Home / Romansa / APRILISYA / 4. Ulang Tahun Bunda Aliga

Share

4. Ulang Tahun Bunda Aliga

last update Last Updated: 2020-09-20 11:16:48

Kini April merasa lega, karena nyatanya dia tidak bertemu banyak orang. Dia langsung ke gedung tempat tes berlangsung. Sangat sepi disini. Lorong-lorong yang apabila ada orang berjalan akan terdengar karena saking luas juga sepinya. Disini banyak sekali kamera CCtV disetiap sudutnya.

Seorang guru yang memberikan arahan untuk tes ini sedang membuka komputernya yang terhubung dengan komputer yang akan digunakan April tes. Hasilnya akan keluar langsung namun keputusan akan berlangsung selama beberapa hari. Dan April akan ke sekolah hanya untuk perkenalan tempat saja. Sekitar satu sampai tiga hari. Sampai administrasi April selesai juga pengcekan nilai siswa kelas istimewa.

Seragam sekolah memang diberikan saat memang lolos. Karena sebelumnya diadakan tes masuk sekolah ini dan sampai pada tes lanjutan.

Dua jam itu digunakan April sebaik mungkin, meski sebenarnya dia hanya menggunakan waktu satu jam untuk mengisi. Jangan tanyakan kepintaran April. Dia benar-benar jenius. Belajar sudah menjadi kebiasaanya, dan dia sangat ingat apa yang telah dipelajarinya jadi tidak membuang-buang waktu untuk belajar saat menghadapi ujian. Karena sejatinya April selalu serius saat pembelajaran materi. Jadi dia hanya cukup untuk mengulang belajar saja tanpa harus mati-matian.

Waktu ujian selesai. April diperkenankan untuk keluar kelas dan bisa meninggalka gedung. Terserah ingin pulang atau akan melihat-lihat terlebih dahulu.

Marinka menunggu di ruang tunggu gedung. Para staf tahu siapa April, tapi meski begitu sekolah ini menerapkan keadilan. Yang memang masuk kelas istimewa adalah mereka-mereka yang sesuai syarat. Bukan berarti Aliga dan Justin yang hanya karena anak dari pemilik sekolah ini.

Jadi SMU Adelard ini adalah milik Tuan Geraldin Adelard, Opa dari Aliga dan Justin. Tuan Gerald kini sudah sepuh, dan hanya berbaring di ranjang dengan dilayani. Istrinya Nyonya Hestin Gerald sudah lebih dulu meninggal dunia.

Perjodohan ini tak bukan dan tak lain adalah rencana Tuan Gerald dengan Suami Oma Dera yang sudah meninggal, yaitu kakeknya April; Opa Gugun. Mereka sudah merencanakan saat tahu anak dari Oma Dera; ibunya April; Nirina, melahirkan seorang anak perempuan. Dan Sandra seorang anak laki-laki yaitu Aliga. Sedangkan Oma Sari hanya kerabat biasa dengan Opa Gerald, Oma sari ini ibu dari Papanya April. Namun dia sangat sayang pada April. Namun sayang mereka justru tanpa mereka ketahui mengekang April.

“Nyonya Sandra menyuruh Nona untuk ke rumahnya bersama Tuan Muda Aliga,” ucap Marinka memberitahu April yang kini baru saja sampai.

April hanya mengangguk, dan dia kini sudah berada di mobil. Akan menuju gedung dimana Aliga berada, untuk menjemputnya.

Hanya beberapa menit saja menuju kesana. Cowok yang menenteng tasnya sebelah, juga raut muka yang sepertinya sedang kesal. Dia sendirian disana, dengan earphone menyumpal telinganya.

Marinka turun dari mobil.

“Selamat siang tuang,” sapa Marinka.

“Lo siapa?” tanya Aliga.

“Perkenalkan saya Marinka asisten nona April. Nyonya Sandra menyuruh saya untuk menemui Tuan muda untuk menjemput.”

