Novel
Cerita Pendek

Genre

Realistis×
Semua
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Karakter

27
Semua
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Tampilkan lebih banyak

Alur & Latar

27
Semua
Menggoda
Dewasa 18+
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Sistem
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Tampilkan lebih banyak

Tema

15
Semua
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Tampilkan lebih banyak

Cerita Pendek & Novel Realistis

Temukan koleksi cerita pendek Realistis yang mempesona dan mengeksplorasi kedalaman hasrat. Cocok untuk pembaca yang mencari cerita pendek satu jam untuk menginspirasi dan membangkitkan imajinasi tentang Realistis.
Selamat Tinggal Dunia Terkutuk! - Realistis novel & cerita
Susan
Untuk memberi pelajaran padaku, orang tuaku memalsukan tes DNA dan mengklaim bahwa aku bukanlah anak kandung mereka. Kakakku mengabaikan permohonanku dan bersikeras mengirimku ke rumah sakit jiwa. "Dasar pembawa sial, kenapa kau nggak mati saja?" Dan tunanganku tercinta, bukan hanya mengawasi dengan dingin, tetapi juga memanfaatkan koneksinya agar aku menderita dan menanggung berbagai siksaan di sana. Lima tahun telah berlalu, dan akhirnya aku berubah menjadi penurut. Tapi, mengapa mereka justru ingin aku kembali menjadi tuan muda yang arogan dan angkuh seperti dulu?
Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku - Realistis novel & cerita
Gold
Sejak sudah bisa mengingat sesuatu, aku tahu kalau ibuku membenciku. Saat aku berusia tiga tahun, dia memberiku obat tidur. Di usia lima tahun, dia menyuruhku minum racun serangga. Tetapi aku tidak mudah mati. Dan ketika berusia tujuh tahun, aku belajar melawannya tanpa ada yang mengajariku. Kalau dia tidak memberiku makan, aku akan membalikkan meja makan agar semuanya juga tidak bisa makan. Kalau dia memukuliku dengan tongkat hingga terguling di lantai, aku akan memukuli anak laki-laki yang paling dia sayangi hingga wajahnya lebam. Aku sangat keras kepala dan terus melawan hingga usia dua belas tahun. Sampai ketika adik perempuanku yang paling kecil lahir. Dengan gerakan tangan yang canggung, aku mencoba mengganti celana anak kecil yang basah itu. Ibu langsung membantingku ke dinding dengan keras. Dia menatapku dengan jijik dan ketakutan. “Apa yang mau kamu lakukan pada anak perempuanku?” “Dasar anak tukang pemerkosa! Kenapa kamu tidak mati bersamanya saja?!” Saat itu juga, aku akhirnya mengerti mengapa dia tidak pernah mencintaiku. Aku menutup kepalaku yang berdarah dan untuk pertama kalinya tidak melawan saat dipukuli. Dan untuk pertama kalinya juga, aku merasa apa yang dia katakan itu benar. Keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Aku seharusnya mati.
