Share

D76. Niat Ara

Author: Cheezyweeze
last update Last Updated: 2025-02-19 18:09:24

Malam sudah menyapa dan terlihat menyuruh orang-orang untuk segera pergi tidur. Malam itu seperti biasanya, ada bantal pembatas yang selalu menjadi pemisah antara Ara dan Tobey. Sedangkan Jaden sudah tidur di kamarnya sendiri sejak umur 4 tahun.

Akibat pemintaan Jaden yang tabu tadi, hal itu berimbas pada canggungnya hubungan antara Ara dan Tobey pada malam itu. Tobey berpura-pura sibuk dengan laptopnya dan Ara yang berpura-pura sibuk merapikan pakaian Tobey lalu memasukkan ke dalam lemari. Suasana menjadi sangat canggung ditambah udara yang begitu panas karena hujan.

"Kau belum tidur?" tanya Tobey basa-basi mengawali pembicaraan.

"I-iya. Ini baru akan pergi tidur," sahut Ara sedikit agak gugup.

""Baiklah. Ayo, kita tidur," pinta Tobey.

Ara langsung menghentikan aktivitasnya dan berbaring di tempatnya. Mereka berdua dalam posisi saling membelakangi dan kedua mata mereka berdua masih terjaga. Ternyata cuaca malam itu tidak bersahabat dengan keduanya. Udara sangat panas hingga membuat T
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D77. Anak Disabilitas

    Mendengar penuturan dari sang ibu dan juga gelengan kepala dari sang ayah, Jaden menundukkan kepalanya menatap sarapannya. Selang beberapa detik Jaden pun kembali melahap sarapannya. Bukan Ara marah pada Jaden, tapi Ara tidak ingin mendengar permintaan Jaden yang baru dia utarakan padanya dan juga Tobey kemarin.Perkara permintaan Jaden yang bisa dibilang sangat sulit untuk dikabulkan bagi seorang Ara.Jaden diam saat diantar oleh Tobey ke sekolahannya. Tobey pun paham maksud dari Tobey yang diam tanpa kata sejak bocah laki-laki itu masuk ke dalam mobil. Selama perjalanan Jaden terus menatap ke depan."Jaden, ayah harap kau bisa bersabar dulu. Anak baik tidak boleh cemberut." Tobey membelai lembut rambut Jaden dan membuat anak laki-laki itu menoleh pada ayahnya lalu tersenyum."Terima kasih, ayah. Aku pergi belajar dulu, ya," ujar bocah tampan itu. Mencium punggung tangan sang ayah, lalu keluar dari dalam mobil.Jaden melambaikan tangannya saat mobil sang ayah berlalu dari hadapannya

    Last Updated : 2025-02-25
  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D78. Kamar Itu ....

    "Kau melihat apa, sayang?" Jacob membungkuk menaruh tas yang dia bawa di lantai, lalu menarik sedikit celana panjangnya untuk jongkok agar sejajar dengan Harry. Bocah kecil itu menunjuk ke sebuah pintu. Jacob mengikuti arah telunjuk Harry. Ternyata bocah laki-laki itu menunjuk kamar Albert. Anak yang menyandang disabilitasn itu sepertinya penasaran dengan kamar Albert dan ingin sekali masuk ke dalam sana."Ayah ...." Harry menoleh menatap sang ayah. Jacob membalas tatapan mata Harry."Hmm ... kita makan dulu, tapi kau harus menunggu ayah mandi terlebih dahulu." Jacob mengacungkan jari kelingkingnya. Di balas anggukan kepala dari Harry dan sambutan jari kelingking darinya.Bocah kecil itu lantas menarik tangan Jacob dan mengajak masuk ke kamar Jacob. Pria itu paham apa yang dimaksud oleh sang putra. Lantas Jacob memberi isyarat pada kedua maid dan keduanya menganggukkan kepalanya."Ayah akan pergi mandi dan kau tunggu di sini, tapi jangan nakal. Ok!" Jacob memberi kode pada sang putra

