Home / Fantasi / Kesatria Garuda / Pengkhianatan Terungkap

Share

Pengkhianatan Terungkap

Author: Khomairoh
last update Last Updated: 2025-03-03 23:13:46

Kegelapan yang menyelimuti istana semakin pekat. Bukti-bukti yang dikumpulkan Ardian dan Sita semakin menguat, menunjuk pada Lord Alatar sebagai dalang di balik konspirasi yang telah lama direncanakan. Ardian, yang selama ini berusaha untuk tetap tenang dan bijaksana, kini dihadapkan pada kenyataan pahit: ia telah dikhianati oleh orang yang selama ini dianggap sebagai sekutu.

Malam itu, Ardian dan Sita memutuskan untuk mengungkap pengkhianatan Lord Alatar. Mereka mengumpulkan para penasihat kerajaan yang paling dipercaya, termasuk beberapa komandan militer dan penyihir kerajaan. Mereka memaparkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan, termasuk surat-surat rahasia, pesan-pesan terenkripsi, peta kuno, dan jurnal rahasia Lord Alatar.

Para penasihat kerajaan terkejut dan marah setelah mengetahui pengkhianatan Lord Alatar. Mereka tidak menyangka bahwa bangsawan yang selama ini dianggap sebagai orang yang bijaksana dan tenang ternyata adalah seorang penyihir yang jahat dan licik
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Kesatria Garuda   Kehilangan Kepercayaan

    Penangkapan Lord Alatar dan pengungkapan konspirasinya seharusnya menjadi momen kemenangan bagi Ardian dan Sita. Namun, kemenangan itu terasa hampa, diwarnai oleh rasa pahit dan ketidakpercayaan yang mendalam. Ardian, yang selama ini menjadi simbol kekuatan dan keteguhan hati, kini dilanda krisis kepercayaan yang mengguncang jiwanya. Ia mempertanyakan loyalitas sekutunya, mempertanyakan kemampuannya memimpin, dan yang paling menyakitkan, mempertanyakan dirinya sendiri.Pengkhianatan Lord Alatar, yang selama ini dianggap sebagai sosok yang bijaksana dan netral, telah menghancurkan kepercayaan Ardian terhadap orang-orang di sekitarnya. Ia mulai curiga terhadap setiap orang, melihat bayangan pengkhianatan di setiap wajah yang dikenalnya. Kepercayaan, yang selama ini menjadi pondasi kepemimpinannya, kini rapuh dan goyah.Rasa curiga ini tidak hanya ditujukan kepada para bangsawan yang terlibat dalam konspirasi, tetapi juga kepada sekutu-sekutunya yang selama ini dianggap

    Last Updated : 2025-03-03
  • Kesatria Garuda   Jejak Leluhur

    Krisis kepercayaan yang melanda Ardian telah meninggalkan bekas yang dalam. Meskipun ia berhasil mengatasi depresi dan keraguannya, bayangan pengkhianatan Lord Alatar masih menghantui pikirannya. Ia menyadari bahwa ia membutuhkan kekuatan baru, sesuatu yang lebih besar daripada dirinya sendiri, untuk menghadapi ancaman yang semakin besar. Dalam keputusasaannya, Ardian mulai menelusuri jejak leluhurnya, mencari petunjuk tentang kekuatan kuno yang dapat membantunya melawan musuh-musuhnya.Pencarian ini dimulai dengan sebuah kotak tua yang ditemukan di ruang rahasia istana. Kotak tersebut terbuat dari kayu hitam yang tua dan berat, dihiasi dengan ukiran-ukiran rumit yang menggambarkan simbol-simbol kuno. Kotak tersebut telah tersimpan selama berabad-abad, dan isinya masih menjadi misteri.Ardian membuka kotak tersebut dengan hati-hati. Di dalamnya terdapat sebuah gulungan perkamen kuno yang rapuh, diikat dengan tali kulit yang sudah usang. Perkamen tersebut ditulis dalam b

