Michael melarang Ruby masuk ke rumah. Namun Ruby tahu pada siapa dia harus minta tolong dan berlindung. Selama dia bisa membuat Bella senang, dia tidak menganggap serius ancaman dari Michael.“Tidak ada gunanya ribut denganmu,” ujar Michael.Ruby mengangkat kepalan tangannya sebagai tanda kemenangan sambil berkata, “Kamu tidak akan mungkin menang dariku. Akuilah kekalahanmu.”Michael mengebaskan telapak tangan dan mengambil telepon genggamnya. Dia menelepon Mark.“Kamu carilah tempat untuk kita ngobrol malam ini,” Michael memberitahu Mark waktunya di Yuncheng sudah tidak banyak. Dia ingin memanfaatkan waktu senggangnya hari ini untuk makan malam, minum dan ngobrol santai bersama.“Ok, aku akan segera menyiapkannya. Bagaimana kalau kita makan hot pot? Hot pot sangat cocok di musim dingin seperti ini,” ujar Mark semangat.“Ok. Atur saja. Aku serahkan semua padamu.”Mark segera berangkat meninggalkan Klub Malam Kota Ajaib begitu telepon ditutup.Belakangan ini, restoran hot pot mu
Read more