Aliga memutar bola matanya malas. Dia pun masuk kedalam mobil, membuka pintu belakang. Di sana dia melihat cewek yang sedang memalingkan mukanya. Entah melihat apa. Sebenarnya Aliga sangat malas sekali. Namun apa boleh buat, ucapan Bundanya itu tidak bisa dibantah. Rajukkan Bundanya sangat sulit sekali untuk ia tolak.

“Bisa kita berangkat?” tanya Marinka.

“Hm.” Aliga hanya berdehem saja. Tak berucap apapun.

Mobil Aliga yang dibawa tadi pagi kini sudah dibawa orang suruhannya untuk di bawa pulang kerumah. Semudah itu bukan? Keluarga sultan memang seperti itu sepertinya.

Aliga sedikit heran dengan cewek yang bersebelahan dengannya. Dia hanya diam saja, bahkan sepertinya sama sekali tak beranjak dari menatap jalanan luar. Seperti sedang memikirkan sesuatu.

“Apa dia sebenarnya keberatan dengan perjodohan ini?” tanya Aliga dalam pikirnnya.

Jika memang iya, Ia akan berencana supaya April meloloskan rencana penggagalan perjodohan ini.

***

Ruangan luas dengan bercat putih, terdapat meja besar juga makanan terhidang disana. Di pintu itu terdapat dua penjaga. Para pelayan berdiri untuk menyiapkan apa yang dibutuhkan. Ini sudah bukan hal yang bagaimana lagi. Hal seperti ini sudah biasa bagi Aliga maupun April.

Sandra sudah duduk disana.

“Semuanya boleh keluar,” perintah Sandra saat Aliga dan April sudah duduk.

Semuanya membungkukan badan dan meninggalkan tempat.

“Gimana sekolahnya?” tanya Sandra pada April.

“Sangat bagus tante,” jawab April.

“Bunda gak biasanya, Aliga masih masuk jam pelajaran Bun.”

“Sehari saja gak masalah, gak bikin kamu keluar dari kelas istimewa,” ujar Bundanya malah sedikit mengomel.

Aliga tak  lagi berucap kalau sudah begitu.

“Dua hari lagi tante mau rayain ulang tahun. Tante udah undang Oma juga Papa-Mama kamu, tapi sayangnya Papa-Mama kamu gak bisa dateng, Oma Dera dan Oma Sari juga sama, gak bisa dateng. Mereka sangat sibuk sekali,” ucap Sandra.

April hanya tersenyum kecil. Memang begitu setiap hari. Mendengar kata Papa dan Mama, April merasa sangat asing dengan kata itu. Jika ada orang yang bertanya apa arti dari Mama dan Papa. Pastinya April tidak akan bisa menjawab, kalaupun bisa menjawab mungkin dia hanya akan megeluarkan pengertian secara umum saja.

“Kamu mau kan nginep di rumah?” tanya Sandra pada April.

“Kenapa harus menginap tante?” tanya April kemudian.

“Ya... kamu kan calon menantu tante, tante maunya kamu ada di rumah juga bantuin persiapan ulang tahun tante,” jawab Sandra. Aliga sempat menatap Sandra saat menyebut April menantunya.

April menimbang-nimbang terlebih dahulu.

“Mau ya?”

“Iya tante,” jawab April setuju.

Sandra kini beralih menuju tempat duduk April. Kemudian memeluknya. Dia bahkan memeluk April dengan begitu hangat, sampai April saja merasakan kehangatan itu.

Ada hal yang membuat Papanya April tidak bisa datang. Mengingat bahwa Sandra tahu semuanya, membuat dirinya sangat sayang pada April. Mungkin bisa dikatakan merasa kasihan dengan April, namun nyatanya lebih dari itu, dia juga menyayangi calon menantunya. Dan dia sangat berharap kalau Aliga mau menerima April juga mencintai sepenuh hati April.