    Last Updated : 2025-03-03
  • Kesatria Garuda   Makam Terlarang

    Petunjuk-petunjuk yang ditemukan dalam gulungan perkamen kuno telah mengarahkan Ardian dan Sita pada sebuah lokasi yang tersembunyi dan misterius: Makam Terlarang, tempat peristirahatan terakhir para leluhur mereka yang memiliki kekuatan sihir luar biasa. Makam ini bukan sekadar tempat pemakaman biasa, melainkan sebuah labirin bawah tanah yang dipenuhi dengan jebakan mematikan, ilusi yang membingungkan, dan makhluk-makhluk gaib yang menjaga rahasia di dalamnya.Perjalanan menuju Makam Terlarang bukanlah perjalanan yang mudah. Ardian dan Sita harus melewati hutan lebat yang dipenuhi dengan binatang buas dan tumbuhan beracun. Mereka harus menavigasi medan yang sulit, mendaki tebing curam, dan menyeberangi sungai yang deras. Mereka juga harus menghadapi berbagai tantangan dan rintangan yang sengaja dibuat untuk menghalangi siapa pun yang mencoba memasuki Makam Terlarang.Setelah melewati berbagai rintangan, Ardian dan Sita akhirnya tiba di pintu masuk Makam Terlarang. Pintu

    Last Updated : 2025-03-03
  • Kesatria Garuda   Kekuatan Tersembunyi

    Pedang pusaka leluhur, yang ditemukan di Makam Terlarang, bukan hanya sekadar senjata biasa. Ia menyimpan kekuatan kuno yang luar biasa, dan kekuatan tersebut terhubung erat dengan garis keturunan Ardian. Ardian, yang selama ini mengandalkan kekuatan fisik dan strategi militer, kini dihadapkan pada potensi kekuatan baru yang terpendam dalam dirinya, sebuah kekuatan yang dapat mengubah jalannya pertempuran melawan pengkhianat dan musuh-musuhnya.Setelah kembali ke istana, Ardian menyimpan pedang pusaka tersebut di tempat yang aman. Ia merasa ada sesuatu yang istimewa tentang pedang tersebut, sesuatu yang lebih dari sekadar senjata. Ia merasakan getaran energi yang kuat setiap kali ia menyentuh pedang tersebut. Ia merasa bahwa pedang tersebut memiliki hubungan khusus dengan dirinya.Suatu malam, Ardian bermimpi tentang leluhurnya. Dalam mimpinya, ia melihat para leluhurnya yang gagah berani, memakai baju besi dan memegang senjata-senjata yang berkilauan. Mereka menunju

    Last Updated : 2025-03-03
  • Kesatria Garuda   Konfrontasi Terakhir

    Bangkitnya Kesatria GarudaBayangan perang kembali menyelimuti kerajaan. Meskipun Lord Alatar telah ditawan, ancaman belum sepenuhnya sirna. Sisa-sisa pasukannya, yang masih setia dan dipimpin oleh beberapa bangsawan yang licik dan kuat secara sihir, bersembunyi di berbagai penjuru kerajaan, merencanakan serangan balasan dari benteng terakhir mereka di puncak Gunung Cinderfang. Ardian, yang kini menguasai kekuatan sihir leluhurnya dan kekuatan Kesatria Garuda, siap menghadapi konfrontasi terakhir ini. Ia tahu bahwa pertempuran ini akan menentukan nasib kerajaan, dan ia harus menggunakan seluruh kemampuannya untuk menang.Ardian, bersama Sita dan pasukan kerajaan yang setia, mengepung benteng tersebut. Benteng tersebut, sebuah struktur kuno yang terbuat dari batu vulkanik hitam, terletak di puncak gunung yang terpencil dan sulit diakses, dikelilingi oleh tebing curam, jurang dalam, dan hutan lebat yang dipenuhi jebakan. Para pengkhianat telah mempersiapkan pertahana

    Last Updated : 2025-03-03
  • Kesatria Garuda   Benih Kebenaran

    Kemenangan atas Lord Valerius dan para pengkhianat membawa sedikit kedamaian bagi kerajaan, namun pertempuran sesungguhnya baru saja dimulai. Dengan kekalahan para pengkhianat, misteri di balik kekuatan jahat yang mengancam kerajaan mulai terungkap. Rahasia leluhur Ardian, yang tersimpan selama berabad-abad, kini sepenuhnya terkuak, mengungkapkan kebenaran yang mengejutkan dan ancaman baru yang lebih besar daripada yang pernah dibayangkan.Setelah pertempuran di Gunung Cinderfang, Ardian dan Sita kembali ke istana. Mereka membawa serta berbagai artefak kuno yang ditemukan di benteng para pengkhianat, termasuk sebuah buku kuno yang ditulis dalam bahasa yang sangat tua dan rumit. Buku tersebut berisi catatan-catatan tentang sejarah leluhur Ardian, sejarah kerajaan, dan asal-usul kekuatan jahat yang selama ini mengancam kerajaan.Dengan bantuan para ahli bahasa kuno dan penyihir kerajaan, Ardian dan Sita berhasil menerjemahkan buku tersebut. Buku tersebut menceritakan ten

