Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibuku Seorang Misoginis

Ibuku Seorang Misoginis

Ibuku sangat membenci perempuan. Bahkan aku, anak perempuannya sendiri. Sejak aku lahir, dia sudah ingin membunuhku. Memakai lipstik, aku dipukul. Mengenakan rok, aku kena pukul juga. Apalagi kalau aku mendekati Ayah, akan lebih parah lagi. Menjelang ujian masuk perguruan tinggi, ibuku yang sangat membenci perempuan menyebarkan gosip di sekolah, menuduhku merayu ayahku sendiri. Sampai akhirnya aku terjun dari lantai lima belas. Hasilnya? Ibuku sangat puas.
Baca
Tambahkan
Dimabukkan Cinta

Dimabukkan Cinta

Pacarku, yang juga merupakan teman masa kecilku itu gagal dalam membangun usaha dan terlilit utang miliaran. Dia memohon padaku untuk membantunya. Jadi, aku berhenti kuliah dan menjual miras untuk membantunya mengelola arus kasnya. Sepuluh tahun kemudian, dia melamarku dan kupikir kerja kerasku akhirnya terbayar. Sampai aku menemukan riwayat obrolannya dengan teman-temannya di ponsel. [ Delvina sudah hampir 30 tahun. Dia terlalu tua dan kotor. Dia nggak layak dampingi kamu. ] [ Siapa yang tahu dia itu sebenarnya jual miras atau jual diri untuk melunasi utangmu dulu? ] [ Lagian, gimana dengan anakmu dengan sekretarismu? ]
Baca
Tambahkan
Diperlakukan Bak Orang Asing Oleh Suami Anakku

Diperlakukan Bak Orang Asing Oleh Suami Anakku

Demi Ricardo dan putri kami, aku rela mengorbankan segalanya dan menjadi ibu rumah tangga penuh waktu. Namun, sejak kekasih lamanya resmi bercerai, semuanya pun berubah. Suamiku mulai muak padaku. Putriku memperlakukanku bagaikan seorang pembantu. Hatiku hancur tak bersisa. Aku menandatangani surat cerai, melepaskan semua hak dan meninggalkan segalanya untuk pergi sejauh mungkin. Namun, kenapa sekarang mereka malah menyesal?
Baca
Tambahkan
Permohonan Terakhir

Permohonan Terakhir

Putri angkat Keluarga Edrick Sanjaya hanya tersedak air kolam renang. Namun, dia mengikatku dan memasukkan tubuhku ke dalam kolam renang, hanya menyisakan celah kecil sekitar dua sentimeter yang kiranya bisa aku gunakan untuk bernapas. Dia berkata. "Kamu akan menanggung dua kali lipat penderitaan yang Cindy alami." Aku tidak bisa berenang, jadi hanya bisa berusaha keras untuk tetap bernapas dan memohon bantuannya sambil menangis. Namun, yang aku dapatkan sebagai balasan adalah teguran dingin darinya. "Kalau nggak diberi pelajaran, kamu nggak akan bisa patuh." Aku hanya bisa meronta dalam keputusasaan .... Setelah lima hari, dia akhirnya luluh dan memutuskan untuk mengakhiri hukuman ini. "Kali ini aku akan melepaskanmu, tapi kali, aku akan membuatmu sadar!" Namun, yang tidak dia ketahui adalah mayatku sudah berubah menjadi lebih besar.
Baca
Tambahkan
Aku Bukanlah Prioritasmu

Aku Bukanlah Prioritasmu

Dulu, sahabat kecilku pernah berjanji akan menikahiku setelah kami lulus kuliah. Namun di hari pernikahan, dia malah datang terlambat. Saat kami akhirnya menemukannya, dia justru sedang bersama Meisy, adik tiriku di atas ranjang hotel. Di depan banyak orang, Evan, pewaris keluarga terkaya tiba-tiba berdiri dan dengan lantang mengumumkan bahwa akulah perempuan yang diam-diam dia cintai selama bertahun-tahun. Selama menikah lima tahun, setiap kata yang pernah kuucapkan selalu diingat oleh Evan, Aku sempat mengira diriku adalah orang yang paling dia sayangi. Hingga suatu hari, saat sedang beres-beres, aku tak sengaja menemukan sebuah dokumen rahasia di laci meja kerja Evan. Halaman pertama adalah CV milik Meisy. Ada tulisan tangannya sendiri di atasnya, [Perhatian utama di atas segalanya.] Lalu ada juga berkas perjadwalan rumah sakit yang belum pernah kulihat sebelumnya. Tanggalnya tepat pada malam ketika aku mengalami kecelakaan. Saat itu, aku dibawa ke rumah sakit milik Keluarga Evan, tapi operasinya terus tertunda. Saat aku tersadar kembali, bayi dalam kandunganku sudah tiada, karena pendarahan hebat. Aku pernah menangis dalam pelukannya hingga kehabisan suara, tapi tak pernah menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Aku tak ingin menambah kekhawatirannya. Namun, kini aku baru tahu, Meisy juga terluka malam itu dan perintah yang Evan berikan pada rumah sakit adalah, “Kerahkan semua tenaga ahli, dahulukan keselamatan Meisy.” Air mataku membasahi halaman kertas, melunturkan tulisannya. “Kalau aku bukan prioritas terpentingmu, lebih baik aku menghilang dari hidupmu.”
Baca
Tambahkan
Balas Dendam Sang Istri Mafia