“Tante kenapa nangis?” tanya April yang melihat mata Sandra sedikit berkaca-kaca.

“Bunda gak papa?” tanya Aliga yang kemudian khawatir dengan bundanya itu.

“Enggak, Bunda gak sangka aja kalian sudah tujuh belas tahun. Apalagi April akan menjadi mantu Bunda,” jawab Sandra yang membuat hati April menghangat, inikah kasih sayang sebenarnya?

Aliga sebenarnya tidak suka mendengar pernyataan ini. Bisakan dikamus hidupnya menghilang kata perjodohan? Dan tidak akan terjadi hal itu pada dirinya?

***

“Mika, Andrew undang juga yah,” ucap Bunda.

Kini mereka sedang memilih baju untuk acara ulang tahun Bundanya. Sekaligus fitting untuk April dan Aliga supaya serasi saat acara ulang tahun Sandra. Karena nanti pasti akan bertanya-tanya calon untuk Aliga. Masalahnya rekan bisnis keluarganya sangat menginginkan Aliga untuk berjodoh dengan anaknya. Sedangkan perjanjian keluarga Adelard dan Miller, yang sekarang Adelard dan Admiral karena April menyandang nama dari Papanya itu sudah lebih dulu melakukan perjanjian perjodohan.

“Justin enggak?” tanya Aliga.

“Dia anak dari adik Papa kamu, tanpa diundang udah dateng,” jawab Sandra.

Ah, Aliga melupakan itu, dia terlalu menganggap bahwa Justin sahabatnya.

“Raini boleh?” tanya Aliga kemudian.

Sandra menatap April yang kini sepertinya sedikit terkejut mendengar ucapan Aliga. Sandra tidak pernah melarang Aliga berdekatan atau berteman dengan siapapun. Namun Sandra sudah mewanti-wanti Aliga bahwa dirinya terikat dengan perjanjian perjodohan. Jadi bagaimanapun juga Aliga harus tetap menikah dengan April kecuali memang persetujuan dua keluarga untuk membatalkan. Dan itu hal yang mungkin sulit untuk dipercaya. Kalian mungkin tahu bagaimana Oma Dera bukan?

“Boleh,” jawab Sandra.

Setelah ini Sandra akan berbicara empat mata dengan anak lelakinya itu, perihal ini.

***

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Related chapters

  • APRILISYA   5. Pertama Kali Bertemu

    Taman luas itu disulap dengan indah. Tema garden party sepertinya memang sangat cocok. Hijau dari taman memberikan kesan segar untuk para orang tua. Lampu kerlap kerlip memberikan cahaya terang, di malam hari ini.Cahaya memantul terlihat dari air yang terisi di kolam renang. Lilin-lilin setiap meja juga memberikan cahaya. Di tengah kolam renang terdapat tulisan dari lilin yang dibentuk diatas pelampung berbentuk bulat. Para tamu sudah mulai berdatangan, sedangkan yang berulang tahun masih menuntaskan riasannya bersama calon menantu.April benar-benar menginap di rumah Aliga. Sandra tentunya hanya sekadar alasan saja supaya April membantu. Di rumah April hanya ikut dengan

    Last Updated : 2020-09-21
  • APRILISYA   6. Pernah Bertemu

    Sandra dan Baskara menyambut Aliga dan April untuk berada disana. Acara pun di mulai oleh pembawa acara. April sama sekali tak melepaskan tangannya yang bertaut di lengan Aliga. Dan Aliga pun sama tak melepaskannya juga. Beberapa meter dari mereka ada wanita yang merasakan sakit hati luar biasa. Kenapa harus April? Mungkin wanita lain Raini masih bisa untuk memperjuangkan, tapi jika April? Raini sangat mencintai Aliga, dan setahu Raini Aliga pun sama. Mereka hanya membutuhkan waktu yang tepat untuk meresmikan hubungannya.Suara tepuk tangan terdengar ketika Sandra meniup lilin itu. Kini acara potong kue dimulai. Satu potongan itu dipindahkan ke piring kecil. Sandra menyuapi suaminya-Baskara. Kemudian anak semata wayangnya-Aliga. Dan April.April dipe