    Last Updated : 2025-03-03
  • Kesatria Garuda   Portal Waktu

    Air laut dingin menerpa wajah Ardian dan Sita. Mereka berlari sekuat tenaga, kaki mereka terhuyung-huyung di atas bebatuan yang licin dan basah. Di belakang mereka, gua bawah laut yang baru saja mereka tinggalkan runtuh dengan suara gemuruh yang mengguncang bumi. Bayangan besar yang mengerikan, yang muncul dari kedalaman laut, semakin dekat, mengancam untuk menelan mereka hidup-hidup. Harapan mereka untuk bertahan hidup tampak semakin tipis.Namun, di tengah keputusasaan, sebuah cahaya aneh muncul di kejauhan. Cahaya tersebut berasal dari sebuah celah sempit di dinding gua yang masih utuh. Celah tersebut memancarkan energi yang kuat dan misterius, berdenyut-denyut dengan irama yang aneh. Ardian dan Sita, yang kelelahan dan putus asa, mendekati celah tersebut.Saat mereka mendekat, mereka melihat bahwa celah tersebut bukanlah celah biasa. Celah tersebut adalah sebuah portal waktu, sebuah pintu masuk ke masa lalu. Portal tersebut berbentuk lingkaran, dikelilingi ol

    Last Updated : 2025-03-04
  • Kesatria Garuda   Era Kesatria Garuda Pertama

    Setelah putaran waktu yang terasa seperti terombang-ambing dalam pusaran energi tak terhingga, Ardian dan Sita menemukan diri mereka berdiri di tanah yang padat. Udara terasa lebih segar, lebih kaya dengan aroma tumbuhan yang belum tercemar polusi. Langit tampak lebih biru, dan matahari memancarkan cahaya yang lebih hangat. Mereka telah tiba.Sekilas pandang pada lingkungan sekitar membuat mereka terkesima. Bukan lagi gua bawah laut yang suram, melainkan hutan lebat yang rimbun membentang sejauh mata memandang. Pohon-pohon raksasa menjulang tinggi, ranting-rantingnya saling menjalin menciptakan kanopi yang rapat. Cahaya matahari yang menembus celah-celah dedaunan menciptakan pola-pola cahaya yang menawan. Berbagai jenis tumbuhan yang tidak dikenal tumbuh subur di lantai hutan, bermekaran dengan warna-warna yang cerah dan mencolok.Hewan-hewan yang unik dan ajaib berkeliaran bebas di hutan ini. Burung-burung dengan bulu-bulu berwarna pelangi terbang melintasi langit, sem

    Last Updated : 2025-03-04

Latest chapter

  • Kesatria Garuda   Akhir yang Baru

    Matahari terbit dengan indahnya, menyinari desa kecil yang terletak di kaki gunung. Desa itu, yang dulunya sunyi dan sepi, kini dipenuhi dengan tawa dan kebahagiaan. Di tengah desa, Ardian dan Sita duduk di beranda rumah mereka, menikmati secangkir teh hangat. Wajah mereka yang keriput dipenuhi dengan senyum bahagia, mata mereka berkilauan dengan kedamaian.Mereka telah melewati banyak hal dalam hidup mereka, pertempuran dahsyat, kehilangan yang menyakitkan, dan kemenangan yang gemilang. Mereka telah menyelamatkan dunia dari kegelapan, membangun kembali peradaban, dan mewariskan warisan Garuda kepada generasi baru. Sekarang, mereka menikmati masa pensiun mereka, hidup dalam damai dan harmoni."Dunia ini indah, bukan?" ucap Sita, menatap pemandangan desa yang hijau.Ardian mengangguk setuju. "Ya, ini adalah dunia yang layak untuk diperjuangkan," jawabnya. "Kita telah melakukan bagian kita, sekarang saatnya bagi generasi baru untuk melanjutkan perjuangan."Mereka melihat anak-anak desa

  • Kesatria Garuda   Warisan Garuda

    Waktu terus berlalu, dan dunia yang hancur perlahan-lahan pulih. Kota-kota yang dulunya reruntuhan kini berdiri megah, hutan-hutan yang gundul kembali menghijau, dan sungai-sungai yang tercemar kembali jernih. Era baru telah tiba, era di mana manusia dan Kesatria Garuda hidup berdampingan dalam harmoni.Ardian dan Sita, pahlawan-pahlawan yang telah menyelamatkan dunia dari kegelapan, kini telah memasuki usia senja. Kekuatan mereka, yang telah terkuras habis dalam pertempuran dahsyat melawan Raja Bayangkara Terakhir, tidak lagi seperti dulu. Namun, semangat mereka, kebijaksanaan mereka, dan cinta mereka untuk dunia ini tetap menyala terang.Mereka menyadari bahwa sudah saatnya bagi mereka untuk menyerahkan kepemimpinan kepada generasi baru Kesatria Garuda. Generasi yang telah mereka latih, generasi yang telah mereka inspirasi, generasi yang siap untuk melanjutkan perjuangan mereka.Ardian dan Sita mengumpulkan para Kesatria Garuda muda di puncak gunung, tempat di mana mereka pertama ka