    Last Updated : 2025-02-26
  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D79. Kau Bukan Cucuku

    Jacob melihat seseorang tengah bermain di kamar itu. Dia bermain begitu senangnya walaupun dia belum begitu paham dengan permainan puzzle.Saat mengetahui Jacob sudah berdiri di ambang pintu, dia langsung melemparkan puzzle-nya karena terkejut. Harry berangsur mundur karena takut melihat Jacob."A-ayah. Ti-tidak, a-aku mi-nta maaf," ujarnya meringkuk di sisi ranjang. Harry takut jika Jacob akan marah padanya karena masuk ke kamar Albert.Jacob melangkah mendekati Harry dan jongkok di depannya. Jacob membelai rambut Harry dengan lembut."Ayah, aku minta maaf. Aku tidak bermaksud masuk ke dalam kamar ini tanpa seizin ayah." Harry benar-benar menyesalinya.Jacob menggelengkan kepalanya dan menatap Sang putra dengan lembut. Jacob berusaha untuk tidak marah karena Harry telah memasuki kamar Albert tanpa izin. Mungkin memang dia penasaran dengan isi kamar Albert.Memang Jacob melarang semua orang untuk masuk ke dalam kamar Albert. Terlebih lagi kamar milik Ara, tidak ada satupun Maid yang m

    Last Updated : 2025-02-27
  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D80. Penyesalan Terbesar

    Setelah kejadian itu justru membuat Nyonya Merry panik dan takut. Bukan masalah apa, tapi wanita tua itu sudah keceplosan dengan mengatakan 'dia bukan cucuku'. Otomatis hal itu akan menambah daftar pertanyaan dibenak Jacob. Terlebih lagi tentang keberadaan Mandy.Memang sejauh ini Jacob tidak pernah mempermasalahkan keberadaan Mandy. Dia pun tidak pernah bertanya pada mertuanya di mana Mandy berada. Bahkan status dari anak yang dibawa oleh Nyonya Merry ke rumah Jacob pun tidak diambil pusing oleh pria itu. Justru cakep menerimanya dengan lapang dada."Apa dia akan mengusir ku dari rumah ini?" keluh Nyonya Merry.Pertanyaan-pertanyaan aneh yang bercokol di dalam otak Nyonya Merry begitu sangat menghantuinya, lalu apakah pikiran negatif yang bergentayangan itu akan berubah menjadi nyata?Adapun rasa canggung di antara keduanya, karena memang benar rumah itu bukan rumahnya. Ibarat kata Nyonya Merry hanyalah menumpang hidup di mansion megah milik Jacob.Teringat kata-kata yang begitu meny

    Last Updated : 2025-02-28
  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D81. Asuransi Kematian

    Penyesalan memang selalu datang di akhir cerita. Tidak ada penyesalan di awal cerita dan itu sungguh menjadi beban tersendiri.Ketika Nyonya Merry tengah sibuk mencari keberadaan sang putri hingga membuatnya frustrasi dan berakhir depresi.Semua dilakukan oleh wanita paruh baya dalam mencari putri semata wayangnya. Hasilnya nihil.Pukulan terbesar Nyonya Merry saat ditinggal Sang putri. Ternyata wanita paruh baya itu juga tidak bisa berkutik atau melakukan apapun. Lambat laun kebohongannya terbongkar. Namun, dia masih mengupayakan bertahan untuk menyelamatkan nyawanya.Walaupun Nyonya Merry masih tinggal di rumah Jacob, dia merasa seperti orang asing. Pasalnya karena orang yang dielu-elukan sebagai ratu satu-satunya di rumah itu tak kunjung pulang.Satu-satunya orang yang bisa membuat Nyonya Merry bertahan di rumah Jacob adalah Mandy. Itulah sebabnya wanita paruh baya itu giat dan berusaha mencari Mandy."Oh, Mandy. Kau benar-benar membuat ibumu ini hampir gila. Kemana lagi ibu harus