    Last Updated : 2020-09-22
  • APRILISYA   7. Hari Pertama Sekolah

    Aprilisya dinyatakan masuk ke kelas Istimewa bahkan tesnya itu menyatakan bahwa nilai April sangat besar. Tidak ada yang dikeluarkan dari kelas istimewa ini, karena memang ada satu kuota yang bisa masuk. Siswa dan Siswi di SMU Adelard ini maju mundur masuk kelas istimewa karena rumor yang beredar kelas istimewa sangat berat sekali. Jadi memang untuk orang-orang yang kelewat pinter juga rajin.Pagi ini pemberitaan beredar kalau Aliga akan bertunangan dan calon tunangannya masuk sekolah ini juga. Bahkan kepintaran April juga terberitakan. Majalah bisnis pun bahkan membicarakan keluar Adelard, Miller dan Admiral. Media begitu cepat dalam pemberitaan ini.Kecantikan April pun terbahas media, foto saat April dan Aliga yang bersama di acara ulang tahun San

    Last Updated : 2020-09-22
  • APRILISYA   8. Mau Papa

    “Aku bisa jadi anak laki-laki.”“Kamu ini perempuan sayang.”“Tapi Bu, bukannya Ayah mau anak laki-laki?”Sang Ibu berhenti dari aktifitasnya, dia menatap anak perempuan yang mirip dengan Ayahnya. Mereka kini sedang berada di kamar. Baru saja pulang dari tempat latihan. Ibunya sedikit kesal karena ada yang mengadu bahwa anak perempuannya sudah menonjok anak yang lain dan itu anak laki-laki.“Queen, kamu ini seorang perempuan. Bagaimana pun juga takdir kamu sebagai seorang perempuan, Ibu gak pernah melarang kamu unt

    Last Updated : 2020-09-22
  • APRILISYA   9. Apartemen

    Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE

    Last Updated : 2020-09-22
  • APRILISYA   10. Seribu Permintaan

    Malam sunyi. Tiba-tiba terasa sepi, April menatap kertas-kertas yang sudah ia isi dengan permintaanya. Baru sepuluh kertas origami yang ia bentuk Dimasukkannya kedalam toples bulat itu. Ia berencana membuat 1000 permintaan.Tiba-tiba ia ingat malam dimana ternyata saat April dan Aliga tak bisa tidur. Hanya beberapa menit menonton film yang diputar mereka ketiduran sendiri. Bahkan April tak sadar membenamkan kepalanya di dada Aliga. Sampai pagi tiba, sebelah tangan Aliga kebas karena menjadi tertindih punggung April.Bagaimana bisa April tak mencintai sosok Aliga? Meskipun tingkat percaya diri Aliga tinggi juga terkadang menyebalkan. Namun April menyukainya.Sepuluh kertas

    Last Updated : 2020-09-23
  • APRILISYA   11. Pertemuan

    April terlihat cantik dengan balutan dress putih tulang. Kini dia sedang bersama Oma nya menuju restoran yang sudah disewa keluarga Aliga. April duduk dengan tenang dan elegan meski dalam hatinya dia gelisah. Malam ini pertemuan itu dihadiri ayahnya. Dan April yakin bahwa Ayahnya tidak datang sendirian.“Oma yakin malam ini Raini akan ada.”April menoleh kesamping menatap Omanya, begitupun Omanya menatap April.“Kamu cukup diam dan menjadi anak yang manis,” ucap Oma sambil tersenyum smirk.April kemudian menatap ke jalanan luar. Sebentar lagi akan sampai tujuan.