  • Kesatria Garuda   Munculnya Era Baru

    Dengan berakhirnya pertempuran dahsyat melawan Raja Bayangkara Terakhir, dunia memasuki era baru. Langit yang tadinya kelam kini kembali cerah, tanah yang tandus mulai ditumbuhi tanaman hijau, dan harapan kembali bersemi di hati setiap insan. Ardian dan Sita, bersama para Kesatria Garuda yang tersisa, memimpin proses pemulihan dan pembangunan kembali, bukan hanya dari kerusakan fisik, tetapi juga dari luka batin yang mendalam.Langkah pertama yang mereka ambil adalah mengumpulkan para penyintas, memberikan mereka tempat berlindung, makanan, dan perawatan medis. Mereka mendirikan tenda-tenda darurat, mengubah reruntuhan bangunan menjadi tempat tinggal sementara, dan membuka dapur umum untuk memastikan tidak ada yang kelaparan. Sita, dengan kekuatan penyembuhannya, berkeliling dari satu tempat ke tempat lain, menyembuhkan luka-luka dan memberikan dukungan moral.Ardian, dengan karisma dan kebijaksanaannya, mengoordinasi upaya pemulihan. Ia membentuk tim-tim kerja yang terdiri dari para

  • Kesatria Garuda   Kehancuran Pasukan Kegelapan

    Ledakan cahaya langit yang dahsyat telah merobek tirai kegelapan yang menyelimuti dunia. Pasukan Bayangkara, yang sebelumnya tampak tak terkalahkan, hancur lebur dalam sekejap. Energi kegelapan yang mengalir dalam diri mereka menguap, meninggalkan hanya debu dan ketiadaan. Gerbang Neraka, yang menjadi sumber kekuatan mereka, tertutup rapat, disegel oleh kekuatan cahaya yang tak tertandingi. Ancaman dari dimensi lain, yang telah lama menghantui dunia, akhirnya berakhir.Kemenangan telah diraih, namun dengan harga yang sangat mahal. Para Kesatria Garuda, pahlawan-pahlawan yang gagah berani, telah memberikan segalanya untuk melindungi dunia. Banyak dari mereka yang gugur dalam pertempuran, mengorbankan diri mereka untuk memastikan keselamatan umat manusia. Luka-luka menganga menghiasi tubuh mereka yang tersisa, saksi bisu dari pertempuran sengit yang telah mereka lalui.Dunia yang mereka selamatkan tidak luput dari kerusakan. Tanah yang subur berubah menjadi gurun tandus, kota-kota megah

  • Kesatria Garuda   #4

    Ardian mulai mengadakan pertemuan dengan para pemimpin desa dan kota, berbagi pengetahuan tentang sejarah dan ajaran para Kesatria Garuda. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama, mengajak mereka untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur. Ia juga mendorong mereka untuk mengembangkan potensi diri, untuk menjadi pahlawan dalam kehidupan sehari-hari, untuk berani membela kebenaran dan melawan ketidakadilan.Perlahan tapi pasti, benih-benih kebaikan mulai tumbuh di hati penduduk bumi. Mereka mulai saling membantu, saling menghormati, dan saling mencintai. Mereka membangun kembali rumah-rumah mereka, bukan hanya dengan batu dan kayu, tetapi juga dengan cinta dan persahabatan. Mereka menanam kembali tanaman-tanaman mereka, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga untuk menghijaukan kembali bumi yang terluka.Anak-anak mulai bermain bersama, tertawa riang, tanpa rasa takut dan curiga. Mereka belajar tentang keberanian dari kisah para Kesatria Garuda, tentang k