Jangan Jadikan Aku Pilihan Lagi - Realistis novel & cerita
Betshi
Sebelum pesta ulang tahun dimulai, Anderson Zuvandy menayangkan layar ponselnya ke layar besar di ruang VIP. Dia membuat voting anonim di grup teman-teman mereka. Pertanyaannya …. [ Malam ini, seharusnya aku menemani pacarku memotong kue ulang tahun atau menemani teman masa kecilku menonton pemutaran perdana film? ] Hitung mundur selama 20 detik dimulai, sementara jumlah suara terus berubah. Pilihan teman masa kecil mendapat 17 suara, sedangkan pilihan pacar hanya mendapat satu suara. Semua orang mengira satu-satunya suara itu berasal dariku. Anderson bersandar di sofa. Dia tersenyum ketika melihat hasilnya. "Yang kalah jumlah harus mengalah kepada yang menang." Miranda Anggara segera menyelipkan tiket film ke telapak tangannya. "Semua orang juga merasa bahwa aku yang lebih membutuhkanmu." Aku mengenakan gaun favoritku, berdiri di depan kue ulang tahun yang bahkan belum dinyalakan lilinnya. Seseorang di ruang VIP bersiul. "Kak, jangan nggak menerima kekalahan, dong." Benar juga. Voting semacam ini sudah menjadi kebiasaan selama tiga tahun. Setelah bertengkar, mereka mengadakan voting untuk menentukan siapa yang harus meminta maaf lebih dulu. Bahkan saat mereka berkencan, teman-teman mereka mengadakan voting untuk menentukan siapa yang akan digandeng Anderson. Bahkan ketika aku bertanya apakah Anderson mencintaiku, dia juga melemparkan pertanyaan itu ke dalam grup. "Biar semua orang saja yang menilai." Dulu, aku mengira selama aku bisa menang sekali saja, dia akan dengan teguh berdiri di sisiku. Namun, aku tidak pernah menang sekalipun. Begitu pula dengan malam ini. Anderson bangkit dan mengambil jaketnya. Saat melewatiku, dia mengusap kepalaku sekilas. "Yang patuh, setelah aku pulang nanti, aku akan rayakan ulang tahunmu lagi." Aku menatap hasil voting di layar besar, lalu mematikan layar ponselku. Kemudian, aku mendorong pisau kue ke hadapannya. "Nggak perlu dirayakan lagi. Anderson, aku mundur dari permainan voting ini."
Suami Memaksaku Mengakui Kembar Tiga yang Bukan Anakku! - Realistis novel & cerita
Biru
Suamiku membawa pulang anak kembar tiga dan bersikeras menyebut mereka sebagai anak kandungku. Aku bergegas melakukan tes DNA di malam itu juga untuk membuktikan bahwa ketiga anak tersebut tidak memiliki hubungan darah denganku dan suamiku. Suamiku berulang kali menamparku, menyebutku jalang, lalu memaksaku untuk bercerai dan pergi tanpa membawa apa pun. Aku sangat marah dan mengadu kepada sahabatku. Ketika sahabatku melihat ketiga anak tersebut, dia mengambil pisau buah dari meja dan menggores wajahku. "Kalau kamu berani bilang mereka bukan anakmu lagi, pisau ini akan menyayat lehermu lain kali!" Hatiku terasa sangat pedih. Aku membeli tiket dan langsung pulang ke kampung halamanku di malam itu juga. Aku menangis dan mengeluh kepada orang tuaku. Selesai mendengarkan, orang tuaku mengambil cangkul dan memukulku sampai mati. Sampai ajal menjemput, aku masih tidak mengerti mengapa semua orang memaksaku untuk mengakui ketiga anak yang tidak diketahui asal-usulnya itu. Saat aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana suamiku membawa pulang ketiga anak itu.
Pedang Ikatan Darah - Realistis novel & cerita
Farah Diba
Demi mendapatkan jantungku untuk mengobati penyakit adik angkatku, orang kandungku membawaku ke pengadilan. Hakim menggunakan teknologi komputer terbaru untuk mengekstrak ingatan kami. Persidangan dilakukan oleh panel yang terdiri dari 100 orang. Jika persidangan berhasil, organ tubuhku akan menjadi milik orang tuaku. Orang tuaku mengira aku tidak berani hadir. Karena dalam pikiran mereka, aku adalah orang yang berhati keji. Tapi ketika tayangan ingatanku diputar di persidangan, semua orang menangis.
Ibuku Memilih Murid dan Mengorbankanku - Realistis novel & cerita
Sarisha
Ibuku membenciku, karena aku hasil kecelakaan. Dia memperlakukan muridnya bagai anak kandung, tetapi ketika murid kesayangannya menyatakan cinta padaku, dia langsung menamparku dan mengataiku murahan. Bahkan setelah mengidap Alzheimer, dia hanya melupakanku dan masih mengingat muridnya. Sayangnya, tidak ada seorang pun murid yang datang mengunjunginya. Karena semuanya membencinya, sama sepertiku.