    Last Updated : 2025-03-01
  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D82. Malam Pertama

    Hari terus berlalu, Ara dan Tobey mencoba untuk melupakan permintaan sang putra, Jaden. Namun, ternyata anak laki-laki itu sangat cerdik. Kecerdikan Jaden yang selalu mengingatkan akan janji itu dan berhasil membuat keduanya hidup dalam kecanggungan."Ibu, nanti adikku laki-laki atau perempuan?""Tidak tahu!" ketus Ara selalu berusaha melarikan diri dari kejaran Jaden yang menggemaskan."Ibu, nanti adikku dibuatkan kamar di sebelahku, ya.""Jaden, pergilah sebentar. Ibu mau masak untuk makan malam," kesal Ara yang terus berupaya menghindari dari pertanyaan itu."Tapi ibu sudah berjanji padaku. Bukankah kata ibu janji harus ditepati. Benar, kan?" cerca Jaden yang semakin menyudutkan Ara dan sulit untuk dielak."Jaden, jangan ganggu ibumu. Kemari lah," kata Tobey melerai.Pria gagah nan tampan itu baru saja tiba di rumah. Meski dia berusaha untuk melerai, tetapi Tobey juga harus mengambil langkah cepat untuk menghindari intimidasi dari Jaden malam itu."Ayah!" Bocah tampan itu segera me

    Last Updated : 2025-03-02
  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D83. Anak Jenius

    Waktu terus berlalu dengan cepat dan Jaden mendapat beasiswa dari sebuah sekolah elite di Blackfort. Tempat itu akan melatih khusus kemampuan daya pikir Jaden yang luar biasa."Apakah anda setuju?" tanya seorang wali kelas Jaden yang memberikan tawaran kesempatan emas itu."Apakah semuanya tidak bisa dilakukan di Kota Daeson?""Nyonya, kemampuan yang dimiliki Jaden harus diasah. Dia akan menjadi kebanggaan negara dan akan mendapatkan penghormatan atas kemampuan yang dia miliknya. Itulah kenapa kami menyarankan akan lebih baik jika Jaden berada di Blackfort." Ara terlihat sangat bimbang. Dia tidak bisa menerima itu dengan baik. Namun, dia teringat cita-cita sang putra yang ingin jadi profesor dan itu membuat Ara kesulitan untuk memutuskan iya atau tidak."Tolong, beri aku waktu untuk memikirkan ini. Aku juga ingin berdiskusi dulu dengan suamiku."Wali kelas Jaden menghela napas, "Nyonya, Jaden adalah anak yang sangat langka. Dia adalah anak yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata.

    Last Updated : 2025-03-03
  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D84. Warisan dan Mandat

    Singkat cerita Yosep telah berhasil menemukan alamat tempat tinggal Jacob Chase dan juga pastinya Nyonya Merry yang ditulis oleh Mandy pada surat terakhir yang dia titipkan pada Yosep.Mandy sendiri sengaja mencantumkan alamat yang salah di surat itu untuk menghambat langkah Yosep memberikan surat tersebut agar supaya dia lebih dulu yang meninggal dunia ketika surat itu sampai pada orang-orang yang dituju.Kedua surat itu akhirnya dia sampaikan pada orang-orang yang tepat enam bulan setelah kematian Mandy.Yosep menaiki sepeda motornya mengelilingi kota Blackfort hanya untuk mencari sebuah alamat. Yosep sempat putus asa karena alamat yang tercantum tidak jelas. Kadang Yosep kesasar ke tempat pemakaman.Kedua tangannya meraup ke mukanya sendiri. Pria itu sedikit menggerutu karena kesal."Mandy ... kau sungguh merepotkan," keluhnya kesal.***Saat Yosep menerima berkas yang ditinggalkan ke dia dari Mandy, kedua tangannya bergetar saat membukanya. Yosep mengeluarkan sebuah dokumen yang

