Tribute to the Alpha

Tribute to the Alpha

last updateLast Updated : 2020-11-28
By:  N ChandraCompleted
Language: English
goodnovel16goodnovel
9.8
46 ratings. 46 reviews
48Chapters
39.6Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

In the land beyond the woods of Bramble,lies the mysterious and powerful nation of Wolves, it's ruled by the ruthless and powerful Alpha, such fearsome is his countenance that faint hearts can swoon. When the time is nigh they ask for a tribute, a tribute of a fair maiden who would be sacrificed to their God, wolfano.Those who fail, they face their wrath."But nan this is just a story," said Rhiannon."Of course! my child, but some tales are true." Old nan replied.Rhiannon laughed.Little did she know that Rhiannon was going to be the next tribute, the tribute to the Alpha. To be his mate.

View More

Chapter 1

Chapter 1 - The encounter

​Lantai marmer itu terasa sedingin es, namun rasa sakit yang menghujam perutnya jauh lebih mematikan. Aurora Calista Wijaya terkapar dengan nafas tersengal, sementara darah merah kental mulai merembes, mengotori gaun putih yang ia kenakan. Di atas tangga, Selena Anindya berdiri dengan senyum kemenangan yang tipis, jari-jemarinya masih gemetar setelah mendorong saudara angkatnya.

​"Mati saja kamu, Pembawa Sial," bisik Selena, suaranya nyaris tidak terdengar namun menusuk indra pendengaran Aurora yang mulai memudar. "Gavin dan bayi di rahimku lebih butuh posisi ini daripada wanita penyakitan sepertimu."

​Aurora ingin berteriak, ingin memaki, namun suaranya tercekat di tenggorokan. Di saat kesadarannya hampir hilang sepenuhnya, sebuah ledakan hebat seolah terjadi di dalam kepalanya. 

Di tempat lain, di saat yang bersamaan, Nayaka Seraphina… sang agen rahasia elit baru saja dikhianati oleh sahabatnya sendiri, Vania. Ledakan bom di markas rahasia itu seharusnya mengakhiri hidup Nayaka, namun takdir berkata lain.

​Seketika, mata Aurora yang tadinya sayu terbuka lebar. Pupil matanya yang berwarna cokelat gelap kini memancarkan kilatan tajam yang belum pernah terlihat sebelumnya. Nayaka kini berada di sana, di dalam tubuh yang rapuh dan sedang meregang nyawa ini.

"Sial," batin Nayaka, mencoba menggerakkan ujung jarinya yang kaku. "Tubuh siapa ini? Kenapa rasanya seperti dihantam truk?"

​Langkah kaki terburu-buru terdengar mendekat. Gavin Ardhani, suami Aurora, muncul dengan wajah panik yang dipaksakan. Namun, bukannya menghampiri Aurora yang bersimbah darah, pria itu justru langsung memeluk Selena yang tiba-tiba berpura-pura menangis histeris.

​"Mas Gavin! Tolong Kak Aurora! Dia... dia terpeleset!" tangis Selena pecah, tangannya menutupi wajahnya yang tidak mengeluarkan air mata sedikit pun.

Gavin menatap Aurora dengan tatapan penuh kejengkelan. "Aurora! Bisa tidak sehari saja kamu jangan membuat keributan? Kamu jatuh karena ceroboh, jangan berani-berani menyalahkan Selena!"

Nayaka, yang kini menguasai tubuh Aurora, merasakan amarah yang membara dari sisa-sisa perasaan pemilik tubuh aslinya. Ia memaksakan diri untuk duduk, meski rasa sakit di perutnya membuat dunianya seakan berputar. Dengan susah payah, ia menatap Gavin tepat di matanya.

"Berhenti membentakku, Gavin," suara Aurora terdengar serak, namun ada nada dingin yang membuat Gavin terdiam seketika.

Gavin mengernyitkan dahi. "Apa kamu bilang? Kamu sudah berani menjawab?"

"Aku bilang, tutup mulutmu," desis Nayaka sambil mencengkeram pinggiran tangga untuk bangkit berdiri. "Darah ini mengalir karena wanita yang kamu peluk itu mendorongku. Dan kamu, sebagai suami, justru lebih memilih memeluk selingkuhanmu daripada menolong anakmu sendiri?"

Wajah Gavin memucat. Ia tidak menyangka Aurora yang biasanya hanya bisa menangis diam-diam kini berani bicara sefrontal itu. "Jaga bicaramu, Aurora! Siapa yang selingkuh? Jangan mengada-ada hanya karena kamu iri pada Selena!"