Mantan Yang Sempurna - Realistis novel & cerita
Deanda_D
Di malam sebelum pernikahan, istriku pulang dalam keadaan mabuk berat. Dia diantar pulang oleh mantannya dengan pakaian yang acak-acakan. Sambil setengah sadar, dia memanggil-manggil nama sang mantan, Dylan Wiguna. Dia berujar, "Dylan, aku menikah dengan dia cuma karena kamu suka wanita yang sudah menikah. Aku menikah dengannya cuma demi memenuhi keinginanmu. Hmph! Aku nggak mau pulang. Aku mohon, temani aku sekali lagi, ya?"
Kembang Api Menyala, Perselingkuhan Terbongkar - Realistis novel & cerita
Fani
Pada Malam Tahun Baru, kembang api yang dinyalakan di desa menerangi separuh langit dengan cahaya merah. Namun, suamiku dan kakak iparku tiba-tiba menghilang bersamaan. Beberapa baris komentar mendadak melayang di depan mataku. [Suaminya bahkan memanfaatkan suara petasan untuk bercinta di tumpukan jerami dan istri sahnya masih sempat melihat kembang api!] [Kakak ipar bahkan sudah melepas jaket tebalnya, dan hanya tersisa pakaian dalam berenda yang langsung menempel di tubuh? Harus diakui, cukup menggoda ….] [Aaaah, seru sekali! Berselingkuh di tumpukan jerami di kampung halaman, cinta terlarang macam apa ini!] Aku berbalik dan berjalan menuju halaman belakang. Benar saja, aku pun mendengar suara manja Dessy. “Pelan-pelan ... aku sudah tidak tahan ....” Peter terdengar begitu tergesa-gesa, suara yang belum pernah kudengar sebelumnya. “Kenapa takut? Suara kembang apinya sangat keras. Sekalipun kamu berteriak hingga serak, tidak akan ada yang mendengar ....” Aku menarik napas dalam-dalam, lalu kembali ke halaman depan dan meninggikan suara. “Adik Sepupu, bukankah kamu ingin mengadakan pesta api unggun? Kebetulan di halaman belakang ada tumpukan jerami.” Bukankah mereka ingin mencari sensasi di bawah cahaya kembang api? Kalau begitu, akan kubuat suasananya semakin panas.
Mengungkap Rahasia Ibu Mertua - Realistis novel & cerita
Malinka
Pada Hari Ibu, aku berniat memberikan hadiah kepada ibu mertuaku. Namun tak disangka, aku melihatnya membawa seorang pria berkulit gelap masuk ke kamar. Setengah jam kemudian, ibu mertuaku keluar dengan wajah memerah ....
Rahasia di Balik Balai Leluhur - Realistis novel & cerita
Jiso
Desa kami memiliki sebuah tradisi. Setiap perempuan yang hendak menikah harus membawa pacarnya ke Balai Leluhur untuk bersembahyang. Jika mereka bisa keluar dari sana dengan selamat tanpa terjadi apa pun, itu berarti keduanya ditakdirkan hidup bahagia bersama seumur hidup. Kedua adik perempuanku menikah saat berusia dua puluh tahun. Sementara aku, kini sudah berusia tiga puluh tahun dan masih belum menikah. Bukan karena aku tidak pernah punya pacar. Masalahnya, setiap pria yang kubawa masuk ke Balai Leluhur selalu memutuskanku begitu keluar dari sana. Bahkan, ada yang sampai ingin membunuhku. Pacar baruku, Jeff Gunara tidak percaya pada takhayul desa kami. Karena itu, dia bersikeras ingin masuk ke Balai Leluhur. Namun, setelah Ayah, yang juga merupakan kepala desa, membawanya masuk, dia langsung berubah begitu keluar dari sana. Dia menindihku ke tanah dan berusaha mencekikku sampai mati. Aku tidak mengerti. Apa sebenarnya yang ada di dalam Balai Leluhur itu sampai mereka bisa berubah sedrastis itu? Ayah jelas tahu apa yang akan terjadi pada mereka setelah masuk ke sana. Kalau begitu, kenapa dia tetap bersikeras membawa mereka masuk?