    Last Updated : 2025-03-04

Latest chapter

  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D97. Pertemuan Ayah dan Anak

    Setelah drama dilematik di dalam keluarga Ara dan hal itu membuat pernikahan Ara diujung tanduk atau bahkan tidak bisa diselamatkan lagi.Ara sendiri juga tidak bisa menahan Tobey, karena pria itu sudah bersikeras memilih untuk bercerai dengannya. Ara pun tidak bisa berbuat apa-apa pada pernikahannya. Memohon meminta diberi kesempatan pun Tobey tidak menolak."Begitu berat cobaan ini dan aku harus menjalaninya sendirian." Ara mengelus perutnya beberapa kali.Sementara itu Jaden sendiri akhirnya bertemu dengan sosok seorang Jacob Chase.Siang itu Jacob diantar oleh Ara ke asrama tempat Jaden menjalani pelatihan selama ini. Jaden yang begitu bahagia karena rasa rindu terhadap ibunya pun segera berlari bergegas dengan wajah ceria menuju ruang jenguk. Namun, ekspresinya berubah saat melihat ibunya datang bersama pria lain yang terlihat sangat mirip dengannya."Jaden, perkenalkan dia adalah Tuan Jacob?" kata seorang guru yang memperkenalkan Jaden pada sosok yang sangat mirip dengannya. Pri

  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D96. Takdir Kehidupan

    Di dalam kamarnya Ara terus menangis. Dia menyesali semua perbuatan dan juga kesalahannya. Dia benar-benar telah salah mengartikan cinta Dan menyia-nyiakan permata berharga dalam hidupnya. Ara tidak bisa menahan perasaan dan pikirannya yang tidak sejalan. Ara masih teramat mencintai Jacob, tetapi dia juga tidak tega atas kebaikan Tobey selama ini.Cinta yang didasari rasa belas kasih dan budi adalah penyebab dirinya tersiksa dalam pernikahannya selama ini.Andai waktu bisa diputar, Ara benar-benar tidak ingin menyakiti hati Tobey sejauh ini. Harusnya dia tidak boleh egois atas perasaan yang tidak bisa diubah oleh waktu. Ara benar-benar merasa gagal dalam menjalani kewajibannya sebagai seorang istri.Dia tergoda oleh cinta yang tidak semestinya."Mengapa cinta selalu datang di waktu yang tidak tepat?"Hari-hari dilalui Ara sendirian dan sosok seorang Jacob yang selalu membayangi hidupnya."Pergi!""Ara ...,""Pergi dari hidupku!""Maafkan, aku ...," ucap Jacob lirih."Semua sudah terla

  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D95. Tidak Ingin Bercerai

    Ara tidak pernah menyangka jika Tobey akan datang hari itu. Dia pun merasa kecolongan, kenapa Tobey tidak memberi kabar terlebih dahulu pada dirinya dan sekarang Ara pun tidak bisa mengelak, bersembunyi, ataupun berbohong lagi pada Tobey. Begitu sungguh ironis, Tobey yang datang jauh-jauh dari kota Daeson hanya untuk menemui istri tercinta dan juga Putra kesayangannya Justru malah melihat kejadian yang mungkin Jika dia tidak datang ke kota tersebut, hal itu akan terus berlanjut entah sampai kapan. Namun, pada akhirnya yang namanya kebohongan pasti akan terbongkar juga. Mungkin jika tidak terbongkar pada hari itu, Tobey akan terus merasa dibodohi oleh Ara. Pria berhidung mancung dan memiliki suara deep voice itu telah memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada sang istri, tapi justru arah telah menghianati kepercayaan yang telah diberikan Tobey olehnya. Adapun langsung menunduk dan bersimpuh di kaki Tobey. Dia menangis kencang, meskipun Tobey terus menjauh dan menolak itu darinya.

