Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Di bagian timur Kota New York ada dua ahli waris. Satu adalah maniak kecepatan yang mendominasi arena balap, satu lagi adalah aktuaris genius yang mengendalikan arus modal. Keduanya berasal dari keluarga terpandang dan sifat mereka berbeda jauh. Namun, mereka tumbuh bersama sejak kecil dan menjadi satu-satunya sahabat sejati. Mereka pernah berebut perhatian seorang gadis, juga berselisih karena taruhan di arena balap. Namun, saat berusia 15 tahun, mereka sama-sama menggantungkan sebuah lencana tembaga di dada. Itu adalah hasil latihan ukiran tangan dari Mia di kelas kerajinan, dengan sebuah huruf "M" yang tergores di bagian belakang. Saat itu, Mia duduk di bangku paling belakang kelas. Tak seorang pun tahu siapa identitas dia sebenarnya. Namun, kedua laki-laki itu mengenakan lencana tersebut selama 10 tahun penuh. Entah itu saat berdiri di podium juara F1 atau saat mengetukkan palu pada investasi triliunan di bursa, lencana tembaga murahan itu selalu menempel di dada mereka dan tak pernah tergantikan. Sampai akhirnya muncul Ella. Putri kesayangan dari keluarga konglomerat baru. Ella menyulam sebuah emblem kain berhiaskan benang emas dan memberikannya kepada mereka. Kain itu cuma benda biasa yang mirip dengan pernak-pernik murahan yang dijual di pasar loak. Namun, mereka malah sama-sama melepas lencana tembaga itu dan menggantinya dengan kain murahan yang diberikan Ella. Mia tidak mengatakan apa pun. Dia hanya diam-diam menyimpan foto lama mereka yang tercetak di sebuah koran usang. Malam itu juga, dia menelepon ayahnya yang jauh di Sisilia. Nada bicaranya sangat tenang saat berkata, "Papa, aku menerima pernikahan politik ini."
Short Story · Mafia
5.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Balasan Reinkarnasi pada Sahabat Munafik Pacarku

Balasan Reinkarnasi pada Sahabat Munafik Pacarku

Setelah aku mengambil cuti sekolah, orang tuaku tidak mendesak apa pun. Namun sahabat masa kecil pacarku yang memasang citra sebagai si genius ber-IQ tinggi justru menelepon. Karena aku sedang sibuk turun ke sawah bekerja, menanam sayur dan bermain air, sama sekali tidak punya waktu menulis kode. Di kehidupan sebelumnya, sahabat masa kecil itu mengirimkan rancangan program yang sama persis dengan rancanganku satu hari lebih awal. Semua orang memaki aku tak tahu malu, menuduhku menjiplak dan memalsukan. Aku berusaha menjelaskan, tetapi sama sekali tidak ada yang percaya. Kemudian sahabat masa kecil itu bahkan membuka siaran langsung, memfitnahku melakukan perundungan di kampus. Mereka dengan gila-gilaan melakukan perundungan daring terhadap seluruh keluargaku. Akhirnya orang tuaku, saat mengemudi untuk menghindari para warganet ekstrem, mengalami kecelakaan dan tewas. Aku tidak sanggup menanggung pukulan itu, lalu melompat dari gedung tinggi dan tewas dengan penyesalan yang tak terpadamkan. Hingga detik terakhir sebelum kesadaranku lenyap, aku tetap tidak mengerti apa sebenarnya yang terjadi. Jelas itu hasil jerih payahku, mengapa justru orang lain yang lebih dulu merilisnya. Saat aku membuka mata lagi, aku kembali ke sehari sebelum insiden penjiplakan itu terjadi.
Short Story · Realistis
5.8K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
373839404142
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status