat ini aku dapatkan. Jika pada awalnya aku takut, karena cerita orang di luar sana tentang menantu versus mertua. Aku nampaknya harus banyak bersyukur. Mama memperlakukan aku dengan amat sangat baik. Beliau memperlakukan aku seperti anaknya. Terkadang, saat beliau pergi ke pasar, selalu beliau bertanya , apa yang ingin ku makan. Romi juga lebih perhatian dan menjagaku dengan baik. Tentu saja, kami tidak mau merasakan kehilangan untuk kedua kalinya. Namun, sekarang ini yang aku khawatir kan bukan kondisi bayi dalam kandunganku. Setiap bulan pertumbuhan nya baik dan sehat. Di tambah lagi, Romi selalu mencukupi asupan gizi yang aku makan. Bahkan mama mertuaku selalu memperhatikan makananku. Dan, saat ini aku mengkhawatirkan kondisi kesehatan Mama. Terakhir dokter mengatakan bahwa harapan untuk beliau hidup hanya 40 persen. Kankernya sudah menyebar. Sekarang mungkin baru kelenjar getah beningnya. Lama kelamaan akan menyerang ginjalnya dan t

  • HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU   HARI YANG BARU

    Pukul 6 pagi Vina terbangun karena mendengar suara jendela kamar yang dibuka. Ia bergegas keluar kamar, dilihatnya Mama sedang menjerang air. Mama termasuk ibu yang masih tradisional. Air minum, ya dimasak."Pagi, Ma. Maaf kesiangan. Ada yang bisa dibantu, Ma?" Sapa Vina. Mama tersenyum."Bisa tidur semalam? Kau liatin aku dulu pagi ini, nanti besok-besok baru kau yang kerjain, ya." Vina menghapalkan setiap urutan yang dibuat Mama. Mulai dari memasak air,membuatkan susu untuk Romi ,sereal buat Papa. Dan, yang terakhir membuang isi pispot Papa. Rupanya, di malam hari Papa tidak pernah keluar kamar untuk buat air kecil. Sehingga disediakan pispot di kamar, di dekat ranjangnya.Pantas saja, semalam Vina sempat melihat pispot di dekat ranjang."Dia tu jorok. Kalau pipis buang sembarang. Sering aku marahin," ujar Mama. "Nggak usah sapu pel, Vina. Nanti kan ada ayuk yang datang buat kerjain semuanya," kata Mama saat Vina hendak mengambil sapu."Oooh, ada ayuk ya, Ma?""Iya. Jadi nggak u

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status