    Last Updated : 2020-09-23
  • APRILISYA   12. Pemberitaan

    “Dikabarkan cucu pengusaha menjalin hubungan dengan cucu rekan bisnisnya. Perjodohankah?”Sebuah judul artikel pagi ini tersebar luas. Potret Aliga dan April terpampang diartikel tersebut. April mengetuk pemberitaan itu, membukanya.“Cucu dari Pasangan pengusaha Dera Jia Miller dan Adnan Fur Miller kabarnya akan bertunangan dengan Cucu dari Gerald Adelard dan Mia Sin Adelard.”“Selain sama-sama memiliki wajah rupawan keduanya memiliki bakat yang sama dalam hal akademik. Wajah cucu dari pengusaha Dera ini baru kali ini terexpose bahkan ada foto kebersamaan mereka saat di sekolah. Intip potret mereka yang bertebaran di sosial media.”

    Last Updated : 2020-09-23

Latest chapter

  • APRILISYA   14. Pelukkan Untuk Pertama kalinya

    “Jangan bilang siapapun,” ucap April dengan wajah pucat pasi, dan lemah.“Om Alex harus tahu kalau lo sakit,” ujar Aliga.April menggelengkan kepalanya. Ia berusaha duduk dari posisi tidurnya. “Setidaknya Oma lo harus tahu kalau lo sakit. Lo terlalu memforsis diri lo sendiri.”April menghela napasnya, rasanya badannya seperti jelly. Tubuhnya dingin namun sedikit hangat.“Terima kasih sudah bawa aku kesini. Jangan bilang juga tante Sandra kalau aku sakit, kamu tolong bilangin

  • APRILISYA   13. Biarkan Egois

    April sedikit terkejut ketika melihat Justin yang akan masuk kedalam lift. Justin pun sama, dia tidak tahu kalau akan bertemu April. Dan wajah April sedikit terlihat lelah."Hai," sapa Justin dan masuk kedalam lift."Hai," balas April."Tugas udah?" tanya Justin sambil menggaruk tengkuknya."Belum dikerjain?" tanya balik April.Justin nyengir kuda. April membalasnya dengan memutar bola mata malas.Justin ini kenapa bisa semalas itu."Liat yah," ucap Justin.April mengangguk saja."Lo emang pahlawan gue," seru Justin senang.Lift terbuka. Justin dan April keluar bersamaan. Mereka menuju kelas.April mengambil tugasnya yang ia janji akan beri lihat kepada Justin.Seseorang berlari dengan tergesa-gesa, "Lo udah tugas?" tanya Aliga ngos-ngosan. Dia baru ingat ada tugas saat memeriksa ponselnya, ada jadwal tertera di pesan pengingatnya. "Mati gue, mana bentar lagi masuk," keluhnya dan kesal karena lupa ad

  • APRILISYA   12. Pemberitaan

    “Dikabarkan cucu pengusaha menjalin hubungan dengan cucu rekan bisnisnya. Perjodohankah?”Sebuah judul artikel pagi ini tersebar luas. Potret Aliga dan April terpampang diartikel tersebut. April mengetuk pemberitaan itu, membukanya.“Cucu dari Pasangan pengusaha Dera Jia Miller dan Adnan Fur Miller kabarnya akan bertunangan dengan Cucu dari Gerald Adelard dan Mia Sin Adelard.”“Selain sama-sama memiliki wajah rupawan keduanya memiliki bakat yang sama dalam hal akademik. Wajah cucu dari pengusaha Dera ini baru kali ini terexpose bahkan ada foto kebersamaan mereka saat di sekolah. Intip potret mereka yang bertebaran di sosial media.”

  • APRILISYA   11. Pertemuan

    April terlihat cantik dengan balutan dress putih tulang. Kini dia sedang bersama Oma nya menuju restoran yang sudah disewa keluarga Aliga. April duduk dengan tenang dan elegan meski dalam hatinya dia gelisah. Malam ini pertemuan itu dihadiri ayahnya. Dan April yakin bahwa Ayahnya tidak datang sendirian.“Oma yakin malam ini Raini akan ada.”April menoleh kesamping menatap Omanya, begitupun Omanya menatap April.“Kamu cukup diam dan menjadi anak yang manis,” ucap Oma sambil tersenyum smirk.April kemudian menatap ke jalanan luar. Sebentar lagi akan sampai tujuan.