  • Kesatria Garuda   #3

    Hari-hari berlalu, dan dunia perlahan-lahan pulih dari kehancuran. Para penduduk bumi, yang selamat dari serangan pasukan Bayangkara, mulai keluar dari tempat persembunyian mereka. Mereka bekerja sama, bahu membahu, membersihkan puing-puing, membangun kembali rumah-rumah, dan menanam kembali tanaman-tanaman yang telah mati.Para Kesatria Garuda yang tersisa, dengan luka dan kesedihan yang masih membekas, turut membantu proses pembangunan kembali. Mereka menggunakan kekuatan mereka untuk menyembuhkan luka-luka, membangun benteng pertahanan, dan melindungi penduduk bumi dari ancaman yang mungkin masih ada.Sita, dengan hati yang masih berduka, bekerja tanpa lelah membantu para penduduk bumi. Ia ingin menghormati pengorbanan rekan-rekannya dengan cara memberikan yang terbaik bagi dunia ini. Ia menggunakan kekuatannya untuk menyembuhkan orang-orang yang terluka, untuk membangun kembali rumah-rumah yang hancur, dan untuk menanam kembali tanaman-tanaman yang mati.Setiap malam, Sita mengunj

  • Kesatria Garuda   #2

    Ardian, dengan wajah yang menunjukkan kelelahan yang mendalam, menatap satu per satu wajah para Kesatria Garuda yang tersisa. Dia melihat luka-luka di tubuh mereka, mata merah karena menangis, dan wajah pucat karena kelelahan. Namun, dia juga melihat sesuatu yang lain: semangat yang tidak pernah padam, tekad yang tidak tergoyahkan, dan cinta yang tulus untuk dunia ini."Kita telah kehilangan banyak saudara," kata Ardian, suaranya bergetar karena emosi. "Setiap dari mereka adalah pahlawan, setiap dari mereka telah memberikan segalanya untuk melindungi kita semua. Kita tidak akan pernah melupakan mereka."Dia berhenti sejenak, menarik napas dalam-dalam, dan melanjutkan, "Tapi kita tidak bisa tenggelam dalam kesedihan. Kita harus terus berjuang. Kita harus membangun kembali dunia ini, bukan hanya untuk kita sendiri, tetapi juga untuk mereka yang telah tiada."Kata-kata Ardian bergema di antara para Kesatria Garuda, membangkitkan semangat mereka yang mulai meredup. Mereka tahu bahwa dia b

  • Kesatria Garuda   Pengorbanan Seorang Kesatria

    Medan perang yang sebelumnya dipenuhi dengan gemuruh pertempuran kini sunyi senyap, hanya menyisakan debu dan puing-puing kehancuran. Pasukan Bayangkara telah musnah, lenyap ditelan ledakan cahaya yang dihasilkan oleh pertarungan terakhir Ardian dan Raja Bayangkara Terakhir. Namun, kemenangan ini diraih dengan harga yang sangat mahal. Banyak Kesatria Garuda yang gugur, mengorbankan diri mereka untuk melindungi dunia.Sita, dengan mata berkaca-kaca, memeluk erat tubuh seorang Kesatria Garuda yang terbaring lemah. Nafasnya tersengal-sengal, darah mengalir dari luka di dadanya, tempat di mana serangan mematikan Raja Bayangkara Terakhir hampir merenggut nyawa Sita."Jangan tinggalkan aku," bisik Sita, air matanya membasahi pipi Kesatria Garuda itu. "Kau tidak boleh pergi..."Kesatria Garuda itu tersenyum lemah, tangannya yang gemetar terangkat untuk mengusap air mata Sita. "Sita... kau harus selamat," ucapnya dengan suara parau. "Kau adalah harapan terakhir kita..."Kilasan memori berputa

  • Kesatria Garuda   Ledakan Cahaya Langit

    Medan perang yang sebelumnya dipenuhi dengan kengerian dan kegelapan, kini menjadi saksi bisu dari pertarungan terakhir. Ardian, dengan kekuatan cinta dan persahabatannya yang membara, berhadapan langsung dengan Raja Bayangkara Terakhir, sang penguasa kegelapan yang tak terkalahkan. Udara bergetar, tanah bergemuruh, dan langit seakan runtuh menyaksikan bentrokan kekuatan yang melampaui batas nalar.Raja Bayangkara Terakhir, dalam amarahnya yang membara, melepaskan seluruh kekuatan kegelapan yang dimilikinya. Pusaran energi hitam yang mengelilingi tubuhnya semakin membesar, menyedot semua cahaya dan harapan di sekitarnya. "Kau tidak akan pernah bisa mengalahkanku, Kesatria Garuda!" raungnya, suaranya menggema di seluruh penjuru alam semesta. "Kegelapan akan menelan segalanya, dan kau akan menjadi saksi kehancuran dunia ini!"Ardian, dengan aura emas yang bersinar terang, berdiri tegak menghadapi ancaman tersebut. Ia tahu, inilah saat terakhir, saat di mana ia harus mempertaruhkan segal

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status