Kakakku Membuangku Demi Adik Palsunya - Realistis novel & cerita
Gaston
Di kehidupan sebelumnya, aku dibawa kembali ke Keluarga Shafron. Demi seorang putri angkat, kakak kandungku memfitnahku, menuduhku membuat penyakitnya kambuh. Orang tua kandungku percaya dan mengusirku dari rumah. Tak lama kemudian, aku mati karena sakit di pinggar jalan. Saat terbangun lagi, aku kembali ke hari di mana diriku dijemput oleh Keluarga Shafron. Michael menghalangi jalan orang tua, menunjukku dan berkata, “Ayah, Ibu, dia bukan adikku!” Pasangan suami istri itu menatapku dengan rasa kecewa, lalu berbalik dan pergi. Aku berdiri di tempat, tak mengeluarkan liontin giok yang bisa membuktikan identitasku, lalu diam-diam berjalan kembali ke panti asuhan. Dua puluh tahun kemudian, aku telah menjadi salah satu ahli penyakit dalam terkemuka di dalam negeri. Pria yang duduk di hadapanku menyodorkan rekam medis dengan suara gemetar, “Dokter, kumohon tolong selamatkan adikku.” Saat melihat nama di berkas itu, gerakanku pun terhenti. Pandanganku tertuju pada wajah yang tampak lesu dan kusam itu. Setelah menatapnya agak lama, barulah aku berpaling ke arah pria itu dan berkata, “Aku nggak menerima pasien ini.”
Aku Menolak Mengoperasi Pembunuh Ibuku - Realistis novel & cerita
Kelby
Tahun ini, sebagai ahli bedah saraf paling terkemuka di negara ini, aku ditugaskan untuk melakukan operasi darurat di provinsi lain. Dua puluh tahun yang lalu, aku pernah datang ke ruang operasi ini. Ibuku mengalami pendarahan otak, dan dokter bedah yang memimpin operasi itu meleset setengah sentimeter saat melakukan sayatan. Ibuku meninggal, dan yang menghiburku hingga bisa melewati masa sulit itu adalah Reihan Abimana, cinta pertamaku. Baru kemudian aku tahu, dokter bedah yang memimpin operasi itu adalah ayahnya, Kepala Departemen Bedah Saraf terkenal di rumah sakit itu. Namun, yang sebenarnya melakukan operasi adalah Reihan sendiri, seorang dokter magang. Dia dan Mona sudah merencanakan semuanya sejak lama, menggunakan operasi ibuku sebagai latihan untuk membuka jalan bagi karier mereka. Setelah kejadian itu, Mona Hartanto dengan statusnya sebagai putri direktur rumah sakit, berhasil menutupi seluruh insiden tersebut. Sejak hari itu, aku memutuskan untuk tidak melanjutkan program pascasarjana secara langsung. Aku masuk lagi dari awal kuliah kedokteran dan menempuh pendidikan dari sarjana hingga pascadoktoral. Aku menghabiskan 20 tahun penuh untuk mengubah diri menjadi orang yang "tidak akan pernah membuat kesalahan lagi". Hanya berharap suatu hari nanti, tragedi yang menimpa ibuku tidak akan pernah terulang. Hari ini, asistenku memberikan informasi pasien kepadaku: tumor batang otak, stadium lanjut, risiko sangat tinggi. Wajah itu sudah jauh lebih tua, tetapi aku langsung mengenalinya. Aku mengembalikan berkas itu kepada asistenku, lalu melepas jas dokterku. "Aku nggak bisa melakukan operasi ini."
Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku - Realistis novel & cerita
Aaliyah Zoya
Demi berkencan dengan asisten di malam natal, suamiku mencampurkan obat tidur ke dalam susu anak kami. Ketika aku mengantar anakku yang demam tinggi ke rumah sakit, aku malah melihat suamiku sedang menggendong asistennya ke lantai atas. "Kaki Nelly terkilir, aku menemaninya berobat." Anaknya jelas-jelas berada di ruang gawat darurat, tetapi dia sama sekali tidak peduli. Aku mencengkeram tiket lotre yang ada di sakuku. Sudah saatnya aku mengakhiri pernikahan selama tujuh tahun ini.
Tamparan Sang Kakak - Realistis novel & cerita
Hayley
Saat hendak pergi dari restoran milik adikku, tiba-tiba aku dipanggil oleh manajernya, “Permisi kak, kamu belum bayar.” Melihat wajah asing itu, aku pikir dia karyawan baru yang belum mengenalku. Jadi, aku menjelaskan dengan ramah, “Tagihkan ke bos kalian saja, dia tahu.” Manajer itu pun menatapku dengan jijik, “Kak, restoran kami ini michelin bintang tiga. Kami nggak pernah ada sistem utang seperti itu.” Usai bicara, dia menyerahkan selembar tagihan yang sudah dicetak. Aku menunduk dan melirik, sekali makan harganya satu miliar. Biaya perawatan alat makan yang kinclong, enam puluh juta. Biaya pembersihan udara khusus, seratus juta. Biaya layanan penenang suasana hati tamu VIP, dua ratus juta. Dan banyak biaya aneh lainnya lagi. Aku bahkan tidak tahu adikku membuka bisnis gelap seperti ini. Aku sampai tertawa kesal di tempat, “Aku ini kakaknya Pak Oscar. Kalau ada masalah, suruh dia pulang dan bicarakan denganku.” Namun, dia tetap mengeyel, “Makan saja nggak mampu bayar, masih sok kenal dengan Pak Oscar segala.” Aku langsung mengirim pesan ke sekretaris, [Tolong bilang ke adikku, pecat perempuan ini atau aku tarik investasinya.]
Cucu Perempuan Tertua yang Membisu - Realistis novel & cerita
Rumput
Aku baru bisa berbicara saat aku berusia delapan tahun. Semua anggota Keluarga Sebastian menganggapku idiot. Bahkan, ibuku diam-diam menyeka air matanya karena mengira telah melahirkan seorang anak perempuan yang mengalami autisme. Ayahku memandangku dengan tatapan penuh rasa kecewa. Namun, demi menjaga reputasi, dia tidak mengirimku ke sekolah luar biasa. Saat itu, ada tokoh dari Wall Street datang untuk mengakuisisi Grup Sebastian milik keluarga kami. Mereka begitu arogan, bahkan memaki semua orang di ruang rapat hingga tidak ada satu pun yang berani mengangkat kepala. Semua elite di ruangan itu terdiam ketakutan, bahkan tidak ada satu pun berani membantah. Aku hanya berdiri di sudut, mendengarkan semua itu sampai merasa mengantuk. Aku akhirnya merasa kesal. Aku berjalan maju selangkah, mengucapkan kalimat pertama dalam hidupku dengan bahasa ibu pria itu.