Selena semakin mengeratkan pelukannya pada lengan Gavin. "Mas, Kak Aurora pasti sudah gila karena benturan di kepalanya. Bagaimana mungkin dia menuduh kita seperti itu?"

Nayaka menyeringai tipis, sebuah seringaian yang terlihat sangat asing di wajah lembut Aurora. "Gila? Mungkin saja. Tapi setidaknya aku tidak sehina kalian berdua yang bermain api di dalam rumah ini."

Darius Wijaya dan Ratna, orang tua Aurora, muncul dari arah luar rumah… karena mereka berdua baru akan pergi, setelah mendengar keributan. Alih-alih khawatir melihat darah di lantai, Ratna justru mendengus kasar. "Aurora! Lagi-lagi kamu membawa sial di rumah ini! Kakekmu meninggal karena menyelamatkanmu, dan sekarang kamu mau mencelakai Selena juga?"

​"Papa, lihatlah lantai rumah kotor karena darahnya," lanjut Ratna tanpa rasa iba sedikit pun.

Nayaka menatap kedua orang tua di depannya dengan tatapan kosong. Jadi ini keluarga Aurora? Sebuah neraka yang berkedok rumah mewah. Ia merasakan denyut kehidupan di perutnya mulai melemah, dan ia tahu ia harus segera mendapatkan pertolongan medis jika ingin bayi ini selamat.

"Nikmati saja sandiwara kalian untuk saat ini," kata Nayaka sambil mulai melangkah tertatih menuju pintu keluar rumah.

"Mau ke mana kamu, Aurora? Aku belum selesai bicara!" teriak Darius berwibawa.

Nayaka berhenti sebentar tanpa menoleh. "Aku mau menyelamatkan nyawa yang kalian abaikan. Dan mulai besok, jangan harap bisa melihat Aurora yang lemah lagi.”

Gavin ingin mengejar, namun Selena menahannya. "Biarkan saja dia, Mas. Dia hanya ingin mencari perhatian."

Nayaka berjalan dengan terseok-seok, tapi sebelum sampai pintu keluar… ia melihat sebuah kunci mobil tergeletak di atas meja. Tanpa berpikir panjang lagi, ia menyambar cepat kunci itu dan menuju satu mobil yang terparkir di halaman rumahnya. Pandangannya mulai mengabur, namun ia tidak boleh menyerah.

Dengan sisa-sisa tenaganya, ​Nayaka masuk mobil dan mengemudikannya sendiri menuju ke rumah sakit terdekat. Sepanjang perjalanan dengan gemetar, sambil memeluk perutnya yang terasa sangat panas… ia bersumpah di dalam hati. Jika ia dan bayi ini selamat, ia akan merobek topeng suci Selena dan menghancurkan Gavin sampai ke akar-akarnya.

Sesampainya di lobi instalasi gawat darurat, Nayaka turun dengan langkah gontai. Kesadarannya benar-benar berada di ambang batas. Saat suster berlarian membawakan brankar, Nayaka sempat melihat sebuah mobil hitam mewah melintas pelan di depan rumah sakit.

​Tatapan Nayaka sempat beradu dengan sepasang mata elang di balik kaca jendela mobil yang tertutup rapat. Sosok pria yang memancarkan aura es itu seolah menarik kembali ingatan Nayaka sebagai agen rahasia.

"Mata itu..." bisik Nayaka sebelum dunianya menjadi gelap total.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Ratings

10
89%(41)
9
0%(0)
8
9%(4)
7
2%(1)
6
0%(0)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
0%(0)
9.8 / 10.0
46 ratings · 46 reviews
Write a review

reviewsMore

Ceejay Ramirez
Ceejay Ramirez
Wonderful Story! Direct, short, but meaningful. No unnecessary events just to drag the story and lengthen it for extra coins… Kudos and Congratulations Dear Author! Looking forward to more of your books. Just improve the editing next time to make it better.
2022-02-10 11:46:25
2
0
Mesha
Mesha
Omg.. I just started reading this and I'm already hooked.. this is soooo good.
2021-08-29 22:50:36
1
0
tiramisyu
tiramisyu
good story! :) by the way, do you have any socmed that I can reach out?
2021-07-08 18:58:08
0
1
sweta singh
sweta singh
good story line......worth reading .......
2021-07-05 11:53:02
1
0
Delores Tmama Harris
Delores Tmama Harris
loved it.. Great story.
2021-06-27 21:52:13
1
0
48 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status