Tepat sekitar pukul sebelas siang, Indira yang biasanya di jemput pukul 12 siang, kini pulang lebih cepat karena bocah perempuan itu badannya demam. Usai usai mendapat telepon dari sekolah Indah langsung menjemput putrinya.Sesampai di rumah Indah membawa Indi ke kamarnya dan tampak Sri sang ART menyiapkan dua gelas jus dan satu piring cake kesukaan Indira.“Sayang, sebentar lagi Om dokter datang. Jadi, Indi minum jus ini dulu, biar,panasnya turun”“Indi nggak,mau jus jambu, Maa ... Coal na atit tenggolokan na,” tolak Indira.“Sayang, dengar Mama. Kalau Indi nggak mau minum jus jambu ini, minum jus jeruk. Atau, mau minum obat aja?” tanya Indah memberikan pilihan.“Tenggolokanna, atit Maa, hikss,” rengek bocah cantik itu dengan mengusap air matanya.“Indi, Mama hanya mau kamu cepat sehat. Jadi, sekarang pilih sayang,” pinta Indah tegas.Padahal selama ini, Indah selalu memberikan apa yang jadi keinginan putrinya tanpa ada paksaan. Tidak seperti saat ini.Indira yang,tahu kalau mamanya
Last Updated : 2025-02-14 Read more