Aku Tak Punya Siapapun Lagi - Realistis novel & cerita
Skytree
Dokter berkata, aku hanya sisa tiga hari. Gagal hati akut. Satu-satunya harapan adalah uji klinis yang sangat berisiko, peluang terakhir dan paling tipis bagiku untuk bertahan hidup. Namun, suamiku, David, malah memberikan kuota yang tersisa kepada adik perempuan angkatku, Emma, yang juga merupakan ibu baptis putriku. Kondisi penyakitnya masih dalam tahap awal. Dia bilang itu adalah “pilihan yang tepat” karena dia “lebih pantas untuk hidup.” Aku pun menandatangani dokumen untuk menghentikan pengobatan dan meminum obat pereda nyeri berdosis tinggi yang diresepkan oleh dokter. Ganjarannya adalah organ dalamku akan gagal berfungsi dan aku akan kehilangan nyawa. Ketika aku menyerahkan perusahaan perhiasan dan rancangan desain yang telah aku kerjakan dengan susah payah kepada Emma, ayah dan ibu memujiku karena menjadi “kakak perempuan yang baik”. Ketika aku setuju untuk bercerai dan membiarkan David menikahi Emma, David mengatakan “akhirnya aku bersikap perhatian”. Ketika aku membiarkan anakku untuk memanggil Emma dengan sebutan ibu, anakku bertepuk tangan dengan gembira dan berkata, “Emma adalah ibu yang lembut dan baik.” Ketika aku memberikan semua hartaku kepada Emma, seluruh keluargaku menganggapnya wajar dan tidak melihat sesuatu yang aneh pada diriku. Aku sangat penasaran, apakah mereka masih bisa tertawa setelah mendengar berita kematianku?
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam - Realistis novel & cerita
Bagel
Hari ketika aku memutuskan untuk mendonorkan tubuhku untuk kajian ilmiah, keluargaku justru berkumpul mengelilingi adik angkatku, Halida, merayakan diterimanya dia dalam sebuah program perawatan eksperimental paling canggih. Seharusnya akulah yang menderita kanker otak. Tapi Halida menggunakan posisi suamiku, Zafran, di rumah sakit untuk menukar catatan medisnya yang sehat dengan diagnosis terminalku, merebut satu-satunya kesempatan yang kupunya untuk bertahan hidup. Dan bagian terburuknya, semua orang bersorak mendukungnya. Rasanya sakit sekali. Aku berusaha tetap kuat, sampai tanpa sengaja mendengar para perawat berbisik, "Bagus sekali Dokter Zafran bisa mengamankan tempat itu untuk Halida. Mereka bilang dia hanya punya tiga hari lagi." Jadi, dalam 72 jam terakhir hidupku, aku perlahan melepaskan segalanya. Ketika aku memberikan naskah asli novel-novelku yang sudah kutuang seluruh hati dan jiwaku kepada Halida, ayah dan saudaraku menatapku dengan senyum puas. Ketika Zafran memutuskan untuk memenuhi permintaan terakhir Halida dengan menikahinya, dia menyerahkan surat cerai padaku. Aku menandatanganinya tanpa ragu sedikit pun. Dia menghela napas dan memuji aku karena akhirnya bisa berpikir begitu rasional. Dan ketika akulah yang membujuk putri kami, Olivia untuk memanggil Halida Ibu, Olivia justru berseri-seri mengatakan bahwa ibu barunya adalah yang terbaik. "Jangan khawatir." Zafran menenangkanku. "Kami hanya menjaganya untuk sementara. Setelah dia tiada, semuanya akan kembali padamu." Aku memberikan pada Halida segalanya yang kupunya, persis seperti yang mereka mau. Lalu kenapa, ketika mereka akhirnya tahu semua ini hanyalah kebohongan kejam Halida, mereka datang padaku sambil menangis, berkata akulah yang mereka inginkan sejak awal?