Balas Dendam Sang Istri Mafia

Pada hari ulang tahunku, salah satu anak buah suamiku membisikkan sesuatu dalam bahasa Russi kepadanya, "Malam ini, Nona Liana sudah menyiapkan kejutan untuk Anda." Suamiku dengan perhatian memotongkan kue untukku terlebih dahulu, lalu menjawab dalam bahasa yang sama sambil tersenyum, "Dia punya banyak trik di ranjang. Aku nanti akan menemuinya." "Jangan sampai nyonya mengetahuinya. Aku nggak ingin ditinggalkan olehnya." Semua orang tertawa paham dan berjanji akan merahasiakannya. Mereka tidak tahu bahwa sejak kecil aku menguasai banyak bahasa asing. Aku juga sudah lama menemukan ponsel yang dia sembunyikan di kompartemen tersembunyi, beserta semua video tidak senonoh dirinya dengan Liana. Aku tidak mengungkapkannya. Aku hanya menghubungi mantan orang kepercayaan Keluarga Fred untuk mengurus identitas baruku. Tiga hari lagi, identitas Anna Fred akan lenyap sepenuhnya, dan dia akan kehilangan aku untuk selamanya.
Cerita Pendek · Mafia
33.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
สัมผัสรักมาเฟียร้าย

สัมผัสรักมาเฟียร้าย

ลองตายดูสิ...เผื่อฉันจะปล่อยเธอไป -TOXIC RELATIONSHIP- “เมื่อมีคนทรยศ...ก็ต้องมีคนรับผิดชอบ” “คุณมันคนสารเลว”
มาเฟีย
103 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
นักสะสมความเศร้า

นักสะสมความเศร้า

หญิงสาวคนหนึ่งที่เติบโตมาในครอบครัว “ ท็อคซิก ” ( toxic ) เก็บกด มีปมในใจขนาดใหญ่ จนทำให้ป่วยเป็น “ โรคซึมเศร้า ระดับรุนแรง (severe depression) + แพนนิค” แล้วมีเหตุการณ์ต่างๆที่ผ่านเข้ามาในชีวิตของเข้าเสมอทั้งเรื่องดี และไม่ดี และ แน่นอนว่าส่วนมากเป็นเรื่องที่ไม่ดี เป็นเรื่องที่บั่นทอนจิตใจของเด็กสาวคนนึงเสมอมา ตั้งแต่ คำพูดของคนรอบข้างรวมถึงคนในครอบครัว เขาใช้ชีวิตด้วยความระมัดระวังทั้งคำพูด ทั้งกิริยา ทั้งสายตา เพื่อให้ถูกใจคนรอบข้างเสมอ เพราะเขารู้ตัวว่าตัวเขาเองไม่ดีพอสำหรับใคร เขามักคิดว่าโลกใบนี้มักโหดร้ายกับเขาตลอด และใช่มันเป็นแบบนี้เสมอ
อื่น ๆ
402 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Menjadi Kupu-Kupu Menyertaimu

Menjadi Kupu-Kupu Menyertaimu

Orang tuaku meninggal saat aku masih kelas 3 SMA, hanya meninggalkan rumah bata yang reyot untukku. Namun, aku menemukan seorang adik laki-laki di tempat sampah. Dia adalah siswa teladan kelas 2 SMA di sekolahku. Namun, semua orang meremehkannya. Bahkan ketika dia ditindas di sekolah, para guru juga menutup mata. Karena meskipun orang lain tidak memukulnya, ayahnya yang pecandu alkohol akan memukulinya setiap hari, dan ibunya yang pengecut tidak pernah berani melawan. Dengan susah payah aku menyeretnya pulang, membalutnya, dan merawatnya selama beberapa hari. Kemudian, ibunya dipukuli sampai mati, dan aku menelepon polisi untuk menangkap ayahnya. "Hei, tinggallah bersamaku mulai sekarang. Aku nggak punya keluarga lagi. Panggil aku kakak, dan akan kubayar uang sekolahmu!" Dia ingin kuliah di universitas bergengsi, jadi aku putus sekolah dan mulai bisnis kios jalanan, menjual darah, bahkan melakukan pekerjaan ilegal. Setelah lulus, dia bilang ingin memulai bisnis, jadi aku memberinya semua tabunganku. Hari itu, dia dan seorang wanita muda yang cantik berdiri di atas panggung yang gemerlap untuk menerima Penghargaan Kewirausahaan Muda. Aku menatap diagnosis kanker di tanganku. Aku tersenyum kecut. Aku telah membesarkannya menjadi seseorang yang tidak pantas untukku. Sudah waktunya aku pergi.
Baca
Tambahkan
Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi mencintai putri kami. Selama enam tahun sejak putri kami lahir, dia bahkan belum pernah menggendongnya sekali pun. Dokter bilang, dia mengidap gangguan emosi. Bukan karena tidak peduli, hanya saja dia tidak tahu cara mengekspresikannya. Namun hari itu, saat wanita yang pernah dia cintai kembali, untuk pertama kalinya suamiku tersenyum pada kami. Bahkan di luar kebiasaannya, dia membawa hadiah untuk putri kami. Aku pikir, mungkin dia akhirnya sadar dan berubah. Sampai aku dan putri kami melihat foto yang jadi layar kunci di ponselnya. Di foto itu, dia tersenyum lebar. Satu tangannya memeluk gadis kecil yang giginya ompong, tangan lainnya menggenggam wanita yang pernah dia cintai. Putriku menggenggam tanganku erat dan matanya mulai memerah. "Ma, apa kita harus pergi dari sini?" bisiknya pelan. "Boleh nggak kita kasih Papa tiga kesempatan terakhir saja? Kalau setelah itu Papa tetap nggak mau sama kita ... ya sudah, kita pergi saja."
Cerita Pendek · Romansa
12.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2122232425
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status