  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D94. Penyesalan Ara

    Nasi memang sudah menjadi bubur dan semuanya tidak bisa dikembalikan atau diulang kembali. Semua sudah berlalu dan hanya ada rasa penyesalan yang bergelut di dalam hati Ara.Ara merasa dosanya semakin bertambah banyak. Hal itu sudah terjadi dan tidak mungkin bisa dicegah. Lambat laun pun akan cepat terlihat karena seiring bertambahnya bulan, perut Ara akan semakin membesar.Bagi Ara mungkin tidak masalah, tapi bagaimana cara dia akan menjelaskan pada suaminya dan lagi apakah Tobey akan menerimanya. Tangisan Ara tidak berhenti pada saat itu."Kenapa hidupku serumit ini? Hiks ... Kenapa setiap aku dekat denganmu, aku selalu siap," rintih Ara. Jacob mendekat Ara dengan kuat."Aku janji, aku akan selalu menjaga dan melindungimu," kata Ara."Haruskah aku menggugurkan kandungan ini?"Jacob merenggangkan pelukannya dan menatap tajam wanita yang ada di depannya. Ekspresi pria itu yang terlihat tidak begitu suka dengan kalimat yang baru terlontar dari bibir Ara."Tidak!" seru Jacob pada Ara. "

  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   93. Aku adalah Ayah Biologisnya

    Dada Ara terasa sesak saat mendengarkan kalimat Jacob. Terasa sakit seperti tersayat pisau berkali-kali, tapi tidak berdarah.Ingin menyangkal, tapi Ara tertampar oleh kenyataan bahwa Jacob adalah ayah biologis Jaden. Hal itu tidak bisa dibantah lagi karena jikalau diproses secara DNA pun hasil akan akurat."Dia sungguh putraku!?" Ara hanya diam seribu bahasa. Dia merasa sudah sangat lelah untuk beradu mulut dengan Jacob yang nyatanya memang semuanya sesuai dengan fakta yang ada."Pulanglah. Aku sudah sangat lelah!" usir Ara secara halus pada Jacob. Namun, pria itu kekeh ingin tetap tinggal untuk menemani Ara.Justru Jacob khawatir jika nanti dirinya pergi, Ara akan berbuat nekat. Tentunya Jacob tidak ingin terjadi apa-apa pada Ara, terlebih calon bayi yang ada dalam kandungan Ara."Aku akan tetap ada di sini. Jangan pernah menyuruhku untuk pergi jika keadaanmu seperti ini," tegas Jacob.Ara kembali diam. Dia tidak ingin berdebat, akan sangat sulit jika pria itu sudah mengucapkan kat

  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D92. Kau Harus Jadi Milikku!

    "Surat dari Mandy. Dia hanya berpesan padaku untuk menyampaikan langsung pada orangnya."Setelah menerima surat tersebut, Ara langsung berbalik arah sambil membuka surat itu. Namun, dia urungkan. Ada rasa ragu pada surat yang tengah dia pegang sekarang. Ara justru berpikir jika isi surat itu akan membuatnya semakin tergoncang hebat. Si pria yang mengantarkan surat tersebut juga tidak banyak bicara. Dia hanya bicara seperlunya saja dan setelah mengantar surat itu dia pun langsung pergi.Ara kembali teringat akan kata-kata Jacob waktu itu.'Statusku sudah berubah. Sekarang aku sudah duda karena Mandy sudah meninggal.'"Benarkah itu? Ah, sepertinya mustahil." Ara merenung untuk sesaat. "Atau pria itu berbohong padaku? Mungkin———jangan-jangan surat ini yang menulis nenek lampir itu?" Ara teringat pada sosok wanita paruh baya yang begitu sangat menakutkan. "Tapi, jika tidak aku baca, aku pun tidak tahu apa isi surat ini."Wanita itu memberanikan diri kembali membuka surat tersebut. Ara ber