  • APRILISYA   10. Seribu Permintaan

    Malam sunyi. Tiba-tiba terasa sepi, April menatap kertas-kertas yang sudah ia isi dengan permintaanya. Baru sepuluh kertas origami yang ia bentuk Dimasukkannya kedalam toples bulat itu. Ia berencana membuat 1000 permintaan.Tiba-tiba ia ingat malam dimana ternyata saat April dan Aliga tak bisa tidur. Hanya beberapa menit menonton film yang diputar mereka ketiduran sendiri. Bahkan April tak sadar membenamkan kepalanya di dada Aliga. Sampai pagi tiba, sebelah tangan Aliga kebas karena menjadi tertindih punggung April.Bagaimana bisa April tak mencintai sosok Aliga? Meskipun tingkat percaya diri Aliga tinggi juga terkadang menyebalkan. Namun April menyukainya.Sepuluh kertas

  • APRILISYA   9. Apartemen

    Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE

  • APRILISYA   8. Mau Papa

    “Aku bisa jadi anak laki-laki.”“Kamu ini perempuan sayang.”“Tapi Bu, bukannya Ayah mau anak laki-laki?”Sang Ibu berhenti dari aktifitasnya, dia menatap anak perempuan yang mirip dengan Ayahnya. Mereka kini sedang berada di kamar. Baru saja pulang dari tempat latihan. Ibunya sedikit kesal karena ada yang mengadu bahwa anak perempuannya sudah menonjok anak yang lain dan itu anak laki-laki.“Queen, kamu ini seorang perempuan. Bagaimana pun juga takdir kamu sebagai seorang perempuan, Ibu gak pernah melarang kamu unt

  • APRILISYA   7. Hari Pertama Sekolah

    Aprilisya dinyatakan masuk ke kelas Istimewa bahkan tesnya itu menyatakan bahwa nilai April sangat besar. Tidak ada yang dikeluarkan dari kelas istimewa ini, karena memang ada satu kuota yang bisa masuk. Siswa dan Siswi di SMU Adelard ini maju mundur masuk kelas istimewa karena rumor yang beredar kelas istimewa sangat berat sekali. Jadi memang untuk orang-orang yang kelewat pinter juga rajin.Pagi ini pemberitaan beredar kalau Aliga akan bertunangan dan calon tunangannya masuk sekolah ini juga. Bahkan kepintaran April juga terberitakan. Majalah bisnis pun bahkan membicarakan keluar Adelard, Miller dan Admiral. Media begitu cepat dalam pemberitaan ini.Kecantikan April pun terbahas media, foto saat April dan Aliga yang bersama di acara ulang tahun San

  • APRILISYA   6. Pernah Bertemu

    Sandra dan Baskara menyambut Aliga dan April untuk berada disana. Acara pun di mulai oleh pembawa acara. April sama sekali tak melepaskan tangannya yang bertaut di lengan Aliga. Dan Aliga pun sama tak melepaskannya juga. Beberapa meter dari mereka ada wanita yang merasakan sakit hati luar biasa. Kenapa harus April? Mungkin wanita lain Raini masih bisa untuk memperjuangkan, tapi jika April? Raini sangat mencintai Aliga, dan setahu Raini Aliga pun sama. Mereka hanya membutuhkan waktu yang tepat untuk meresmikan hubungannya.Suara tepuk tangan terdengar ketika Sandra meniup lilin itu. Kini acara potong kue dimulai. Satu potongan itu dipindahkan ke piring kecil. Sandra menyuapi suaminya-Baskara. Kemudian anak semata wayangnya-Aliga. Dan April.April dipe

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status