Dikorbankan Demi Keselamatan Cintanya - Realistis novel & cerita
Hana Naiya
Aku dan kekasih masa lalu suamiku diculik orang secara bersamaan. Sebagai ahli negosiasi, suamiku langsung datang ke lokasi secepat mungkin untuk menolong kami. Namun, di saat penculik itu setuju untuk melepaskan satu sandera, suamiku setuju untuk membiarkanku dibawa pergi penculik itu demi menyelamatkan kekasih masa lalunya. Aku berlutut memohon padanya untuk menolongku terlebih dahulu. Namun, dia malah menunjukkan ekspresi datar di wajahnya. "Elowyn masih suci. Kalau sampai dinodai orang, dia nggak akan sanggup menerimanya. Kamu berbeda. Kamu sudah nikah sama aku. Kalaupun dinodai orang, aku nggak akan membencimu." Aku didorong ke kaki penculik itu dengan kejam. Mungkin dia tidak tahu, aku sudah hamil tiga bulan dan dia akan menjadi seorang ayah.
Rembulan Gugur di Ujung Awan - Realistis novel & cerita
Yena
Istriku yang seorang pengacara dan putri kami yang berusia lima tahun diculik. Saat aku tiba di lokasi, bom meledak dan membuat mereka hancur menjadi abu tepat di depan mataku. Kakakku yang seorang jaksa mencoba membantuku melacak pelakunya, tapi dia juga jatuh ke tangan penjahat dan disiksa hingga tewas. Semua orang bilang, cara kerjaku terlalu kejam sehingga menyinggung terlalu banyak orang. Merekalah yang menanggung akibatnya karena aku, padahal orang yang seharusnya mati adalah aku. Bahkan tim reserse kriminal pun mencopot jabatanku. Selama tiga tahun, aku terus melacak pelaku yang sebenarnya secara diam-diam. Hingga akhirnya aku mengikuti petunjuk yang mengarah ke sebuah restoran. Istri, anak, dan kakakku yang seharusnya sudah meninggal tiga tahun lalu, ternyata sedang merayakan ulang tahun seorang anak laki-laki. Kerabat dan teman-teman juga hadir di sana secara lengkap. Aku yang diselimuti amarah hendak menerjang ke depan untuk minta penjelasan, tapi sahabatku menahanku erat-erat dari belakang. "Nathan, aku tahu kamu nggak bisa terima kenyataan ini, tapi mereka udah jadi suami istri. Kalau kamu makin bertingkah, apa bedanya kamu sama pebinor?" "Tiga tahun lalu Vina hamil anak Kak Adit. Siapa sih yang nggak tahu kalau sifatmu itu kejam? Mereka cuma bisa pura-pura mati buat lepas dari kamu." Ibu yang berdiri di samping menatapku lekat-lekat dengan mata penuh peringatan. "Baguslah kalau kamu udah tahu. Tahun-tahun ini Ibu merasa kasihan lihat kakakmu dan Vina harus sembunyi sana-sini sambil bawa dua anak." "Sekarang mereka berempat sekeluarga udah hidup bahagia. Asal kamu mau mundur, semua orang bakal maafin kamu." Rasa amis yang pekat mendadak bergolak di tenggorokanku. Aku menatap kerumunan orang ini, lalu tertawa hingga meneteskan air mata. Rupanya Vina dan kakakku sama sekali belum meninggal. Selama tiga tahun saat aku hidup dalam penderitaan yang luar biasa, mereka justru hidup tenang dan bahagia. Semua orang mengetahuinya, tapi mereka bersekongkol untuk menyembunyikannya dariku.
Ibuku Seorang Misoginis - Realistis novel & cerita
Shreya Avantika
Ibuku sangat membenci perempuan. Bahkan aku, anak perempuannya sendiri. Sejak aku lahir, dia sudah ingin membunuhku. Memakai lipstik, aku dipukul. Mengenakan rok, aku kena pukul juga. Apalagi kalau aku mendekati Ayah, akan lebih parah lagi. Menjelang ujian masuk perguruan tinggi, ibuku yang sangat membenci perempuan menyebarkan gosip di sekolah, menuduhku merayu ayahku sendiri. Sampai akhirnya aku terjun dari lantai lima belas. Hasilnya? Ibuku sangat puas.
Sebelumnya
12345
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status