  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D91. Surat dari Mandy

    Jacob berdiri di depan sebuah nisan bertuliskan Mandy Feehily, beberapa kali pria itu menghela napas panjang tanpa sedikit pun untuk berkata pada orang yang sedang tertidur pulas di dalam sana. Sejujurnya pria itu masih sedikit kesal dengan mendiang sang istri yang terlalu bodoh dan dengan mudahnya diperalat oleh ibunya sendiri. Hal yang juga membuat Yosep heran adalah dia datang, tapi tidak membawa bunga sama sekali sekedar untuk menghiasi makamnya."Setelah istrimu meninggal pun kau sama sekali tidak romantis padanya ish ... ish ...," ejek Yosep."Lain kali aku akan datang ke sini lagi. Untuk sekarang aku hanya ingin tahu di mana makam mendiang istriku. Terima kasih sebelumnya kau sudah merawatnya dan membuat dia berubah, jadi dia meninggal tidak sia-sia. Dia meninggal sudah dalam keadaan menjadi orang baik," ungkap Jacob membalikkan badannya dan menatap Yosep."Uh, aku tidak berbuat banyak padanya, bahkan aku sering berkata kasar mengusirnya," balas Yosep."Baiklah. Aku pamit dul

  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D90. Makam Mandy

    Yosep berdiri terkejut saat membukakan pintu untuk sang tamunya. Tamu yang memang tidak asing lagi bagi Yosep karena beberapa hari sebelumya dia sudah pernah bertemu dengannya. Yosep mempersilakan Jacob untuk masuk ke dalam rumahnya. Jacob pun masuk ke dalam rumah dan duduk setelah tuan rumah mempersilahkan dia untuk duduk. Jacob menyebarkan pandangannya ke seluruh rumah tersebut. Awal mulanya Jacob agak sedikit risih dengan keadaan rumah Yosep, karena rumah tersebut lumayan cukup berantakan. Tuan rumah pun bergegas merapikan sedikit barang-barang yang berserakan di ruang tamu, dia membersihkan ruang tamu dengan tersenyum dan agak sedikit malu. "Maaf, rumahku agak berantakan. Ya, memang begini-lah keadaannya." Yosep menatap Jacob yang tidak berekspresi sama sekali. "Kau mau minum apa? Aku hanya punya air mineral dingin," lanjut Yosep menawarkan minuman untuk sang tamu. Jacob memperhatikan Yosep dengan seksama, lalu dia tersenyum, "Boleh." Yosep pun mengambil dua botol air mineral

  • Maid Istimewa Tuan Arrogant   D89. Iblis Bermuka Dua

    Nyonya Merry masih bisa berkeliaran bebas dan keluar masuk ke dalam rumah Jacob, tapi si empunya rumah pun sudah punya taktik tersendiri untuk mengawasi si musuh dalam selimut. Jacob pun tidak membiarkan seseorang yang berhati iblis tinggal di rumahnya lebih lama lagi. Terlebih lagi status dia bukan lagi mertuanya, tapi anehnya si wanita paruh baya itu belum juga menyadarinya.Dia masih bisa menemui bawahannya atau mungkin sedang berusaha merencanakan sesuatu."Nyonya, apa kita harus tetap mencarinya?" ujarnya memberanikan diri untuk bertanya karena sebelumnya dia merasa takut karena wajahnya sudah tidak bersahabat.Nyonya Merry mengangkat kepalanya. "Apa penjelasanku kurang jelas! Kalian dibayar untuk melakukan tugas ini. Aku membayar kalian semua dengan nominal yang cukup besar. Aku tidak mau tahu, kalian harus selesaikan tugas itu dan kalian harus bisa mendapatkan apa yang ku maksud. Paham!" Wanita tua itu menggebrak meja dan begitu saja pergi dari sana.Empat orang bawahannya yang

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status